Langkah Timnas Inggris di gelaran Piala Dunia 2026 harus terhenti di babak semifinal. Meskipun sempat memimpin satu gol terlebih dahulu, skuat berjuluk The Three Lions itu harus menerima kenyataan yang berkebalikan setelah Argentina berhasil menciptakan dua gol balasan.
Dapat dikatakan, proses tersingkirnya Inggris sendiri terbilang cukup menyesakkan. Bagaimana tidak, mereka bahkan masih unggul dari Argentina saat pertandingan memasuki menit ke-84 melalui gol yang diciptakan oleh Anthony Gordon pada menit ke-55.
Namun sayangnya, di sisa lima menit terakhir waktu normal permainan, kebangkutan permainan La Albiceleste membuat mereka sukses mendentumkan dua gol balasan melalui Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez, sehingga membuat kemenangan Inggris yang sudah di depan mata, harus sirna dalam lima menit terakhir laga.
Lebih menyesakkannya lagi adalah, ternyata Argentina memang gemar membuat Inggris pulang dengan cara yang tragis. Termasuk dengan kekalahan menyesakkan di babak semifinal Piala Dunia 2026 kali ini, Inggris tercatat sudah tiga kali disingkirkan oleh Argentina dengan cara yang tak biasa.
Penasaran dengan dua tragedi lainnya saat Inggris berjumpa dengan Argentina di Piala Dunia? Mari kita bahas bersama!
1. Piala Dunia 1986: Gol Tangan Setan Maradona
Berdasarkan catatan dari laman FIFA, Inggris dan Argentina sendiri sudah berjumpa sebanyak lima kali di turnamen sepak bola paling akbar sejagat raya itu. Dari lima pertarungan yang dijalani, Inggris tercatat memenangi dua pertandingan, sementara Argentina memenangi tiga di antaranya.
Uniknya adalah, tiga kekalahan yang dialami oleh Inggris, semuanya terjadi dengan cara yang sangat menyakitkan. Seperti misal di pertandingan babak perempat final Piala Dunia 1986 lalu, Inggris ditundukkan oleh Argentina dalam sebuah pertandingan yang sampai saat ini --bahkan bertahun-tahun ke depan-- akan terus diingat dan dibahas.
Bagaimana tidak, pada Piala Dunia 1986 di Meksiko tersebut, salah satu gol dalam kemenangan 2-1 Argentina atas Inggris itu salah satunya diciptakan melalui cara yang sangat kontroversial, yakni sentuhan tangan. Diego Armando Maradona yang saat itu menjadi bintang sepak bola dunia, berhasil mengecoh sang pengadil dengan gol sentuhan tangannya ke gawang Peter Shilton.
Sebuah gol yang seharusnya tak pernah disahkan dan patut diberikan ganjaran kartu merah secara langsung karena kecurangan yang disengaja. Meskipun pada akhirnya gol Maradona itu dikenal khalayak sebagai "gol tangan Tuhan", namun saya pribadi lebih suka untuk menyebutnya sebagai "gol tangan setan" karena intrik licik yang saat itu dilakukan oleh Maradona untuk menjebol gawang lawannya.
2. Piala Dunia 1998: Kartu Merah David Beckham dan Guling-Guling Diego Simeone
Selain tersingkir secar tragis di lima menit terakhir pada Piala Dunia 2026 dan gol tangan setan Maradona di Piala Dunia 1986, Inggris juga pernah tersingkir dengan menyakitkan dari Argentina saat mereka bertarung di Piala Dunia 1998. Bagi penggemar sepak bola dunia kita semua pasti tahu, semenjak awal dekade 1980an, panasnya pertemuan antara Argentina melawan Inggris di lapangan hijau sendiri memang tak bisa dilepaskan dari beban sejarah dan konflik yang melibatkan militer kedua belah pihak.
Sehingga tak mengherankan jika pada akhirnya, permainan yang mempertemukan kedua kesebelasan akan selalu berhiaskan tensi tinggi dan juga kerap diwarnai insiden antar pemainnya. Yang paling saya ingat tentu saja insiden yang melibatkan David Beckham dan Diego Simeone pada babak 16 besar Piala Dunia 1998 di Prancis.
