Bandung atau dikenal dengan sebutan kota kembang, ternyata banyak menyimpan cerita berbagai jenis komunitas yang kreatif dan unik. Komunitas itu dijadikan sebagai wadah kegiatan-kegiatan warganya. Komunitas di Bandung pun terdiri dari berbagai macam bidang keahlian.
Dari sekian komunitas yang ada di kota Bandung, ada pula yang tergolong unik dan kreatif. Seperti misalnya komunitas fotografi yang berbasis dari keahlian memotret. Ada pula komunitas Hong yang bertujuan untuk melestarikan permainan masa lalu. Kemudian ada komunitas Aksakun yang mempelajari tentang sejarah kuno kota Bandung dan indonesia.
Berkenaan dengan itu, berikut beberapa komunitas di Bandung yang bisa kamu ikuti. Siapa tahu nanti kamu tertarik untuk bergabung?
Komunitas Hong
Komunitas ini sudah ada sejak tahun 2003 sampai sekarang dan bertujuan untuk melestarikan permainan rakyat. Tujuannya agar permainan tradisional agar tidak sampai ditinggalkan. Komunitas Hong bertempat di kampung kolecer, yaitu sebuah tempat yang biasa digunakan untuk membuat mainan dan beberapa permainan rakyat.
Dengan adanya komunitas Hong ini, diharapkan anak-anak bisa bermain dengan sebayanya tanpa intervensi dari gawai, media sosial, dan game online.
Komunitas Aksakun
Komunitas Aksakun ialah kependekan dari aksara kuno nusantara. Tujuannya tentu untuk melestarikan aksara kuno yang sudah mulai ditinggalkan, bahkan tidak terlalu diminati para anak millenial, dan hanya dipelajari di lingkungan sekolah menengah.
Tidak hanya tentang aksara kuno, di komunitas Aksakun ini juga banyak mempelajari tentang sejarah kuno kota Bandung dan indonesia.
Komunitas Aleut
Komunitas Aleut ini telah berdiri dari sejak tahun 2006 sampe sekarang, oleh beberapa mahasiswa yang berasal dari Universitas Padjadjaran. Komunitas Aleut ini terbentuk dari bahasa sunda, yaitu Aleut yang berarti jalan beriringan.
Komunitas aleut ini banyak mengapresiasikan sejarah, wisata, dan lingkungan yang ada di kota Bandung.
Komunitas Bandung Luak Lieuk
Komunitas Luak Lieuk ini memiliki kegiatan utamanya berupa jalan-jalan. Bandung Luak Lieuk bertujuan untuk memperkenalkan tempat wisata di Bandung dan sekitarnya yang belum terkenal, lalu diabadikan lewat jejaring media sosial.
Selain mengunjungi tempat wisata, komunitas Bandung Luak Lieuk ini juga memberikan edukasi yang informatif mengenai bagaimana seharusnya bersikap kepada alam.
Komunitas Urban Jedi
Komunitas Urban Jedi ini tempat berkumpulnya orang-orang yang menyukai franchise star wars. Mereka menyukai lightsaber, science fiction, dan mengikuti lore star wars.
Komunitas Urban Jedi ini tidak hanya menawarkan sama-sama suka lightsaber saja. Namun, di komunitas ini para anggotannya juga berlatih bersama untuk dapat menggunakan pedang cahaya itu dan kerap kali tampil di ajang-ajang cosplay.
Komunitas Pecandu Buku
Komunitas ini memiliki anggota yang cukup, banyak bahkan ada yang berasal dari luar Bandung. Komunitas Pecandu Buku merupakan beranggotakan orang-orang yang gemar membaca buku, yang dibuat oleh seseorang yang bernama fiersa besari pada tahun 2014 lalu.
Dari hanya beberapa orang saja, siapa sangka sekarang banyak memiliki anggota. Bahkan pengikut di akun Instagram resminya saja sudah mencapai puluhan ribu pengikut.
Komunitas Standup Indo Bandung
Komunitas Standup Indo Bandung ini berdiri pada tahun 2011 sampai sekarang. Awalnya, komunitas Standup Indo Bandung ini terbentuk karena standup nite indo ke-2 yang diadakan di Bandung. Beberapa komika senior seperti Mo Sidik, Isman HS, dan Ernest Prakarsa akhirnya memprakarsai berdirinya standup Bandung.
Komunitas Standup Indo Bandung mewadahi teman-teman yang ingin menjadi komika. Komunitas Standup Indo Bandung membangun kekompakan antar anggota dengan sering mengadakan perkumpulan, latihan, dan mengikuti acara bersama.
Itu tadi, 7 komunitas di Bandung yang unik nan kreatif. Tertarik bergabung?
Tag
Baca Juga
-
5 Zodiak yang Paling Introvert, Apakah Kamu Termasuk?
-
4 Pilihan Rekomendasi Situs untuk Mencari Kos-kosan Eksklusif Terbaik
-
6 Manfaat Menulis Bagi Kehidupan Pribadi Seseorang, Yang Harus Diketahui
-
4 Alasan Perempuan Lebih Suka Laki-laki yang lebih Tua
-
4 Dampak Negatif Debat Kusir yang Perlu Dihindari, Buang-buang Waktu!
Artikel Terkait
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga
-
Benarkah Muhammadiyah Pelopor Modernisasi Halal Bihalal di Indonesia? Ini Faktanya
-
Whoosh Dibanjiri Penumpang! 240 Ribu Orang Pilih Kereta Cepat Selama Libur Lebaran
-
Lebaran ke Megawati hingga Jokowi, Didit Disebut Jadi Kekuatan 'Soft Politics' Presiden Prabowo
-
Update Harga Tiket Lembang Park & Zoo Terbaru 2025: Jangan Sampai Kehabisan Tiket!
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop