Tepat di malam midodareni, malam terakhir Kahiyang Ayu, putri Presiden Jokowi dan Ibu Iriana melajang, Kaesang Pangarep berfoto berdua dengan sang pacar, Felicia. Anak ketiga Jokowi ini berfoto bersama bak di pelaminan, sambil mengungkapkan caption-nya, "Ini malam Midodareni, tapi doi selalu bilang malam Midodoremi. BAJUKU KEGEDEAN."
Kaesang mengenakan busana adat Solo berwarna hijau, yang katanya kegedean, sementara Felicia mengenakan kebaya berwarna cerah. Mereka duduk sambil menatap kamera, seperti layaknya pengantin.
Caption-nya sih, nggak penting, fotonya yang penting. Dengan tampilan berdua begini, Kaesang telah mematahkan hati warganet;
@rtn_dwiailyBehhh keretek ati kuu.
@lilik_fashionbags; Hancur hatiku.. melihat engkau.. menjadi keping-keping...
@andiupphy; Patah hati gueeee.
@dhamaqueena; Aku cemburuuu.
@intanputril_; Aku cemburu.
@imshnn; Patah hatiku.
@lestarihanifahashegaf; Rapuhh hatiku.
Pengirim: Citra Setiawan, pelajar.
Baca Juga
-
Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027
-
Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan
-
Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan
-
Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?
-
Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Bye Kusam dan PIH! 4 Moisturizer Alpha Arbutin Cuma di Bawah Rp50 Ribuan
-
Ramai Isu Book Shaming: Saatnya Pembaca Bedakan Kritik Karya dengan Hinaan
-
Belajar dari KHW 400: Ini 5 Insight Storytelling Nadia Omara Bagi Kreator
-
Bikin Jerawat Cepat Kempes, Cek 5 Pilihan Acne Spot Gel di Bawah Rp50 Ribu
-
Kulit Tetap Kencang, Ini 5 Sunscreen Lokal SPF 50 Anti-Aging
Terkini
-
Agensi Umumkan Lee Know Stray Kids Akan Mulai Wajib Militer pada Awal 2027
-
Jika Presiden Saja Bisa Disadap, Seberapa Aman Privasi Digital Kita?
-
Dari Tagar ke Aksi Nyata: Bukti Gen Z Vocal Awasi Isu Negara, Bukan FOMO!
-
The Old Money Rules: Pelajaran Finansial dari Para Konglomerat
-
Dilema Green Jobs: Solusi atas Krisis Iklim atau Ancaman Ekstraktif Baru?