Sejak bebas penjara, Vanessa Angel rajin banget upload foto-foto terbarunya. Di setiap fotonya, dia hampir selalu menampakkan wajahnya, alias close up.
Pengikut akun Instagramnya sih sudah mahfum bahwa Vanessa memang cantik dan caption-nya selalu mengundang orang untuk komentar. Seperti caption-nya kali ini, @vanessaangelofficial; Nyebelin kamu mas.
Siapa sih, mas-mas yang disebutnya ini?
Sebutan "mas" ini sudah sering banget juga ditulis di caption-nya. Maaf, saya penggemar Vanessa juga, sehingga sering buka-buka akun Instagramnya.
Di sini tampil dengan gaun merah polka dot. Belahan dadanya sedikit kelihatan, sehingga ada warganet yang minta dia agar tak mengumbar dada;
@etty.nurlina; Dibilangin gak nurut niih bocah cantique... dadanya tuuuh nggak baik di umbar spt itu dech...
Beberapa warganet bertanya tentang siapa nama masnya itu, tapi sebagian lagi bilang bahwa saat ngambek begini, Vanessa jadi menggemaskan;
@qurahmanmaulana09; Gemesin kamu mba
@ryanmrizky; Gemezzzzz sekaliiiiiiii.
Warganet lain merayu, kalau ngambek, ia tak akan belikan Vanessa permen susu;
@henggaal; Kamu ngambek gak aku beliin permen milkita.
Pengirim : Rully P, mahasiswa
Baca Juga
-
4 Spray Serum Bi-Phase Kunci Kulit Glowing Setiap Hari, Under Rp100 Ribuan!
-
Privasi Semakin Tipis di Era Digital: Ketika Hidup Jadi Konsumsi Publik
-
4 Clay Mask Peppermint dengan Sensasi Cooling untuk Hempas Minyak Membandel
-
Earphone Kabel Kembali Digemari Anak Muda, Nostalgia atau Kesadaran?
-
5 Clay Mask Mugwort Lokal untuk Wajah Lebih Bersih, Tenang, dan Bebas Kilap
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Spray Serum Bi-Phase Kunci Kulit Glowing Setiap Hari, Under Rp100 Ribuan!
-
4 Clay Mask Peppermint dengan Sensasi Cooling untuk Hempas Minyak Membandel
-
5 Clay Mask Mugwort Lokal untuk Wajah Lebih Bersih, Tenang, dan Bebas Kilap
-
5 Rekomendasi HP dengan Chipset Dimensity Terbaik 2026: Performa Kencang, Baterai Anti Boros
-
Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra: Kamera Dipangkas, Teknologi Makin Cerdas
Terkini
-
Privasi Semakin Tipis di Era Digital: Ketika Hidup Jadi Konsumsi Publik
-
Earphone Kabel Kembali Digemari Anak Muda, Nostalgia atau Kesadaran?
-
Of Love and Other Demons: Kritik Tajam terhadap Takhayul dan Prasangka
-
Sebagai Santri, Saya Marah: Pelecehan Tak Boleh Dinormalisasi di Pesantren
-
Selalu Ingin Sempurna: Tekanan Tak Terlihat pada Perempuan yang Saya Rasakan