Hayuning Ratri Hapsari | Desyta Rina Marta Guritno
Ilustrasi Mahasiswa KKN (Pixabay/小鱼 余)
Desyta Rina Marta Guritno

Kuliah Kerja Nyata atau KKN pada umumnya menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar mahasiswa. Dalam mata kuliah ini, mereka tidak lahi belajar di kelas, melainkan tinggal bersama teman baru, berinteraksi dengan masyarakat, hingga menjalankan berbagai program kerja.

Dengan pengalaman tersebut KKN tentu memberikan banyak pelajaran yang tidak didapat di ruang kelas. Namun, karena belum memiliki pengalaman, tidak sedikit mahasiswa yang melakukan kesalahan di awal masa KKN.

Kesalahan-kesalahan ini sebenarnya wajar terjadi. Akan tetapi, jika kamu menyadarinya sejak dini, kegiatan KKN dapat berjalan lebih lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak.

Berikut beberapa kesalahan yang paling sering dilakukan mahasiswa saat pertama kali mengikuti KKN.

1. Kurang Mengenal Kondisi Desa

Banyak mahasiswa datang dengan membawa program kerja yang sudah disusun sejak awal tanpa benar-benar memahami kebutuhan masyarakat.

Kondisi desa tempat KKN bisa jadi sangat berbeda dengan lingkungan yang biasa kamu hadapi. Akibatnya, program yang dibuat kurang tepat sasaran atau sulit diterapkan.

Sebelum menjalankan kegiatan, luangkan waktu untuk melakukan survei ke lokasi KKN, lalu diskusi dengan perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga soal program yang akan kamu laksanakan.

2. Tidak Membuat Plan B

Rencana yang telah dibuat belum tentu bisa diterapkan sepenuhnya. Ada banyak hal yang bisa jadi kendala ketika sudah terjun ke lokasi KKN, mulai dari anggaran, kebiasaan warga, hingga masalah internal pada kelompok bisa membuat program harus diubah.

Oleh karena itu, kamu dan kelompokmu perlu membuat rencana B demi kelancaran program kerjamu. Pada intinya, mahasiswa harus bisa bersikap fleksibel dan siap menyesuaikan rencana tanpa kehilangan tujuan utama program kerja.

3. Kurang Aktif Berbaur dengan Warga

Sebagian mahasiswa lebih banyak menghabiskan waktu di posko dibandingkan berinteraksi dengan masyarakat. Padahal, kedekatan dengan warga merupakan salah satu kunci keberhasilan KKN.

Dengan sering berkomunikasi dan ikut dalam kegiatan masyarakat, mahasiswa akan lebih mudah memahami kebutuhan kebutuhan mereka serta pendekatan yang tepat untuk melaksanakan program kerja.

4. Pembagian Tugas yang Tidak Jelas

Semua anggota kelompok tentu memiliki kemampuan yang berbeda. Jika pembagian tugas tidak disepakati sejak awal, pekerjaan bisa menumpuk pada beberapa orang saja.

Karena itu, penting untuk membagi tanggung jawab secara adil. Jangan lupa tunjuk satu orang dalam satu divisi untuk menjadi koordinator agar bisa mengatur anggotanya untuk saling membantu ketika ada anggota yang mengalami kesulitan.

5. Kurang Menghargai Adat dan Kebiasaan Setempat

Setiap daerah memiliki budaya, aturan, dan kebiasaan yang berbeda. Mengabaikan hal-hal tersebut, meski tidak disengaja, dapat menimbulkan kesalahpahaman dengan masyarakat.

Sebelum melaksanakan program KKN, sebaiknya mahasiswa terlebih dahulu mempelajari kebiasaan yang berlaku di desa setempat dan selalu bersikap sopan selama berada di lokasi KKN.

6. Menunda Pembuatan Laporan dan Dokumentasi

Ini hal yang penting tapi sering disepelekan, karena terlalu fokus pada pelaksanaan kegiatan, banyak kelompok baru mulai mengumpulkan foto, data, atau menyusun laporan menjelang akhir masa KKN. Akibatnya, ada informasi yang terlupa atau dokumentasi yang kurang lengkap.

Solusinya, biasakan mendokumentasikan setiap kegiatan dan mencatat hasilnya sejak hari pertama agar penyusunan laporan menjadi lebih mudah. Sesama anggota harus saling mengingatkan untuk mendokumentasikan kegiatan serta mencatat momen.

7. Terlalu Fokus pada Program Kerja

Sebagian mahasiswa hanya fokus pada tuntas dan suksesnya program kerja. Padahal, ada banyak hal selama KKN yang harusnya bisa dinikmati proses demi prosesnya.

Mulai dari komunikasi dengan masyarakat, bekerja sama dengan teman satu kelompok, dan meng-eksplor tempat KKN juga merupakan bagian penting dari kegiatan itu.

Menikmati setiap proses akan membuat pengalaman KKN terasa lebih bermakna sekaligus memberikan banyak pelajaran untuk kehidupan setelah lulus.

Nah, itu tadi beberapa kesalahan yang kerap dilakukan mahasiswa saat KKN. Melakukan kesalahan pada awal pelaksanaan adalah hal yang wajar, tapi dengan mengetahui hal-hal tadi sebelum berangkat kamu bisa mencegahnya sehingga KKN-mu berjalan lancar dan berkesan.