Sejatinya, jika kita mau fair, pelanggaran yang dilakukan oleh Beckham di awal babak kedua saat itu tidaklah fatal. Bermula dari perebutan bola yang melibatkan dirinya dengan Simeone, gerakan kaki kanan Beckham yang saat itu tengah tersungkur di lapangan mengenai Diego Simeone yang sedang berjalan mundur.
Tentu saja mengategorikan itu sebagai pelanggaran fatal masih sangat debatable. Karena jika kita melihat dengan saksama, bisa jadi apa yang dilakukan oleh Beckham itu bukanlah sebuah kesengajaan dan mungkin saja hanya sebuah reflek balasan. Namun wasit kala itu memiliki pandangan lain. Mengingat tensi pertandingan yang sudah sangat panas sedari awal laga dan kejadian yang melibatkan kedua pemain memicu gesekan yang lebih besar, sang pengadil memutuskan untuk memberikan kartu kuning kepada Simeone dan kartu merah kepada Beckham karena dinilai sebagai penyebab utama keributan.
Sebuah kartu merah yang harus dibayar mahal oleh Inggris dan juga Beckham tentunya. Karena selain pada akhirnya membuat mereka tersingkir --melalui adu tendangan penalti--, kartu merah yang didapatkan oleh Beckham itu juga membuatnya menjadi public enemy Inggris selama beberapa waktu kemudian.
Bagi saya pribadi, momen menyesakkan Inggris di Piala Dunia 1998 itu menjadi yang paling menyebalkan. Karena saat itu, saya menjagokan Inggris di turnamen dan tengah menjadi penggemar seorang David Beckham. Jadi, ketika saat itu Inggris tersingkir dan Beckham mendapatkan kartu merah karena ulah Diego Simeone --dalam pandangan saya--, kekecewaan yang cukup besar pun saya rasakan juga.
Jadi, jika kita ingat-ingat, nasib Inggris ternyata memang selalu tak beruntung dan bernasib tragis ketika mereka berjumpa dengan Argentina di fase gugur Piala Dunia. Karena dalam sejarahnya, bukan hanya kali ini saja mereka merasakan itu. Secara total, Inggris sudah tiga kali harus tersingkir dari musuh di dalam dan luar lapangannya itu, termasuk yang terbaru di semifinal Piala Dunia 2026 ini.
Tag
Baca Juga
-
'Penyakit Mematikan' Argentina: Mengapa Inggris dan Lawan Lainnya Selalu Runtuh di Menit Akhir?
-
Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif
-
Piala Dunia 2026 dan Keberadaan Spanyol yang Kembali Menjadi Cryptonite bagi Superpowernya Prancis
-
Semifinal Piala Dunia 2026: Tak Ada Tempat bagi Juara Baru di Ujung Gelaran
-
Piala Dunia 2026: Ada 2 Alasan Mengapa Saya Tak Heran Argentina Bisa Lolos ke Babak Semifinal
Artikel Terkait
Hobi
-
Selebrasi Argentina Picu Kontroversi, Apa Makna Spanduk Las Malvinas?
-
Inggris Gugur, Harry Kane Sesali Taktik Parkir Bus saat Dibungkam Argentina
-
Kisah di Balik Foto Messi Mandikan Lamine Yamal yang Viral Jelang Final Piala Dunia
-
Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?
-
Argentina di Ambang Sejarah, Mampukah Albiceleste Wujudkan Back-to-Back?
Terkini
-
Old Money Vibes! 4 Gaya Outfit Preppy Style ala Winter aespa yang Timeless
-
Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja
-
Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Akhiri Puasa Juara?
-
Budget Rp20 Ribuan? 4 Tone Up Cream Tranexamic Acid Bikin Glowing dan Sehat
-
Ada KJ Apa, Netflix Umumkan Jajaran Pemain Serial Myron Bolitar