Seseorang yang memiliki kepribadian perfeksionis akan selalu berusaha untuk mencapai kesempurnaan dalam segala hal. Orang yang memiliki kepribadian ini, sangat tidak mudah untuk menerima ketidaksempurnaan, selalu mencoba untuk mengendalikan situasi, bekerja keras, dan bersikap kritis terhadap diri sendiri maupun orang lain.
Banyak orang salah mengartikan perfeksionis yang sebenarnya. Biasanya seseorang yang selalu menjaga kebersihan sudah dianggap sebagai perfeksionis. Lalu, sebenarnya bagaimana orang perfeksionis berperilaku? Berikut lima tanda yang mencirikan bahwa kamu seorang perfeksionis.
1. Hanya berfokus dalam mencapai hasil bukan pada proses
Memiliki banyak prestasi baik dalam pendidikan maupun karir adalah impian bagi banyak orang. Normalnya orang-orang dalam mencapai tujuan tersebut akan menikmati proses dalam mengejarnya. Namun, berbeda dengan orang yang memiliki kepribadian perfeksionis.
Mereka hanya akan fokus tentang bagaimana mencapai tujuan tersebut, dan sangat tidak menerima kegagalan dalam proses pencapaiannya. Sehingga orang yang perfeksionis akan takut sekali dengan kegagalan dan tidak dapat menikmati proses perjuangan.
2. Keras terhadap diri sendiri
Seorang dengan kepribadian yang perfeksionis akan sangat keras terhadap diri sendiri dibandingkan orang yang berprestasi. Orang yang berprestasi biasanya akan merasa bangga atas pencapaian mereka dan cenderung untuk mendukung orang lain lebih maju.
Berbeda dengan seseorang yang perfeksionis, mereka akan selalu melihat kesalahan dan ketidaksempurnaan, dan cenderung untuk menghakimi orang lain atas kesalahannya. Hampir sempurna, bagi mereka adalah sebuah kegagalan.
3. Memiliki tujuan yang tidak realistis
Biasanya orang akan menetapkan tujuan sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Namun berbeda dengan orang dengan kepriadian yang perfeksionis, mereka selalu menetapkan tujuan yang tidak masuk akal dan diluar jangkauan kemampuan mereka.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berprestasi tinggi akan cenderung lebih bahagia dan sukses, daripada seorang perfeksionis dalam mengejar tujuannya.
4. Dihantui oleh perasaan takut gagal yang tinggi
Seorang perfeksionis jauh lebih takut mengalami kegagalan daripada berprestasi tinggi. Karena mereka selalu mengerahkan seluruh waktu dan kemampuan mereka dalam mencapai hasil, dan bila itu tidak sempurna mereka akan sangat merasa kecewa.
Sebuah ketidaksempurnaan dipandang sebagai kegagalan dan kekecewaan, sehingga membuat dirinya akan sangat sulit untuk memulai hal baru lagi.
5. Sering menunda-nunda
Biasanya orang memandang perfeksionis sebagai orang yang selalu mengerjakan segala sesuatu dengan sempurna. Jadi tidak mungkin bahwa seorang perfeksionis akan menunda-nunda pekerjaannya. Namun hal itu salah, sifat perfeksionis dan sering menunda-nunda rupanya berjalan beriringan. Hal ini dikarenakan, mereka takut melakukan sesuatu yang tidak sempurna dan kemudian gagal.
Jadi, sebelum melakukan sesuatu biasanya mereka akan banyak melakukan perencanaan sebelum memulai. Hal ini membuat perfeksionis untuk terlalu lama berpikir, sehingga terjadilah menunda-nunda waktu pengerjaan.
Itu tadi lima tanda yang cenderung dimiliki oleh seorang perfeksionis. Dari kelima tanda di atas, apakah kamu termasuk?
Baca Juga
-
4 Cara Efektif untuk Hindari Distraksi dan Fokus pada Pekerjaan
-
Pahami! 4 Penyebab Utama Merasa Tidak Puas dalam Kehidupan
-
4 Cara Efektif untuk Mencapai Konsistensi dan Stabilitas dalam Hidup
-
4 Hal yang Dapat Kamu Lakukan untuk Atasi Stres di Perkuliahan
-
4 Kemampuan yang Wajib Kamu Miliki agar Menjadi Pribadi yang Menarik
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Masker Rambut Berbahan Mint yang Ampuh Usir Rambut Lepek dan Ketombe
-
AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan
-
Hapus Makeup Waterproof! 4 Cleansing Balm Tube Mini Anti-Ribet Buat Liburan
-
MediaTek C10 Max Bawa Performa AI 55 TOPS, Siap Jadi Penantang Snapdragon X
-
Intip Spek Huawei Mate 90 RS Ultimate: Kamera Periskop 200 MP dan Zoom Optik 12x Jadi Sorotan
Terkini
-
Sinopsis Irreplaceable, Dracin Terbaru Zhao Jin Mai dan Wei Da Xun di Youku
-
Good Talk GNFI di UAD: Pendidikan RI Dianggap Hanya Cetak Tenaga Kerja
-
Salma Rilis Lagu 'maha benar', Sindiran Keras Buat Netizen Julid dan Si Paling Paham Hidup Orang!
-
Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?
-
Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?