Seringkali terjadi, kamu yang punya pacar meledek temanmu yang tidak punya pacar alias jomblo, lalu mereka jadi galau. Namun sebaliknya, kamu yang sudah punya pacar apakah tidak berpotensi galau? Siapa bilang!
Ternyata berpacaran juga berpotensi galau. Tidak percaya? Simak saja tiga ulasan berikut!
1. Proses identifikasi
Proses pertama yang akan kamu lakukan untuk mencari pacar adalah aktivitas identifikasi. Kamu yang sudah merasa cukup umur untuk mencari pacar, maka akan berjibaku, jika perlu berdarah-darah untuk bisa mendapatkan pacar. Kenapa kamu sampai segitunya? Sebab, teman-teman sebayamu sudah pada punya pacar. Di story whatsapp juga dipanas-panasin untuk mencari pacar, maka galau tingkat dewa akan datang menyapamu jika kamu tidak mendapatkan pacar.
Biasanya untuk mencari pacar, semua orang akan melakukan proses identifikasi, termasuk kamu pastinya. Untuk membantu mengidentifikasi, kamu akan kepo ke teman dekat yang jadi incaranmu. Mulai dari tanya alamat, kondisi keluarganya, makanan favoritnya, warna kesukaannya, ibunya rajin masak atau tidak, bapaknya galak atau tidak, sampai akhirnya kamu tanya tanggal dan bulan kelahirannya untuk kamu cocokkan bintang horoskopnya. Sebab, selama ini horoskop merupakan primbon yang menurut kamu bisa mengungkap kalian saling cocok atau tidak.
Jika cocok, maka kamu segera jadian. Namun, apakah ketika sudah jadian galau jadi hilang? Belum tentu, karena setelah jadian kadangkala pacarmu ditikung orang lain dan pacarmu menyambutnya, hatimu pun jadi galau. Lebih perih lagi saat kamu tahu bahwa yang merampas pacarmu itu adalah temanmu sendiri.
2. Proses intimacy atau kedekatan
Setelah berhasil jadian, berikutnya adalah proses intimacy atau kedekatan. Bagimu, pacarmu itu adalah segala-galanya. Kedekatan kalian berdua melebihi kedekatan dengan saudara bahkan orangtua. Pacarmu sudah menempati ruang kosong di hatimu, dan tidak bisa digeser oleh siapa pun. Maka, apapun akan kamu korbankan untuk sang pujaan.
Ketika hubungan kalian sudah semakin dekat dan rapat, tiba-tiba ada perubahan sikap dari pacarmu. Terdapat kabar angin bahwa pacarmu sedang bermesraan dengan wanita lain. Ternyata benar. Galau pun bertambah akut. Kamu susah makan dan tidak bisa memejamkan mata.
3. Proses kontroversi
Proses yang ketiga ini galaunya semakin luar biasa. Ketika kalian sudah kian dekat sampai aktivitas yang menyeramkan juga kamu lakukan bersama dia, tiba-tiba kontroversi hebat terjadi dalam pikiran dan hatimu, saat ada tanda-tanda dari dia yang berusaha menghindar dan lari dari tanggung jawab.
Inilah tiga poin yang menyatakan bahwa pacaran berpotensi galau. Jadi, pacaran tetap akan timbul potensi kegalauan, karena dalam proses pacaran yang identifikasi-intimacy-kontroversi, semuanya terdapat kegalauan.
Baca Juga
-
Rilis di Tiongkok, Vivo Y500i Ditenagai Baterai 7200 mAh dan Isi Cepat 44W
-
Realme P4 Power Siap Meluncur 29 Januari di India, HP Baru Bawa Baterai Setara Power Bank
-
Oppo A6 5G Meluncur di Indonesia: Baterai 7000 mAh Pengisian Daya Cepat SUPERVOOC 45W
-
4 Rekomendasi Tablet Murah Anti Lemot, RAM 8 GB Harga Mulai Rp 1 Jutaan
-
4 Rekomendasi HP Murah Usung Kamera Optical Image Stabilization, Ambil Foto dan Video Anti Goyang
Artikel Terkait
Lifestyle
-
10 Resep Buka Puasa Praktis Pakai Mahsuri Sachet, Cocok Dicoba di Rumah
-
Merasa Gaya Hidup Sudah Eco Friendly? 5 Kebiasaan Ini Ternyata Keliru
-
4 Serum Butylresorcinol, Solusi Cepat Bikin Kulit Cerah Bebas Noda Hitam
-
4 Rekomendasi Ring Light Terbaik untuk Konten hingga Meeting Online
-
5 Inspirasi Outfit Kondangan Stylish ala Park Min Young
Terkini
-
Lakukan Pelanggaran Militer, Song Min Ho WINNER Akan Jalani Sidang Pertama
-
Sinopsis Study Group 2, Proyek Pertama Hwang Minhyun Setelah Wajib Militer
-
Fenomena Mistis dan Mitos Urban Lintas Budaya di Film Tolong Saya!
-
Antara Ego dan Rasa: Belajar Menghargai Manusia melalui Novel Prince
-
Kancing Longgar di Mantel Biru Dongker