Membuat story atau status di media sosial, sudah menjadi hal umum yang berjalan beberapa tahun belakangan ini. Story, yang dibuat pun, terutama di Instagram bermacam-macam, mulai barang jualan, sampai sindir-sindiran.
Dalam urusan status ini, ada hal yang unik dan sepertinya juga sering dilakukan oleh sebagian orang. Pernah tidak, kita menjumpai sebuah story dalam beberapa menit, tapi beberapa saat kemudian story tersebut sudah hilang dihapus oleh pemiliknya? Padahal story tersebut juga akan hilang dengan sendirinya ketika sudah memasuki 24 jam.
Kira-kira, apa saja alasan orang menghapus storynya sebelum 24 jam? Berikut 4 alasan seseorang menghapus story instagram sebelum 24 jam.
1. Tidak ada yang melihat
Ada orang yang menghapus story insragram miliknya sebelum 24 jam karena tidak kunjung mendapatkan perhatian dari orang lain.
Sebab tidak kunjung ada yang melihat story instagramnya, seseorang akan berpikir keras apakah akan tetap mempertahankan storynya dalam beranda atau justru menghapusnya.
Entah kenapa, tidak ada yang melihat ini akan memunculkan keraguan untuk tetap membuat story tersebut. Padahal, banyak atau tidak bahkan siapa yang bisa mengetahui pembaca dari story yang kita buat adalah diri kita sendiri.
2. Sudah kena target
Seseorang juga memutuskan untuk menghapus story miliknya karena si target sudah membacanya. Jadi, ketika sebuah pesan tersebut sudah tersampaikan kepada orang yang bersangkutan, untuk apa pesan tersebut dipertahankan?
Alasan yang satu ini sangat cocok dengan mereka yang menggunakan sosial media sebagai wadah untuk saling menyindir satu sama lain.
3. Khawatir menjadi viral
Membuat sebuah konten yang akhirnya bisa viral selalu dipandang sebagai keberuntungan. Memang, tapi di sisi yang lain ada sebuah hal yang harus dipertanggung jawabkan.
Akan beruntung jika seseorang membuat kontennya sendiri, membawakan pesan yang positif, menginspirasi banyak orang, dan yang lainnya.
Namun, ketika seseorang membuat story yang berisi tentang hal yang tidak berizin, menyangkut nama baik, konten yang riskan, akan ada rasa takut bila mana konten tersebut menjadi perhatian dan direplay oleh banyak orang.
4. Merasa alay
Siapa yang pernah membuat story instagram, tapi beberapa menit kemudian merasa "loh, kok aku alay banget ngomong begini?" atau "duh, alay banget fotoku yang ini" dan akhirnya, story tersebut diberantas sebelum akhirnya lebih banyak yang melihat.
Nah, hal ini biasanya adalah hal yang paling sering membuat orang menghapus story sebelum story tersebut hilang sendiri.
Itu dia 4 alasan orang menghapus story instagram sebelum 24 jam. Pernah mengalaminya juga?
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
-
Nyesek, Warganet Curhat Punya Tetangga Pinjam Motor Setahun Lebih: Tak Kunjung Dikembalikan dan Tak Pernah Dirawat
-
Curhat Pemobil Kesal Lihat Ulah Tetangga: Parkir Mobil Ngawur, Tutupi Akses Jalan Pulang ke Rumah, duh!
-
Awas Iri! Viral Lamaran Mewah di Rembang Sampai Bawa Seserahan Mobil dan Motor Mahal, Tetangga Auto 'Julid'
Lifestyle
-
TWS Apple AirPods 4: Musik Terasa Lebih Dekat, Lebih Hening, dan Personal
-
OOTD Lebih Maskulin dengan 4 Inspirasi Padu Padan Outerwear ala Wi Ha Joon
-
Perbedaan Apple Watch Ultra 3 dan Series 11 di Era Smartwatch Modern, Ultra atau Elegan?
-
Tahan Banting di Segala Situasi: Miliki 5 Kekuatan Mental Ini Jika Ingin Sulit Dihancurkan
-
Lagi Capek? 6 Lagu BTS Ini Siap Jadi "Booster" Biar Kamu Pantang Menyerah
Terkini
-
Belajar dari Kisah Hamlet dan Ophelia: Jangan Sampai Cinta Hancurkan Diri
-
Review Film Christy: Drama Keluarga yang Hangat dari Pinggiran Irlandia
-
Kesetiaan Bertabrakan dengan Kebenaran dalam Novel The Silence of Bones
-
April Mop di Era Post Truth Ketika Lelucon Menjelma Disinformasi Massal
-
Sinopsis Sunsets Secrets Regrets, Drama China Terbaru Elvira Cai di iQiyi