Lisajeffs.com mengatakan bahwa sabotase diri adalah keadaan aktif maupun pasif dari kita untuk mengambil langkah-langkah yang mencegah diri kita dalam mencapai tujuan. Perilaku sabotase dapat memengaruhi hampir setiap aspek kehidupan kita, baik itu hubungan, tujuan karir, atau tujuan pribadi seperti penurunan berat badan.
Meskipun sangat umum, siklus perilaku sabotase diri bisa sangat membuat frustrasi bahkan bisa menurunkan kepercayaan diri kita dan membuat kita merasa terjebak. Ada banyak alasan mengapa seseorang memilih perilaku sabotase diri, tetapi banyak yang berasal dari kurangnya kepercayaan pada diri sendiri.
Lalu, apa saja bentuk dari sabotase diri? Berikut empat di antaranya.
Istilah procrastination atau penunda pekerjaan sering disematkan kepada orang-orang yang memilih melakukan hal sepele, seperti berselancar di media sosial dibanding mengerjakan tugas atau pekerjaannya. Hal ini akan membuat banyak pekerjaan menumpuk dan harus diselesaikan dalam satu waktu, sehingga hasil yang didapatkan tidak bisa maksimal karena dikejar oleh waktu.
2. Menghabiskan sisa uang untuk hal yang tidak perlu
Bentuk sabotase diri lainnya yaitu terlalu banyak menghabiskan uang bahkan ketika sisa uang tinggal sedikit untuk memenuhi keinginan atau gaya hidup. Hal ini biasa disebut hedonisme. Kebiasaan ini akan membuat kita sulit untuk menabung, menyisihkan uang, bahkan mencapai impian kita yang membutuhkan uang seperti melanjutkan pendidikan atau berlibur.
3. Binge watching
Bentuk sabotase berikutnya, yakni binge watching. Istilah binge atau berlebihan ini sering digunakan kepada orang yang makan terlalu banyak, tapi hal ini juga bisa digunakan untuk orang-orang yang memiliki hobi menonton film atau serial yang menghabiskan banyak waktu.
Di era sekarang, banyak serial yang bisa diakses melalui media sosial. Setidaknya, 1 serial yang memiliki 10 episode bisa membutuhkan waktu 10 jam untuk menghabiskan semua seri. Hal tersebut digandrungi anak muda dan membuat mereka terjebak dalam waktu yang singkat sehingga lupa terhadap kewajiban.
4. Mengejar kesempurnaan
Mengejar kesempurnaan juga bisa menjadi salah satu bentuk sabotase diri. Tak ada hal yang sempurna, begitu kata pepatah. Hal tersebut juga berlaku pada kehidupan kita sehari-hari. Banyak anak muda yang terlalu fokus pada kesempurnaan di tujuan mereka yang malah menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan dan mengejar hal tersebut. Cobalah untuk optimal dalam bekerja dan menghargai setiap proses agar kita tetap puas dengan hasil yang sudah kita capai.
Itulah empat bentuk sabotase diri yang harus diketahui. Kebiasaan di atas mungkin sering kita lakukan secara sadar ataupun tidak. Mengerjakan hal yang menjadi prioritas utama adalah hal yang sangat diperlukan untuk menjalani step-step selanjutnya. Pantang menyerah dan mau belajar dari kesalahan adalah bentuk dari menghargai diri sendiri, dibandingkan melakukan sabotase terhadap diri sendiri.
Tag
Baca Juga
-
Jangan Bingung, 9 Langkah Ini Bisa Kamu Lakukan saat Merasa Stuck
-
Kamu Tidak Perlu Merasa Bersalah atas 6 Hal ini, Bentuk Cinta Diri Sendiri!
-
Bukan Hanya Soal Gaji, Ini 6 Alasan Karyawan Mau Bertahan di Perusahaan
-
7 Cara yang Bisa Kamu Terapkan Agar Pengeluaran Tidak Membengkak
-
7 Tanda Kamu Termasuk Orang yang Fast Learner, Salah Satunya Tidak Takut Salah!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Bye Warna Kalem! Tren Cewek Buah Bikin Tampilan jadi Lebih Segar
-
4 Calming Sunscreen Korea Lawan Kemerahan dan Dehidrasi pada Kulit Sensitif
-
Mitos Photographic Memory ala Sherlock: Menguji Klaim Brain Hacks
-
Gak Takut Iritasi! 4 Exfoliating Pad Gentle Buat Kulit Sensitif &Berjerawat
-
6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Terkini
-
Review Resident Evil: Hujan Fan Service yang Memanjakan Gamer Sekaligus Mengorbankan Ending
-
Relatable! Ini Alasan Novel Harga Teman Cocok Dibaca Pejuang Quarter-Life Crisis
-
Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta
-
Terjebak Clickbait dan Misinformasi: Ketika Kecepatan Membunuh Ketelitian Membaca
-
Dilema Perempuan Modern: Tuntutan Harus Mandiri dan Beban untuk Selalu Terlihat 'Proper'