Setelah terpingkal-pingkal kala membaca manhwa Kindergarten For Divine Beasts dan terpesona pada Rami dan Bobo, aku kembali menemukan manhwa keren. Manhwa lain yang mengusung genre komedi dan fantasi ini berjudul Dr. Kim’s Odd Creature.
Mengutip dari Webtoon, Dr. Kim’s Odd Creature adalah karya orisinal dari JQcomix, yang ditulis oleh Kisun, dan menggaet Pilsallyn sebagai artist. Manhwa yang mengusung genre isekai, fantasi, dan komedi ini resmi masuk Webtoon Indonesia pada 27 September 2025, dan statusnya masih on-going sampai sekarang.
Begitu kamu membaca episode pertama, dijamin bakal ketagihan dan langsung membuka episode kedua hingga seterusnya. Iya, secandu dan sekece itu.
Dokter Hewan Miskin yang Isekai
Dr. Kim’s Odd Creature mengisahkan Kim Oh Jin, seorang dokter hewan muda yang kurang terkenal. Setelah nyaris gila selama menempuh pendidikan kedokteran hewan plus waktu koas yang lama, ia pun berhasil membuka klinik pribadi.
Sayangnya, kliniknya kurang terkenal dan ia nyaris tidak mendapat pasien sama sekali. Lama-kelamaan, ia jadi senewen karena memiliki banyak pinjaman guna menyewa tempat praktik dan untuk biaya hidup, serta harus menghadapi para penagih pinjaman yang keras. Pokoknya kehidupan Oh Jin ini ngeneslah.
Hingga di suatu malam saat Oh Jin tidur, tiba-tiba ia terbangun di gua antah-berantah. Ternyata ia dipanggil oleh seekor naga purba untuk mengobati kelelawar peliharaannya. Alurnya mulai absurd, tetapi yang paling absurd adalah saat Oh Jin mengomeli naga karena tidak becus memberi makan kelelawarnya. Yakali kelelawar pemakan buah malah dikasih makan darah, ya tipeslah!
Dan gongnya, saat Oh Jin meminta upah, sang naga justru memberikan liontin ajaib dan mengirimnya ke negeri antah-berantah. Di dunia itulah Oh Jin lagi-lagi harus menemui kehidupan absurd dan hewan-hewan nyeleneh.
Ilmu Kedokteran Modern Ternyata Berguna buat Zaman Jadul?
Sebagai masyarakat awam, aku terpukau dengan bagaimana manhwa ini mengeksekusi alur utamanya. Di sini, Oh Jin yang berprofesi sebagai dokter hewan modern pun mampu mengaplikasikan ilmunya pada pasien-pasien dari negeri dongeng.
Oke, namanya juga cerita fiksi. Namun, logika yang disajikan masuk akal juga, terutama terkait beberapa hewan mitologi di negeri dongeng ini, yang mana sebenarnya adalah wujud hewan sebelum berevolusi seperti sekarang. Sepanjang aku membaca kisahnya, sudah disebutkan ada kelinci raksasa, serigala Fenrir, kucing bertanduk sebagai jelmaan singa suci, ular berkepala dua, hingga unikorn. Semuanya adalah makhluk mitologi, dan dirawat oleh Oh Jin seakan mereka adalah hewan modern.
Kemudian, keberadaan beberapa tanaman obat pun disebutkan juga dalam manhwa ini. Termasuk keberadaan tanaman mandrake genit yang jatuh cinta pada Oh Jin. Hal ini justru mengingatkan aku pada film Harry Potter tempat para siswa memindahkan mandrake yang menjerit ke pot baru. Kalau di sini, si mandrake itu bucin ke Oh Jin, tetapi berspek preman kepada tokoh lainnya. Benar-benar absurd dan bikin ngakak brutal.
Fokus Alur Utama, tetapi Full Ketawa
Sekalipun Dr. Kim’s Odd Creature berfokus pada negeri dongeng dan hewan-hewan mitologi, manhwa ini juga menyajikan konsep hierarki kekuasaan ala kerajaan. Sang penguasa bisa berbuat semena-mena pada rakyat, dan kaum borjuislah yang menjadi tangan kanan mereka. Termasuk kehadiran kelompok pahlawan suci yang di sini diwakili oleh kaum elf. Jadi mirip kondisi suatu negeri… ah sudahlah…
Selain itu, manhwa ini juga menampilkan sisi kesetiaan hewan peliharaan yang bikin nyesek. Terutama saat si anjing penjaga mandrake ditinggal mati tuannya dalam bencana tanah longsor. Fix aku nangis di situ. Selebihnya ya ketawa.
