Mas yang satu ini sungguh ajaib. Ia mempromosikan jual kopi vanila, tapi sekaligus curhat bingung.
Dia bilang, "Ini kopi vanila, tapi warnanya kok gak putih? Saya yang jual juga bingung."
Kalau penjualnya saja bingung, bagaimana calon pembeli yakin akan beli produk Mas Kaesang? Tapi saya paham, ini bagian dari strategi Mas untuk jualan di akun @kaesangp.
Di foto terbarunya, Kaesang mempromosikan kopi vanila dengan wadah hitamnya dan kopi jadi yang sudah siap minum. Saya mengerti kegelisahan Mas Kaesang, karena walau disebut vanila, kopinya tetap seperti biasa, hitam warnanya.
Kalau yang jual saja bingung, yang akan beli pun juga bingung. Warganet pun bingung;
@wiwied_mk; Lha piye tho mas...
@mahfiasarah; Saya juga heran sama mas.
@klikpelitajaya; Saya yg beli juga bingung ini minum vanila atau minum kopi @kaesangp #recommended.
@justlookie; Ownernya aja bingung mendingan pilih Markobar.
@daviealfredo; Gtu ya.. ikut bingung ahhh.
Pengirim : Niko Nathanael, mahasiswa.
Baca Juga
-
Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya
-
Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai
-
4 Cleansing Oil Sunflower Seed Hapus Makeup Waterproof hingga Pori Terdalam
-
Dari De Britto, Urban Social Forum 12 Bayangkan Kota Ramah dan Manusiawi
-
5 Rekomendasi Buku Klasik Anak untuk Bacaan si Kecil, Siap Eksplor!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Cleansing Oil Sunflower Seed Hapus Makeup Waterproof hingga Pori Terdalam
-
4 Micellar Water Buat Remaja untuk Rawat Skin Barrier Tanpa Menguras Dompet
-
Wajib Punya! 5 Parfum Vanilla-Floral Lokal & Mewah yang Bikin Jatuh Cinta
-
Makin Colorful Makin Centil, Bagaimana Outfit Berwarna Tetap Enak Dilihat?
-
Samsung Galaxy Watch9 Rilis, Bawa AI Kesehatan dan Snapdragon Wear Elite
Terkini
-
Desil Bansos Bukan Takdir, Begini Cara Mengoreksi Datanya
-
Jangan Sembarangan Menginjak Kecoak! Bakterinya Bisa Menyebar di Lantai
-
Dari De Britto, Urban Social Forum 12 Bayangkan Kota Ramah dan Manusiawi
-
5 Rekomendasi Buku Klasik Anak untuk Bacaan si Kecil, Siap Eksplor!
-
'Seni Merayu Tuhan': Ketika Tobat Datang Bukan Karena Alim, Tapi Karena Hancur Kehilangan