Bau badan, meski terdengar sepele, sejatinya dapat menjadi masalah yang cukup serius. Tingkat kepercayaan diri seseorang dapat turun jika badan memiliki bau yang tidak sedap.
Keringat kerap kali dituding sebagai penyebab timbulnya bau badan. Pernyataan itu tidak sepenuhnya benar.
Dilansir dari Healthline, keringat memiliki fungsi penting untuk menjaga suhu tubuh. Dalam tubuh manusia, ada dua jenis kelenjar keringat yaitu ekrin dan apokrin
Kelenjar ekrin terdapat di hampir seluruh bagian tubuh. Sementara itu kelenjar apokrin terdapat di daerah yang banyak memiliki folikel rambut, seperti ketiak dan selangkangan.
Keringat ekrin akan mengeluarkan keringat ketika badan memiliki suhu yang tinggi. Keringat akan membantu untuk menormalkan suhu tubuh. Sementara itu, kelenjar apokrin akan mengeluarkan keringat ketika seseorang sedang berada dalam tekanan (stres).
Pada dasarnya keringat yang dihasilkan oleh dua kelenjar tersebut tidak memiliki bau. Ketika keringat bercampur dengan bakteri yang ada di permukaan kulit, bau badan kemudian akan muncul.
Ketika bau badan muncul, cobalah langkah-langkah sebagai berikut untuk menghilangkannya.
1. Deodoran atau Antiperspirant?
Deodoran dan antiperspirant merupakan dua jenis produk yang berbeda. Deodoran tidak dapat mencegah keringat yang keluar dari permukaan kulit.
Fungsi deodoran ialah menjaga tingkat keasaman (Ph) tubuh untuk menghambat pembentukan bakteri yang menempel di kulit. Selain itu ada pula deodoran yang memiliki fungsi untuk menutupi bau tak sedap dari tubuh.
Antiperspirant memiliki fungsi untuk mencegah keluarnya keringat. Sehingga keringat tidak akan tercampur dengan bakteri dan mengeluarkan bau.
2. Rajin Mandi dengan Sabun Antibakteri
Seperti yang disebutkan sebelumnya, bakteri merupakan penyebab terjadinya bau badan. Mandi menggunakan sabun antibakteri merupakan salah satu cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bau badan.
Ketika mandi jangan lupa untuk mengusap bagian yang kerap menimbulkan bau badan, misalnya ketiak.
3. Perhatikan Pakaian yang Dikenakan
Ketika cuaca sedang panas, jangan gunakan pakaian dengan bahan yang dapat membuat gerah. Hal tersebut dapat memicu keringat dan berpotensi menimbulkan bau badan.
Rajin mengganti baju seusai melakukan aktivitas berat yang menghasilkan keringat juga dapat menjadi cara untuk mencegah bau badan.
4. Perhatikan Makanan yang Dikonsumsi
Makanan dapat menjadi salah pemicu timbulnya bau badan. Ada makanan-makanan tertentu yang dapat membuat tubuh menghasilkan banyak keringat. Cabai dan berbagai makanan pedas lain merupakan salah satu contohnya.
Itulah penyebab dan 4 cara mudah mengatasi bau badan. Selamat mencoba!
Baca Juga
-
Selain Sianida Jessica-Mirna, Ini 5 Kasus Pembunuhan Lain yang Bikin Geger
-
Ini 3 Cara Counter Nolan Hero Baru Mobile Legends yang Overpower
-
Youtuber Jadi Pekerjaan Impian di Indonesia, Ini Cara Dapat Uang di Youtube
-
5 Tanda Toxic Relationship yang Harus Kamu Waspadai!
-
5 Rekomendasi Film Jepang Bertema Musik yang Harus Kamu Tonton
Artikel Terkait
-
Apa Perbedaan Antiperspirant dan Deodoran? Sering Dipakai untuk Atasi Bau Badan
-
4 Deodorant dengan Niacinamide untuk Mengatasi Noda Gelap di Area Ketiak
-
Beda Deodoran dan Antiperspirant, Mana yang Ampuh Mengatasi Bau Badan?
-
5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
-
Bau Badan Wassalam! 5 Siasat Wangi Paripurna Meski Panas-panasan di Jalan
Lifestyle
-
Sekilas Mirip Vario, Brusky 125 Jadi Skutik Pertama Kawasaki di Indonesia
-
Makeup Anti-Luntur! 4 Setting Spray Mulai Rp38 Ribu untuk Kulit Berminyak
-
5 Pilihan Sleeping Mask Remaja: Kunci Kulit Lembap, Cerah, dan Sehat
-
Pilih HP POCO X8 Pro atau Infinix GT 50 Pro? Inilah Perbandingan Detailnya
-
Masih Hangat, Tecno Pova 8 Resmi Meluncur 11 Juni: Usung Alive Matrix Display dan Dimensity 7100
Terkini
-
Daging Empuk hingga Ceker Lumer: Mengintip Menu Andalan di Sate Padang Doni
-
Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap
-
Laut Bercerita Akhirnya Difilmkan: Sebuah Pengingat Akan Luka yang Belum Usai
-
Harga BBM Sudah Mau Negara Maju, Pendapatan Masih Negara Berkembang
-
Tak Harus Daur Ulang, Merawat Barang Juga Bentuk Gaya Hidup Less Waste