Manhwa ini hampir sepenuhnya diisi oleh komedi, dan adegan-adegan yang memeable banget. Padahal, art style gaya Pilsallyn sudah menawan dengan proporsi tubuh tokoh dan tone warna yang senada. Sekalipun pada tokoh paling datar dan tenang yakni Selena (anggota kelompok elf sekaligus perawat dan wakil Oh Jin di klinik di negeri dongeng), yang cantik tetapi brutal. Ia tidak segan menggeplak dokter hewan kerajaan yang jatuh cinta padanya. Parah pokoknya.
Manhwa yang Bisa Mengobati Kegundahan Hati
Dr. Kim’s Odd Creature nyaris tidak memiliki scene berat, entah pertarungan brutal ala Lookism, atau gore ala The Garden of Dead Flower. Manhwa ini full hanya menyajikan panel-panel gambar dunia kedokteran hewan yang hectic dan seru, hewan-hewan mitologi, juga interaksi para tokoh yang kelewat absurd. Jadi, bisalah dibaca oleh segala usia.
Sejauh ini, tokoh yang menurutku waras dan tidak memiliki muka meme cuma sang Pangeran saja, yang juga menjabat sebagai villain. Selebihnya meme semua, baik Oh Jin sendiri, Selena, maupun si mandrake genit. Kalau aku disuruh memilih karakter favorit, jelas aku memilih Selena.
Selain karena ia berasal dari kelompok elf dan berpegang pada kebajikan mutlak, Selena ini juga cakap, cekatan, dan memiliki wawasan luas seputar obat-obatan dan hewan. Selena juga setia, baik pada kelompok elf maupun Oh Jin, walau suka membolos kerja karena mencari informasi rahasia. Selena juga mampu menjadi pengawal karena ototnya bak Gatotkaca; otot kawat tulang besi.
After all, aku memberikan nilai 10/10 untuk Dr. Kim’s Odd Creature atas komedinya. So, kamu berminat ngakak atas keabsurdan Oh Jin? Masih on-going lho!
Identitas Manhwa
- Judul: Dr. Kim’s Odd Creature
- Karya Asli: JQcomix
- Penulis: Kisun
- Artist: Pilsallyn
- Genre: Isekai, komedi, fantasi
- Rilis: 27 September 2025 (Webtoon Indonesia)
- Platform: Webtoon
- Status: On-going
Baca Juga
-
Neko to Kiss: Mengadopsi Kucing yang Merupakan Jelmaan Teman Satu Kelas
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
The Millionaire Detective Balance Unlimited, Saat Pewaris Jadi Polisi Sempurna
-
Menghilangkan Penat dan Stress dengan Berwisata Alam di Pancar Wonotirto
-
Mahoni: Lelaki yang Mengajakku Mencuri Jambu dan Berkeliling Naik Sepeda
Artikel Terkait
-
Classmate: Korban Bullying yang Dicintai oleh Hantu Penunggu Gedung Sekolah
-
Cinta Gila Sampai Dikejar ke Dunia Manusia dalam For Your Perfect Ending
-
Mushoku Tensei Season 3 Rilis Key Visual Baru, Angkat Arc Eris Training
-
Kindergarten For Divine Beasts: Manhwa Siluman Versi Bocil-bocil Kematian
-
Bukan Sekadar Isekai: Mengapa Mushoku Tensei Dianggap Pelopor Genre Modern?
Ulasan
-
Rimba Satir dan Tawa Pahit dalam Buku Dongeng Mbah Jiwo Karya Sujiwo Tejo
-
Menyusuri Jejak Peradaban Islam di Baghdad Lewat Catatan Hamka
-
Ulasan Drama Unnatural Fire, Tiga Detektif Kebakaran Penyingkap Tabir Kelam
-
Antidot Budaya Konsumtif: Mengapa Mahakarya Tolstoy Tahun 1886 Semakin Relevan Sekarang?
-
Teror Tanpa Jumpscare Berlebihan, 'Kucing Hitam' Buktikan Horor Atmosferik Lebih Mengerikan
Terkini
-
Dibalik Seporsi Makanan Online: Jejak Sampah dan Ancaman Iklim yang Kita Abaikan
-
Film Crayon Shin-chan ke-33 Rilis Trailer Baru, Ungkap Lagu Tema oleh TOMOO
-
Simak! Ini Modus Baru Penipuan Digital yang Sedang Marak di Indonesia dan Dunia
-
Siap-siap Tertawa! Ge Pamungkas Bakal Rilis Stand-up Spesial GOAT di Netflix
-
Tak Hanya iPhone, OPPO Find X9 Ultra Bisa Upload Story Instagram Lebih HD!