Buat penggemar Thor, siap-siap ngakak melihat video ini. Di akun @lamiscorner, ada video pendek saat Chris Hemsworth sedang mencuci gelas tanpa pakai baju, tapi pakai cawat warna merah jambu.
Keseksiaannya tak diragukan, sebab warganet rata-rata memuji bodi goals-nya. Tapi yang bikin mereka tertawa adalah celana dalamnya yang merah jambu.
Bukan pada gayanya mencuci gelas, warganet justru fokus pada warna merah jambu itu;
@staciargani; @golda_ruth babang thooorrr.
@ayie.bgirl; mas thor, celana aku kok d pake. tolong d lepas skrg jga. . berharap lsng lepas trus gue lsng pingsan d tmpt. ya lord impian bgt ituh.
@t_jayaningrum; Wow... the pinky man...
@ninayatii; @yenyeyen akuu foskus sm isi dalam celana pink mba.
@yenyeyen; @ninayatii fokuskuuuu di pink ituuuh.
@ernayunie; @yuistore auto ngakak.
Silakan menikmati penampilannya.
Pengirim: Rita Herlina, karyawati swasta.
Baca Juga
-
Gara-gara Bastian Steel, Kita Sadar Gombalan Bocah 2010-an Itu Sangat Genius
-
Sains di Balik Jatuh Cinta: Kenapa Otak Kita Mendadak Jadi "Gila"?
-
Habis 5 Jam di Cafe Catarina: Tempat Reuni yang Bikin Lupa Waktu Sekaligus Ramah Kantong!
-
Bahagia Tak Perlu Menunggu: Pelajaran dari Seni Membahagiakan Diri Sendiri
-
Review Leadership Mastery: Apakah Buku Ini Layak Jadi Kitab Wajib Para Pemimpin Masa Kini?
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Ide OOTD Dark Glamour ala Shuhua I-DLE yang Elegan dan Super Classy!
-
Perbandingan Lengkap Oppo Find X9s dan Vivo X300 FE: Mana Lebih Worth It?
-
Biar Gak Insecure, Ini 5 Cara Mudah Cegah Bau Ketiak Sejak Dini
-
5 Rekomendasi Bumbu Sate untuk Daging Kurban, Makin Sedap dan Nikmat!
-
5 Rekomendasi Parfum Wangi White Floral yang Cocok Dipakai ke Kondangan
Terkini
-
Gara-gara Bastian Steel, Kita Sadar Gombalan Bocah 2010-an Itu Sangat Genius
-
Sains di Balik Jatuh Cinta: Kenapa Otak Kita Mendadak Jadi "Gila"?
-
Habis 5 Jam di Cafe Catarina: Tempat Reuni yang Bikin Lupa Waktu Sekaligus Ramah Kantong!
-
Bahagia Tak Perlu Menunggu: Pelajaran dari Seni Membahagiakan Diri Sendiri
-
Review Leadership Mastery: Apakah Buku Ini Layak Jadi Kitab Wajib Para Pemimpin Masa Kini?