Tentu pasti semua orang berharap ingin mempunyai jabatan tinggi dalam karier. Sehingga, akan semakin cemerlang karier yang dimiliki. Namun, akan sangat merugikan jika terobsesi, atau disebut dengan gila jabatan.
Bagaimanapun juga, sesuatu hal yang dikerjakan secara berlebihan dan melegalkan segala cara demi memperoleh keuntung dirinya sendiri bukan tindakan yang bijaksana. Maka dari itu, yuk simak 4 dampai buruk jika kamu gila jabatan.
1. Bisa merusak karier
Pasti tidak semua orang berharap kariernya bisa mengalami kehancuran, apalagi membangunnya selama ini bukanlah perkara yang mudah. Namun, jika kamu bersikap gila jabatan, bisa berpotensi untuk merusak karier yang selama ini kamu rintis/
Sebab, ada hal yang dilakukan dengan ambisi yang tinggi, tetapi melegalkan segara cara untuk bisa memperolehnya. Jika apa yang dilakukan justru bisa merugikan orang lain, alhasil kamu malah merusak karier selama ini.
2. Jabatan tidak akan dipegang selamanya
Orang yang gila jabatan memang kerap kali tidak pikir panjang dengan keputusan yang diperbuat. Alhasil, berani mengambil tindakan yang tidak dilegalkan sekalipun. Padahal, akan ada konsekuensinya jika melakukan hal tersebut.
Padahal, jabatan tidak akan dipegang selamanya. Artinya, jabatan merupakan bentuk wujud yang sebatas sementara. Lebih parahnya lagi, karena jabatan dirimu terkesan rakus.
3. Percuma kalau tidak dapat memberikan hasil yang baik pada perusahaan
Masih banyak orang menganggap ada bentuk pengakuan agar bisa dipandang oleh orang lain. Namun, tidak berpikir bahwa semakin tinggi jabatan, maka akan semakin banyak tanggung jawab yang dimiliki.
Kalau dipikiranmu hanya mementing jabatan tanpa memprioritaskan performa kerja, semua akan sia-sia saja perjuanganmu. Sebab, kamu akan tertinggal oleh rekan kerja yang lainnya yang dapat memberikan dapat baik untuk perusahaan.
4. Mengurangi sikap bersyukur
Sebenarnya, ingin memiliki jabatan yang tinggi adalah hal yang lumrah menjadi tujuan hidup seseorang. Namun, sesuaikanlah dengan kemampuan serta usaha yang maksimal demi memperolehnya.
Tapi, sangat disayangkan jika di pikiranmu menjadi obsesi yang berlebihan tentang jabatan. Bisa membuatmu malah bersikap tamak karena haus kekuasan. Alhasil, mengurangi sikap beryukur atas hal yang telah kamu miliki selama ini.
Mengharapkan sesuatu secara berlebihan sangatlah tidak baik. Jika dirimu tidak bisa mengotrol emosi, justru berani melakukan hal buruk demi kepentingan diri sendiri. Maka dari itu, hindari bersikap gila jabatan, ya!
Baca Juga
-
Dijamin Ampuh, Ini 4 Cara Mengusir Ketakutan Berlebih pada Atasan
-
5 Alasan Mengapa Cinta Pertama Sulit Kamu Lupakan
-
4 Tanda Kamu Tipe yang Mencari Aman dalam Hubungan, Segera Hindari!
-
4 Alasan Mengapa Kamu Tidak Pantas Terus Mengeluh, Berhak Bahagia!
-
4 Ciri Fake People di Tempat Kerja, Catat agar Tak Ditikung dari Belakang!
Artikel Terkait
-
Jepang Bakal Dikerubungi Jutaan Pengangguran Imbas Lowongan Kerja Makin Sedikit
-
Saatnya Resign setelah Lebaran?
-
Dinilai Jadi Penghambat, Wamenaker Cari Cara Hapus Pembatasan Usia Pelamar Kerja
-
Wamenaker Noel Sowan ke Markas FPI, Habib Rizieq Minta Tekan Angka Pengangguran
-
ASN Tak Boleh Telat di Hari Pertama Masuk Kerja Usai Lebaran, Wamendagri: Nggak Bisa Santai-santai!
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop