Jangan abaikan komentar teman atau keluarga, yang bilang kalau kamu telah berubah semenjak berhubungan dengan pasanganmu saat ini. Kalau itu baik, sih tak masalah. Tapi kalau komentar mereka disertai raut wajah khawatir, kamu perlu merenungi apakah hubungan asmaramu selama ini sehat atau tidak.
Karena hubungan yang sehat, tak menuntut pasangan untuk jadi orang lain. Sementara hubungan cinta yang tak sehat, bisa membuatmu jadi kehilangan jati diri. Dan itu bisa dilihat dari beberapa ciri berikut ini!
1. Mengubah dirimu sendiri demi disukai oleh pasangan
Tak masalah ketika perubahan yang kamu lakukan adalah keputusanmu sendiri, bukan karena ingin merasa diterima dan disukai pasangan. Jika itu yang terjadi, pertanda bahwa pasanganmu itu tak puas dengan dirimu yang sekarang, dan berusaha mengubahmu.
2. Hubungan dengan teman dan keluarga jadi renggang
Pasangan yang baik, akan berusaha menghormati dan menyayangi orang-orang terdekatmu, bukan malah berusaha membuatmu jauh dari mereka. Dan inilah yang akan dilakukan oleh pasangan toksik, demi membuat kamu jadi tergantung padanya seorang.
3. Impianmu tak lagi jadi prioritas
Ciri lain bahwa kamu telah kehilangan jati diri, adalah rela mengabaikan semua impian dan cita-citamu, demi cintanya. Hubungan asmara yang seharusnya, adanya pasangan malah semakin membuatmu bersemangat untuk mengapai cita. Karena ia akan selalu mendukungmu, bukan malah mematikan impianmu.
4. Menurutinya walau kamu tak suka
Sebagai pasangan, tentu wajar ketika kamu ingin membuatnya bahagia dengan menuruti keinginannya. Tapi pasangan yang respek terhadapmu, ia tak akan menuntutmu melakukan hal yang tak kamu suka.
5. Keputusanmu tak dianggap
Kamu telah dikenal pintar, tapi entah mengapa, semenjak berhubungan dengannya, kamu jadi merasa bahwa opinimu itu tidak berharga. Bisa jadi, kebiasaan pasanganmu yang selalu mendominasi, dan sering mengabaikan pendapatmu, membuatmu kepercayaan dirimu runtuh perlahan. Kamu tak lagi yakin, kalau opinimu itu cukup berharga.
Orang yang mengaku cinta, harusnya bisa menerimamu apa adanya. Bukan malah mengubahmu, dan membuatmu jadi kehilangan jati diri. Kalau itu yang terjadi, tanda kalau dia bukan sosok pasangan yang baik, dan hubungan yang kamu jalani selama ini, toksik!
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
5 Hal yang Tanpa Sadar Ternyata Juga Jenis Perselingkuhan, Perilaku Genit!
-
Persahabatan Pria dan Wanita Didasarkan pada Dinamika Psikologis yang Beda
-
5 Hal yang Perlu Kamu Amati Sebelum Menerima Cowok Gebetan
-
Studi: Laki-laki Berpakaian Begini Lebih Sering Selingkuh
-
Sejoli Asyik Teleponan sampai 112 Jam Nonstop Bikin Publik Geleng-geleng
Lifestyle
-
4 Ide OOTD Boyfriend Material ala Yunho ATEEZ, Bikin Look Auto Charming!
-
Xiaomi 18 Series Jadi Smartphone Pertama dengan Snapdragon 8 Elite Gen 6
-
WhatsApp Ubah Cara Tampilkan Status Online, Kini Pakai Fitur Titik Hijau
-
Bye Hiperpigmentasi! 4 Serum Symwhite 377 Ampuh Mencerahkan Tanpa Iritasi
-
Kulit Tetap Sehat, Ini 5 Facial Wipes yang Punya Kandungan Skincare!
Terkini
-
Petaka Cinta Lintas Planet: Kala Dahlan Menjadi Mak Comblang
-
Spanyol Dominan, Portugal Mengandalkan Ronaldo: Siapa yang Bakal Menang?
-
Bystander Effect: Saat Privasi Menjadi Alasan Kita Membiarkan Kejahatan Terjadi di Depan Mata
-
Menjinakkan "Asisten Otonom": Redefinisi Kendali Manusia di Era Agentic AI
-
Cegah Pelecehan Siber Berkedok Candaan, Dosen Unpam Bekali Siswa SMK Telkom "Red Flag Detector"