Saat ini, banyak sekali makanan siap saji atau minuman yang dipasarkan secara bebas di masyarakat, baik di toko-toko kecil bahkan supermarket. Padahal kita tidak tahu, apa saja kandungan yang ada di dalamnya.
Jajanan tradisional yang dulu menjadi incaran anak-anak pun, sekarang mulai terlupakan, karena kalah saing dengan makanan ringan yang diproduksi perusahaan. Padahal makanan tradisional pasti dijamin lebih sehat, karena tidak menggunakan pengawet dan tidak kalah dengan makanan yang diproduksi perusahaan.
Mungkin untuk saat ini, kita masih bisa menemukan jajanan pasar yang dijajakan di pasar pasar tradisional, namun tidak sebanyak dulu.
Kita harus terus melestarikan makanan tradisional, agar tidak dimakan oleh zaman. Kapan lagi kita dapat makan dengan mengingat masa kecil kita?
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Nikmatnya Sebungkus Ketan Bintul, Jajanan Tradisional Khas Banten
-
Diet Keripik dan Daging Olahan, Remaja Ini Alami Kebutaan Permanen
-
Berlibur ke Semarang, Mendedah Lezatnya Wedang Tahu Pak Adi
-
Lezat Disantap Selagi Hangat, Mendedah 4 Bubur Unik di Indonesia
-
Tolpit, Makanan dengan Nama Jorok, Ini Info Lengkap dan Tempat Membelinya
Lifestyle
-
Lenovo Tab Plus Gen 2: Tablet Rasa Speaker Bluetooth dengan 9 JBL dan Audio 48 Watt
-
Xiaomi Skynomad N70 Max Resmi Diperkenalkan, Punya Jarak Tempuh 505 Km dan Harga Rp684 Jutaan
-
5 Mix and Match Outfit Kasual ala Lee Jun Young, Bikin Gaya Makin Stylish
-
Dyson Camerajet Bikin Sikat Gigi Naik Level dengan Kamera dan Teknologi AI
-
Galaxy Book6 Pro: Laptop Andalan Baru Samsung, Bawa Intel Panther Lake
Terkini
-
Ada yang Hilang dari Xdinary Heroes, Lagu Lost and Found Jadi Lebih Nylekit
-
Makna Lagu 'Panasea' Rumahsakit, Cinta yang Tak Terpisahkan Jarak dan Waktu
-
Eksploitasi Kemiskinan dalam Film, Menyoal Marketing Operasi Pesta Copet
-
Penduduk Bertambah, Bayi Berkurang: Potret Baru Indonesia di Angka 290 Juta
-
Autopsy Dead Body Can Talk: Kesaksian Sunyi dari Meja Bedah Sains Forensik