Pertama kali mencoba AirPods 4 rasanya seperti masuk ke dunia yang lebih sunyi, tapi justru lebih hidup. Bukan sekadar upgrade biasa, perangkat ini terasa seperti evolusi kecil yang diam-diam mengubah cara saya menikmati suara sehari-hari.
Dari luar, tampilannya masih mempertahankan ciri khas Apple yang minimalis dan bersih. Tapi begitu dipakai, perbedaannya langsung terasa. Desainnya lebih ringan dan ergonomis, membuatnya nyaman bahkan saat dipakai lama. Saking nyamannya, saya sering lupa kalau earbuds ini masih menempel di telinga, karena ringan, tapi terasa pas.
Yang paling mencuri perhatian tentu fitur Active Noise Cancellation (ANC). Ini pertama kalinya saya merasakan ANC di AirPods non-Pro, dan jujur saja, efeknya cukup mengejutkan.
Suara bising di sekitar, entah itu kendaraan, percakapan orang, atau suara kipas, perlahan menghilang. Memang tidak sepenuhnya senyap seperti seri Pro dengan eartips silikon, tapi cukup untuk membuat fokus terasa lebih utuh.
Ada momen yang cukup berkesan, saat mendengarkan lagu favorit di tengah suasana ramai, dan tiba-tiba terasa tinggal di dunia seorang diri. Musik terasa lebih dekat, lebih dalam, seolah-olah hanya ada saya dan suara yang mengalun. Di situ saya sadar, ini bukan sekadar fitur, tapi ini pengalaman.
Kualitas audionya terasa lebih hidup. Bass cukup terasa tanpa berlebihan, vokal jernih, dan detail instrumen lebih terasa. Apple menyematkan driver custom dan chip H2, yang membuat suara terdengar lebih seimbang dan adaptif dengan kondisi sekitar.
Bahkan saat menonton film atau video, fitur Spatial Audio memberikan kesan suara yang lebih luas, seperti berada di dalam adegan, bukan hanya mendengarnya.
Hal kecil yang juga bikin saya terkesan adalah kemudahan penggunaannya. Tinggal buka casing, langsung terhubung. Kontrolnya intuitif, tanpa perlu banyak penyesuaian. Ini tipe perangkat yang langsung jadi, no ribet.
Soal baterai, performanya cukup untuk menemani aktivitas harian. Sekali charge bisa digunakan beberapa jam, dan dengan casing, totalnya bisa sampai seharian penuh penggunaan ringan hingga sedang.
Walaupun begitu, saat ANC aktif terus-menerus, baterai memang terasa lebih cepat berkurang. Hal ini cukup wajar untuk fitur sekelas ini.
Namun, bukan berarti tanpa kekurangan. Karena desainnya open-ear (tanpa silikon), kemampuan ANC-nya memang tidak sekuat AirPods Pro. Selain itu, bagi sebagian orang, karakter suaranya mungkin terasa sedikit berbeda dibanding generasi sebelumnya yang lebih dinamis, tapi tidak semua orang langsung cocok.
Meski begitu, overall, AirPods 4 memberi kesan yang hangat dan personal. Ini bukan sekadar perangkat audio, tapi teman kecil yang menemani perjalanan, entah saat bekerja, berjalan santai, atau sekadar ingin menyendiri sejenak dari hiruk-pikuk dunia.
Ada rasa senang, bahkan sedikit haru, ketika menyadari bahwa teknologi bisa terasa sedekat ini dengan kehidupan sehari-hari. Bukan tentang seberapa canggih fiturnya, tapi bagaimana ia membuat momen-momen kecil terasa lebih berarti.
Dan bagi saya, AirPods 4 melakukan itu dengan cara yang sederhana, tapi berkesan.
AirPods 4 cocok untuk kamu yang ingin naik level dari earbuds biasa tanpa harus masuk ke kelas Pro. Kalau kamu butuh ketenangan ekstra saat mendengarkan musik atau bekerja, versi ANC jelas lebih worth it. Tapi kalau lebih suka sensasi suara natural tanpa isolasi penuh, versi non-ANC tetap solid.
Pilihan kembali ke gaya hidup. Mau yang lebih 'sunyi' atau yang tetap 'terhubung' dengan sekitar?
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Spek Vivo V80 Lite 5G Terungkap, Performa Dimensity 7360-Turbo Jadi Andalan
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
-
Kitab Tanbihul Ghafilin: Mengetuk Hati yang Lalai di Tengah Gemerlap Dunia
-
HONOR Pad 20 Pro Rilis: Tablet Tipis dengan Snapdragon 8s Gen 4 dan Baterai 10.100 mAh
-
Motorola Rilis Moto G Max, Andalkan Baterai Jumbo dan Desain Tangguh
Artikel Terkait
Lifestyle
-
Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja
-
Bikin Skill Jadi Cuan: 5 Side Hustle yang Cocok untuk Mahasiswa dan Pekerja Muda
-
Spek Vivo V80 Lite 5G Terungkap, Performa Dimensity 7360-Turbo Jadi Andalan
-
4 Cleansing Milk Formula Gentle, Angkat Makeup dan Jaga Kulit Tetap Lembap
-
Bebas White Cast, Ini 5 Loose Powder Anti Flashback yang Aman untuk Foto
Terkini
-
Review Serial Reacher Season 2: Drama Kriminal Penuh Adrenalin dan Taktik!
-
Drakor Our Beloved Summer: Kisah Mantan Kekasih yang Bikin Gagal Move On
-
Modern Dad dan Warisan Patriarki: Mengubah Cara Ayah Hadir dalam Pengasuhan
-
Segera Daftar! Ini Syarat dan Tips Lolos Seleksi Beasiswa Unggulan 2026
-
Aging Population dan Gen Z yang Terjepit Generasi Sandwich