Pernikahan adalah sebuah upacara sakral bagi setiap manusia. Banyak yang mengharapkan hanya akan mengalami pernikahan sekali seumur hidup, dan dapat hidup bahagia bersama pasangan pilihannya.
Banyak hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memasuki fase siap membangun hubungan rumah tangga. Kita harus mengenal segala sesuatu, menyangkut orang yang akan dijadikan teman hidup kala susah maupun senang.
Berikut adalah 4 ciri-ciri atau kriteria jodoh yang perlu dihindari, agar kehidupan setelah menikah tidak menderita.
1. Pendendam
Menghabiskan sehari-hari dengan seorang pendendam hanya akan membuat kita merasa tidak tenang. Pendendam biasanya akan memengaruhi orang-orang di sekitarnya untuk ikut membenci orang yang ia tidak sukai.
Orang yang mendendam biasanya sulit memaafkan kesalahan orang lain, selalu berusaha mengungkitnya, dan tanpa sadar menumpuk rasa benci dalam dirinya. Ujung-ujungnya dapat meledak sewaktu-waktu.
Hindari jodoh orang pendendam jika tidak ingin kehidupan sehari-hari nantinya diwarnai dengan emosi negatif.
2. Pecandu hobi
Memiliki sebuah hobi memang penting untuk tetap menjaga kewarasan di tengah segala tuntutan hidup. Namun, terlalu banyak menghabiskan waktu demi melakukan hobi juga tidak baik.
Hobi yang dilakukan secara berlebihan sampai lupa waktu, hanya akan berdampak buruk. Seperti misalnya sampai melupakan kewajiban sebagai seorang pasangan yang harus peduli pada pasangannya, melupakan waktu untuk beribadah, bahkan sampai menelantarkan anak karena terlalu asyik dengan hobi.
Menikmati hobi memang boleh, asalkan jangan berlebihan sampai melalaikan tugas dan kewajiban.
3. Paling benar sendiri
Egois, terlalu mementingkan diri sendiri, serta tidak mau mendengar perkataan orang lain, Jika pasanganmu saat ini memiliki sifat-sifat tersebut, perlu dipikir ulang jika ia mengajak menjajaki hubungan asmara yang lebih serius.
Salah satu dampak dari sikap egois adalah merasa diri sendiri paling benar. Hal ini akan membuatnya tidak mau mendengar penjelasan orang lain, cenderung langsung menyalahkan tanpa mau tau keadaan yang sebenarnya.
Orang yang merasa dirinya paling benar juga cenderung tidak mau dinasihati, serta menolak kritik, masukan, atau saran dari orang lain.
4. Perangai buruk
Tentu saja kriteria ini harus dijauhi, bahkan sebelum seseorang menyatakan perasaannya pada kita. Orang dengan perangai buruk akan sangat mudah tersulut emosi, hingga tidak akan merasa sungkan main tangan.
Jika dalam hubungan pacaran saja sudah berani membentak dan main kasar, bagaimana nanti saat sudah tinggal satu atap dan bertemu setiap harinya. Lebih baik hindari sejak awal daripada menyesal nantinya.
Pasangan kamu saat ini mempunyai salah satu dari keempat kriteria di atas? Cobalah untuk berpikir ulang mengenai hal ini. Namun, jika kamu yakin bisa mengubah sikap buruknya tersebut, semua kembali lagi padamu. Asalkan kamu sudah siap dengan segala konsekuensi yang menanti.
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
-
Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
-
5 Pilihan Serum Anti-Aging Pria untuk Raih Wajah Segar dan Bebas Kerutan
-
5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!
-
Samsung Galaxy A07s Resmi Meluncur, Bawa Helio G99+, Baterai 5.000 mAh dan Update OS 6 Tahun
-
Tidur Sekasur tapi Rasanya Seperti Teman Sekamar? Kenali 5 Tanda Pernikahan Sedang Sekarat
Terkini
-
Sinopsis Mame to Mugi, Drama Jepang Dibintangi Saito Asuka dan Tomita Miu
-
Jalan Teknokratis Suahasil Nazara Menuju Kursi Menteri Keuangan
-
Manga Gachiakuta Kembali Hiatus Tanpa Jadwal Kembali, Fans Harus Menunggu
-
Tinggalkan Gawai Sejenak, Nikmati Akhir Pekan yang Tenang Bersama The Write and Wonder Club
-
Menangkis Label Generasi Sial, Gen Z Impact Fest Bedah Ketahanan Finansial