Perasaan cemas yang berlebihan yang disebabkan oleh sesuatu hal yang belum terjadi sama sekali memang kerap terjadi oleh kita semua. Alhasil, memberikan dampak kecemasan terhadap masa depanmu.
Solusi untuk meringankan perasaan tersebut dengan cara apresiasi terhadap diri sendiri. Namun, tidak semua orang bisa melakukannya ketika sedang menghadapi persoalan yang membuat mentalnya menurun. Maka dari itu, simak 4 penyebab selalu kesulitan mengapresiasi diri sendiri.
1. Belum mengenal diri sendiri secara baik
Ketika melihat pencapaian hidup orang lain terkadang membuat kita kerap membandingkan dengan keadaan diri sendiri. Alhasil, kita bersikap insecure atau merasa diri kita tidak sebaik orang lain.
Padahal, keberhasilan orang lain bukanlah sebagai tolak ukur bagi kehidupan kita. Sebab, setiap orang akan menemukan keberhasilannya masing-masing. Hal ini terjadi karena kita belum mengenal diri sendiri secara baik. Misalnya mengetahui apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan dalam diri, sehingga lebih bisa mengintropeksi diri.
2. Sering menuntut diri sendiri
Kondisi ketika sering menuntut diri sendiri untuk memperoleh suatu pencapaian merupakan hal yang baik supaya bisa termotivasi. Namun kalau kondisi mentalmu lemah ketika menghadapi permasalaha, justru membuat kita overthinking, rasa cemas berlebihan dan rasa takut.
Hal ini terjadi karena hal tersebut membebani diri sendiri karena pencapaianmu, parahnya lagi kamu sama sekali tujuanmu melakukan hal tersebut. Maka dari itu, jangan melakukan sesuatu hal kalau kamu sendiri tidak mengetahui manfaat yang bisa diperoleh.
3. Memberi semangat pada diri sendiri
Kalau melihat orang lain yang sedang merintis usaha pasti kita dengan sendirinya memberikannya kata-kata semangat atau memotivasinya. Namun, hal yang sama tidak dilakukan pada diri sendiri. Padahal, memberikan dorongan semangat untuk diri sendiri sangatlah berdampak untuk perubahan hidupmu.
4. Tidak memberikan waktu istirahat
Terkadang kita memiliki ambisi kalau ingin mewujudkan sesuatu hal. Namun, malahan tidak memiliki batasan untuk memberikan kondisi tubuh untuk beristirahat atau sekedar memanjakan diri. Padahal, hal ini dibutuhkan untuk meningkatkan mood, semangat, dan juga memulihkan energi.
Berdasarkan ulasan di atas, semua harus dimulai dari disendiri untuk terhindar untuk memikirkan hal yang kurang bermanfaat.
Baca Juga
-
3 Alasan Orang Selingkuh dalam Hubungan yang Perlu Kamu Ketahui
-
5 Cara Bijak untuk Menerima Fakta Bahwa Cinta Tak Selalu Berbalas
-
5 Kelebihan dan Kekurangan Punya Pacar yang Romantis!
-
5 Hal Buruk Jika Terlalu Bersikap Baik dengan Pasangan
-
4 Kesulitan yang Suka Dialami oleh para Pegawai Kontrak, Pernah Merasakan?
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Ide Outfit Simpel ala Ranty Maria, Nyaman dan Tetap Modis
-
4 Sepatu Trail Running untuk Medan Licin dan Berbatu, Stabil dan Anti-Slip!
-
Kacang Rebus Terakhir di Pasar Malam
-
4 Serum Actosome Retinol Atasi Tekstur Kulit dan Garis Halus Tanpa Iritasi
-
4 Rice Cooker Digital Multifungsi dengan Fitur Lengkap untuk Sehari-hari
Terkini
-
Fresh Graduate Jangan Minder! Pelajaran di Balik Fenomena Open To Work Prilly Latuconsina
-
Misi Damai di Luar, Kegelisahan di Dalam: Menggugat Legitiminasi Diplomasi
-
Hadapi Sengketa Pajak Rp230 Miliar, Cha Eun Woo Gandeng Firma Hukum Kondang
-
Transformasi AI dalam Ekonomi Kreatif Indonesia: Peluang Emas atau Ancaman?
-
Debut Unit Baru, Jeno dan Jaemin NCT Siap Merilis Mini Album 'Both Sides'