Masa muda adalah salah satu fase kehidupan yang paling penting. Pengalaman serta relasi perlu dibangun sejak masih menjadi anak muda, agar karier serta penunjang kehidupan lainnya bisa bertahan dalam jangka panjang.
Tentu saja, hal ini perlu dibarengi dengan niat dan usaha sehingga dapat mencapai tujuan hidup. Pada usia produktif, seseorang bisa membangun relasi secara luas dan memiliki banyak pengalaman, terutama di bidang keahlian masing-masing. Namun, bukan tidak mungkin banyak orang yang belum memiliki kedua hal tersebut dikarenakan satu dan lain alasan.
Selama masih berada di usia produktif, beberapa kegiatan ini dapat kamu ikuti untuk menambah wawasan, pengetahuan, pengalaman serta memperluas relasi. Simak ke 4 kegiatan ini.
1. Proyek Sosial
Pernahkah kamu mendengar kata kata “ekspedisi pemuda” atau “relawan muda”? Dua kegiatan tersebut memiliki makna dan tujuan yang sama, yaitu memberikan kesempatan kepada para pemuda-pemudi untuk berkontribusi dalam sebuah proyek sosial. Proyek ini biasanya bertujuan untuk membangun sebuah daerah, mengedukasi masyarakat, atau mengerjakan suatu proyek dalam rangka mengembangkan potensi SDA maupun SDM yang ada di daerah tersebut.
Tak hanya itu, proyek sosial ini biasanya diselenggarakan oleh instansi guna mendukung program CSR (Corporate Social Responsibility) sebagai bentuk pengabdian instansi dalam pembangunan masyarakat dan lingkungan secara individu atau kelompok.
2. Pertukaran Pelajar/Pemuda
Beberapa instansi pemerintah seperti kementerian atau organisasi pemerintahan sering mengadakan program pertukaran pemuda yang berasal dari seluruh Indonesia dalam tujuan tertentu, seperti misi pendidikan, keamanan dan ketahanan, ekonomi, dan bidang lainnya.
Seleksi pertukaran pelajar ini juga banyak macamnya, mulai dari tingkat RT, kecamatan, sekolah, perguruan tinggi, provinsi, hingga nasional. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada pemuda-pemudi Indonesia agar mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman dari program yang mereka ikuti, dengan harapan sekembalinya ke daerah masing- masing, mereka dapat mengimplementasikan ilmunya.
Program ini juga terdapat dalam berbagai macam, seperti pertukaran pemuda ke daerah, kotamadya, provinsi, ataupun ke luar negeri. Hal ini memungkinkan kita memiliki relasi dari Sabang sampai Merauke. Program pertukaran pemuda ini juga biasanya dibiayai penuh oleh instansi yang menaunginya.
3. Konferensi Nasional atau Internasional
Kamu suka berbicara di depan umum, atau memiliki banyak pengalaman public speaking? Mengikuti konferensi nasional atau internasional bisa menjadi wadah untuk menampung aspirasimu. Beberapa perguruan tinggi bekerjasama dengan badan organisasi PBB untuk menyelenggarakan konferensi seperti Model United Nations (MUN).
MUN sendiri merupakan sebuah model implementasi konferensi yang dilakukan oleh para punggawa PBB seluruh dunia dan dapat diikuti oleh berbagai kalangan. Selain melatih public speaking, konferensi ini juga dapat memperluas relasi kita karena peserta dapat berasal dari berbagai daerah bahkan berbagai negara.
Dalam MUN, ada beberapa mosi yang akan menjadi bahasan dan peserta bebas untuk memilih sebagai delegasi dari organisasi atau negara manapun sesuai kapabilitas mereka. Setelah mengikuti ini, kita bisa mendapatkan insight baru dari para delegasi organisasi atau negara yang menyuarakan berbagai permasalahan melalui forum konferensi.
4. Internship (Magang)
Magang adalah salah satu kegiatan bermanfaat yang dapat membuka wawasan kita tentang dunia kerja. Peserta magang akan diberikan pengetahuan seputar kinerja, tupoksi, hingga pengelolaan perusahaan atau instansi. Biasanya, setiap instansi membuka kesempatan magang bagi pemuda-pemudi khususnya mahasiswa-mahasiswi yang memiliki syarat akademik untuk melaksanakan magang selama perkuliahan.
Magang juga memiliki manfaat bagi perusahaan. Salah satunya adalah penyaringan talenta profesi untuk kandidat pegawai baru perusahaan. Oleh sebab itu, tak jarang mahasiswa yang melaksanakan magang di instansi atau perusahaan tersebut direkomendasikan bahkan diangkat langsung menjadi pegawai. Performa kita selama magang juga menjadi salah satu penilaian perusahaan untuk merekomendasikan kita, loh. Dengan itu, secara tidak langsung kita mendapatkan relasi dari perusahaan yang menaungi kita sebagai peserta magang.
Nah, sudah tahu kan kegiatan apa yang bisa dilakukan untuk menambah relasi serta pengalaman? Langkah awal yang bisa kamu lakukan sebelum terjun ke kegiatan-kegiatan tersebut adalah membekali diri dengan keberanian dan rasa tanggung jawab. Kira-kira, program apa yang cocok buat kamu ya?
Tag
Baca Juga
-
Jangan Bingung, 9 Langkah Ini Bisa Kamu Lakukan saat Merasa Stuck
-
Kamu Tidak Perlu Merasa Bersalah atas 6 Hal ini, Bentuk Cinta Diri Sendiri!
-
Bukan Hanya Soal Gaji, Ini 6 Alasan Karyawan Mau Bertahan di Perusahaan
-
7 Cara yang Bisa Kamu Terapkan Agar Pengeluaran Tidak Membengkak
-
7 Tanda Kamu Termasuk Orang yang Fast Learner, Salah Satunya Tidak Takut Salah!
Artikel Terkait
-
Saatnya Resign setelah Lebaran?
-
Makin Terpinggirkan, Jordi Amat Berpeluang Pensiun dari Timnas Indonesia?
-
Profil Lengkap Ferry Irwandi: Pendidikan, Karier dan Kekayaan
-
Perjalanan Karier Hannah Al Rashid, Nyesal Gagal Casting Snow White: Nggak Bisa Nge-troll Gal Gadot
-
7 Pilihan Karier Remote untuk Ibu Rumah Tangga, Bisa Cuan dari Rumah
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?