Scroll untuk membaca artikel
Ayu Nabila | Muhammad Hafizh Ramadhan
Ilustrasi seorang pengusaha (pexels.com) / @safa-bakirci-41702285

Sebenarnya boleh tidak, sih, seseorang punya gengsi? Tentu saja, boleh, tapi jangan sampai berlebihan. Sebab, bisa jadi gengsi yang kamu sering sebut mempertahankan harga diri, lama kelamaan bisa membawa pengaruh buruk untuk dirimu sendiri.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gengsi itu berarti kehormatan atau pengaruh, harga diri, dan martabat. Dalam istilah kamus, gengsi memang mungkin saja sama dengan harga diri. Namun faktanya, keduanya itu sangatlah berbeda. Berikut 3 perbedaan antara harga diri dan gengsi.

1. Harga diri itu berdasarkan kesadaran

Seseorang yang memiliki kesadaran karena dia masih memiliki harga diri. Contohnya seseorang yang sudah tua dan mempunyai kondisi keuangan yang tidak memadai, tapi karena dia masih sanggup untuk bekerja sehingga dia tidak mau mengemis. Menurutnya, dia masih memiliki harga diri sehingga lebih baik berjualan tisu di halte bus daripada mengemis.

Sementara, gengsi itu dasarnya pengakuan. Sebab, didasari dirinya mau selalu diakui oleh orang lain, maka dia selalu menyembunyikan kekurangan dirinya sendiri demi memperoleh pengakuan dari orang lain. Misalnya, seseorang yang kondisi keuangannya sebenarnya kurang baik, tapi karena mau mendapatkan pengakuan atau pujian dari orang lain, akhirnya dia mencoba berusaha menghalalkan segala macam cara agar terlihat mewah.

2. Harga diri itu berdasarkan kejujuran

Orang yang memiliki harga diri itu yang tidak membuat-buat cerita, tidak memalsukan apa pun tentang dirinya dan dia memiliki kepercayaan diri untuk dapat menunjukkan siapa dia yang sebenarnya.

Contoh, seseorang yang menjemput pacarnya, walaupun dia menjemput dengan motor tapi dia jujur dan tetap menjemput pacarnya dengan bangga. Sementara, gengsi itu dasarnya adalah kebohongan. Orang gengsi biasanya mengaku dan menutupi kebohongan yang satu dengan  kebohongan yang lain.

Misalnya, pura-pura mengaku sebagai anak orang kaya, sering jalan-jalan ke luar negeri. Padahal sebenarnya, itu hanyalah kebohongan belaka. Nah, jika seperti itu, namanya gengsi bukan harga diri.

3. Harga diri itu dibayar dengan kerja keras

Seseorang yang memiliki harga diri, dia akan terus mengupayakan dirinya agar berusaha dan bekerja keras  untuk menggapai hasil yang maksimal dan memperoleh hasil yang lebih bagus lagi kedepannya. Sementara, gengsi itu dibayar dengan uang, hutang, serta cicilan.

Kamu termasuk yang mana nih, apakah kamu benar-benar mengeluarkan uang untuk kebutuhanmu dan apa yang kamu punya atau sebenarnya kamu mengeluarkan uang dari apa yang sebenarnya kamu tidak punya?

Nah, itulah 3 perbedaan antara harga diri dan gengsi. Kamu termasuk yang mana?

Muhammad Hafizh Ramadhan