Menjadi mahasiswa atau mahasiswi di sebuah perguruan tinggi bukan perkara mudah. Tugas dari dosen yang segunung, kegiatan organisasi yang selalu menyita waktu serta pikiran, kuis mendadak, sampai-sampai kakak tingkat yang kelakuannya semakin memerparah rasa kesal.
Penting bagi para mahasiswa atau mahasiswi untuk tetap bahagia dan enjoy dalam menghadapi dunia perkuliahan. Mood yang tidak baik akan berdampak pada banyak hal.
Berikut beberapa tips agar tetap enjoy menjalani kehidupan perkuliahan dengan bahagia dan tidak mudah stres.
1. Cari sahabat sefrekuensi
Dunia kuliah memang sangat berbeda dari dunia sekolah menengah. Mencari sahabat juga tidak semudah saat SMA, karena rata-rata saat memasuki dunia kuliah, orang-orang sudah mempunyai prioritas serta tujuan hidup masing-masing. Namun, tetap penting untuk mencari dan memiliki seorang sahabat sefrekuensi, agar kita tetap merasa saling memiliki, saling mengingatkan, saling berbagi keluh kesah.
Cari orang yang setidaknya mempunyai satu hal yang sama dengan kita, seperti mempunyai hobi yang sama, minat yang sama, atau apapun yang dapat mendekatkan. Sahabat akan menjaga kita agar tetap waras selama berada di bangku kuliah, dengan catatan sahabat yang dipilih benar-benar membawa dampak positif.
2. Sopan kepada kakak tingkat
Salah satu tantangan terbesar dunia kuliah adalah hubungan dengan kakak tingkat. Sebisa mungkin hindari konflik atau hal-hal yang dapat memicu perselisihan dengan kakak tingkat alias kating, karena kita tidak tahu seluas apa relasi yang dimiliki kating, dan dampak apa yang bisa mereka berikan jika kita berurusan dengan mereka. Bersikaplah sopan, dan jika mereka menunjukkan sikap tidak bersahabat, tidak usah didekati serta lebih baik menjauh jika memang tidak ada keperluan yang mendesak.
3. Jangan cari muka
Mahasiswa yang jarang bertanya saat dosen sedang memberikan kuliah memang dapat dicap sebagai mahasiswa yang tidak memperhatikan serta kurang aktif. Namun, mahasiswa yang terlalu sering bertanya juga akan menimbulkan masalah.
Mahasiswa lain akan menganggap si banyak tanya sebagai sosok yang cari muka pada dosen, alhasil ia akan dijauhi atau dihindari karena dianggap terlalu caper atau cari perhatian pada dosen. Jika memang ada yang tidak dipahami, silakan saja tanyakan, tapi ingat, jangan terlalu sering serta usahakan bertanya materi yang benar-benar tidak paham.
Jika materi yang ditanya masih bisa dicari jawabannya melalui internet atau sumber lain, lebih baik tidak usah ditanyakan langsung jika kita sudah beberapa kali bertanya sebelumnya.
4. Bantu semampunya
Jika ada teman seangkatan meminta bantuan berupa melihat contoh tugas atau laporan yang sudah kita tulis, jangan langsung memberikannya. Kita tanya dulu teman kita tidak paham di bagian mananya, jangan langsung diberikan satu jawaban penuh, apalagi sampai memberikan file.
Hal ini jika sampai di-copas dan sama persis dengan jawaban kita, dosen akan menganggap kita dan teman kita bekerja sama, sehingga nilai yang didapatpun akan dibagi dua. Bahkan, bisa saja tugas yang sudah susah payah kita kerjakan malah tidak dinilai karena disangka bekerja sama.
Jangan terlalu mudah dimanfaatkan, karena teman yang sejenis ini tidak akan sungkan untuk kembali meminta jawaban saat tugas berikutnya tiba. Kehidupan kuliah memang seperti itu.
5. Selalu kerjakan tugas di awal
Salah satu cara agar kita tidak stres memikirkan deadline yang mepet dan bersamaan, selalu usahakan untuk mengerjakan langsung tugas yang baru saja diberikan agar nantinya tidak tertumpuk. Hal ini juga bisa dijadikan pengatasan untuk dapat bersantai sebelum deadline, sehingga kita bisa mengerjakan kegiatan lain atau sekadar refreshing di saat orang-orang panik mengerjakan mendekati waktu deadline.
Lima tips di atas semoga bisa membantumu dalam mengatasi serta mencegah hal-hal tidak mengenakan saat duduk di bangku kuliah. Tetap semangat dan ingat selalu perjuanganmu yang panjang untuk dapat belajar di kampusmu saat ini ketika dirasa gairah serta semangat belajar menurun. Semangat mahasiswa!
Baca Juga
-
Anti Kusam dan Keriput: 5 Facial Wash Melembapkan untuk Usia 40-an
-
7 Buku yang Dibaca Juhoon Cortis, Seleranya Mencakup Semua Genre!
-
Kita Semua Punya 'Topeng' yang Berbeda, Buku Ini Ajak untuk Menerimanya
-
Dari Viral ke Layar Lebar: 4 Fakta Film Baby Udon yang Bikin Sesak
-
Dari Misteri hingga Klasik, Ini Deretan Novel yang Jadi Teman Bacaan Para Idol K-Pop
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Cuaca Makin Terik! Lakukan 5 Langkah Ini Agar Kulit Tak Cepat Kusam dan Menua
-
Mudah Dipakai Pemula! 5 Liquid Eyeliner untuk Hasil Garis Tajam dan Presisi
-
Anti Kusam dan Keriput: 5 Facial Wash Melembapkan untuk Usia 40-an
-
5 Rekomendasi HP OPPO 5G 2026, Spek Gahar Harga Masih Masuk Akal
-
5 Parfum Lokal untuk Remaja yang Harganya Ramah di Kantong
Terkini
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa
-
Wonderwall, Oasis, dan Mimpi Inggris Menjuarai Piala Dunia 2026
-
Urban Eco Journey: Cara Seru Trash Ranger Rayakan Ulang Tahun Sambil Menyelamatkan Bumi
-
Kereta Api Bukan Dapur Berjalan! Alasan Logis Mengapa Stopkontak KAI Haram untuk Rice Cooker
-
Stop Monetizing Your Hobby: Mengapa Hidup Tidak Selalu Tentang Produktivitas