Ketika orang berbicara tentang label dalam suatu hubungan, mereka biasanya mengacu pada istilah seperti kencan, dalam suatu hubungan, atau pacar dan sejenisnya. Hubungan tanpa status adalah sebuah kondisi dimana diantara dua orang yang memilih untuk tidak menggunakan istilah "pacaran" atau "dalam sebuah hubungan" untuk menggambarkan hubungan mereka.
Sebuah hubungan tanpa status bisa dibilang bisa eksklusif atau tidak eksklusif, dan itu bisa menjadikan hubungan tersebut menjadi sangat santai dan tidak diberlakukan komitmen secara emosional.
Bagi beberapa orang yang menjalani hubungan tanpa status, kata kata "pasangan atau pacar" mungkin mengandung banyak bobot dan asumsi tentang sifat hubungan tersebut. Sementara beberapa orang mungkin menyukai kedekatan atau kesenangan tersirat dari kata-kata itu, yang lain mungkin tidak benar-benar menyukai ikatan emosional yang tersirat.
Hal ini memungkinkan seseorang enggan untuk mempublikasikan atau tidak bertujuan membuat orang lain tahu tentang hubungannya. Dalam kehidupan sehari-hari, fenomena hubungan seperti ini banyak kita jumpai. Namun, ada baiknya mengetahui beberapa hal sebelum menjalani hubungan tanpa status.
1. Batasan
Hubungan tanpa status ini akan membuat banyak dilema yang terjadi. Keterikatan secara emosional namun tidak diungkapkan akan membuatmu cukup terkekang. Terutama untuk berhubungan baik dengan orang lain. Oleh karena itu sebelum menjalani hubungan tanpa status, ada baiknya mengetahui batasan diri masing-masing dan komunikasi yang berjalan diantara kedua belah pihak harus tetap diutamakan agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan.
2. Tujuan berelasi
Coba tanyakan dirimu sendiri, apa tujuanmu memiliki hubungan atau relasi dengan orang tersebut? Apakah kamu akan membuka kemungkinan untuk menjalani hubungan secara serius atau hanya sebatas mengenal lebih jauh satu sama lain. Hal ini perlu kamu temukan jawabannya agar kamu tahu kemana arah hubungan ini selanjutnya.
3. Keuntungan dalam menjalin hubungan
Selain tujuan, kamu juga harus mempertimbangkan kelebihan atau keuntungan dalam menjalin hubungan tanpa status ini. Pertanyaan tentang apakah dengan hubungan ini bisa membawamu menjadi pribadi yang lebih baik lagi, atau kelebihan lain dengan mempertahankan hubungan yang bisa membuatmu dan pihak lain sama-sama berkembang.
4. Visi misi
Cobalah untuk berkomunikasi dan menyatukan visi misi antara kedua belah pihak agar tidak ada yang merasa bahwa mereka diberatkan dengan suatu tujuan yang tidak jelas. Tidak ada salahnya untuk berbagi cerita dan pengalaman agar kedua belah pihak mengetahui keinginan dan mimpi masing-masing individu.
Tidak ada hubungan yang tidak baik jika dijalani dengan niat yang tulus. Asalkan, setiap kemungkinan yang terjadi harus dikomunikasikan agar penyelesaian permasalahan dapat dihadapi bersama.
Baca Juga
-
Jangan Bingung, 9 Langkah Ini Bisa Kamu Lakukan saat Merasa Stuck
-
Kamu Tidak Perlu Merasa Bersalah atas 6 Hal ini, Bentuk Cinta Diri Sendiri!
-
Bukan Hanya Soal Gaji, Ini 6 Alasan Karyawan Mau Bertahan di Perusahaan
-
7 Cara yang Bisa Kamu Terapkan Agar Pengeluaran Tidak Membengkak
-
7 Tanda Kamu Termasuk Orang yang Fast Learner, Salah Satunya Tidak Takut Salah!
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Acer Iconia iM11: Tablet 5G Rp 4 Jutaan dengan Layar 2K yang Menggoda
-
Wanginya Bikin Nagih! 5 Parfum Daily Wear Remaja Perempuan yang Affordable
-
nubia Neo 5 Series Siap Masuk RI, HP Gaming dengan Kipas Pendingin Aktif
-
Raja Antioksidan! 4 Masker Astaxanthin untuk Lawan Penuaan dan Flek Hitam
-
Bosan Desain TWS Itu-itu Aja? Realme Buds T500 Pro Bawa Desain Kotak Permen
Terkini
-
Review Film The Bell: Sajikan Elemen Horor Psikologis yang Begitu Mendalam!
-
Productivity Hack: 80 Inspirasi untuk Mendongkrak Produktivitas Pribadi
-
Dunia Maya: Labirin Evolusi dan Teka-Teki Keabadian Jostein Gaarder
-
Petualangan Penuh Makna ke Museum Blambangan dan Pantai Pulau Santen
-
Ulasan Novel Cantik itu Luka: Ketika Kecantikan Justru Menghadirkan Luka