Saat ini banyak sekali jenis pekerjaan yang bisa dilakukan, salah satunya dengan menjadi freelancer. Pekerja lepas yang tidak terikat dengan aturan waktu dan tempat tertentu seperti ini sedang banyak diminati akhir-akhir ini lho. Karena dianggap sangat mudah dan juga tidak terikat dengan suatu perusahaan membuat banyak orang jadi tergiur untuk menekuninya.
Masih ada alasan lain mengapa seseorang lebih memilih jadi freelancer daripada bekerja langsung ke kantor atau tempat tertentu, beberapa di antaranya sebagai berikut.
1. Penghasilan Sesuai dengan Pekerjaan
Biasanya seorang freelancer akan mendapatkan bayaran sesuai dengan pekerjaan yang dia lakukan. Sehingga tidak ada perasaan tak nyaman, tidak adil, atau lelah yang berlebihan, karena apa yang telah dilakukannya menentukan seberapa banyak hasil yang akan diperoleh. Hal ini juga menentukan kesanggupan mereka dalam bertanggung jawab atas pekerjaan tertentu. Dengan demikian, penghasilan yang diperoleh pun tidak dapat dikeluhkan karena sudah disepakati sejak awal berdasarkan kinerjanya sendiri. Sehingga hati pun akan merasa senang dan tidak terbebani.
2. Waktu Kerjanya Fleksibel
Salah satu pertimbangan para freelancer untuk mengambil pekerjaan lepas yakni karena waktu bekerja yang fleksibel. Ini dikarenakan seorang freelancer kebanyakan memang sangat terbantu dan merasa nyaman karena mereka dapat menyesuaikan waktu kerja dengan kemampuan serta aktivitas pribadi. Tidak adanya keterikatan waktu membuat freelancer bebas untuk melakukan hal lain yang tidak berkaitan dengan pekerjaan tersebut. Bahkan seorang freelancer bisa mengambil dua atau lebih job dalam satu waktu. Ini tentunya sangat menguntungkan bagi mereka, bukan?
3. Bisa Dikerjakan di Mana pun
Kelebihan jadi freelancer itu bisa mengerjakan tanggung jawabnya di mana saja. Mereka bebas memilih mau bekerja di mana, misalnya di restoran, kafe, taman, rumah, dan lain sebagainya selagi akses internet dan juga aliran listriknya memadai. Hal tersebut dikarenakan kebanyakan pekerjaan freelance memang membutuhkan kedua hal itu. Tempat kerja yang tak ditetapkan bisa membuat mereka bekerja dengan lebih happy. Tidak ada alasan bosan dengan keadaan karena mereka bisa mengatasinya dengan mudah.
4. Tak Harus Bertemu dengan Banyak Orang
Bekerja di kantoran tentu mewajibkan kamu untuk berinteraksi dan bertemu dengan banyak orang. Tak heran kalau terkadang muncul perselisihan atau kesalahpahaman soal pekerjaan. Sementara bagi seorang yang freelance, mereka tidak harus bertemu dengan banyak orang. Bahkan, komunikasi juga bisa dilakukan melalui pesan instan, misalnya lewat WhatsApp, email, atau panggilan telepon saja.
Dari beberapa alasan di atas, tak heran kalau banyak orang yang memilih jadi freelancer. Apakah kamu juga memiliki alasan yang sama?
Tag
Baca Juga
-
Suara.com Harus Terus Terbaca hingga Pelosok Nusantara
-
Berkat Suara.com dan Yoursay, Kini Mencari serta Berbagi Informasi Tak Sulit Lagi
-
3 Tips Menghemat saat Bekerja, Pengeluaran Jadi Gak Membengkak
-
Perlu Dicoba! Ini 4 Cara Memulai Usaha Jus Buah supaya Laris
-
3 Cara Jualan Makanan Secara Online, Dijamin Banyak Untungnya!
Artikel Terkait
-
Peluang Kerja Python Developer Freelance, Gaji hingga Rp125 Juta per Tahun?
-
Membongkar Modus Loker Freelance Bodong, Banyak Makan Korban Calon Pekerja
-
Dilema Freelancer! Antara Gaji Fluktuatif dan Stres yang Konsisten
-
Pilihan Karier ala Milenial: Kenapa Freelance Semakin Diminati?
-
Menulis Itu Kerja Keras, Kenapa Banyak yang Menganggap Remeh?
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Review The Recruit, Aksi Spionase Menegangkan dengan Sentuhan Humor Segar
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
Menelisik Kiprah Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan dan Politik Indonesia
-
Review Norma - Antara Mertua dan Menantu: Film Selingkuh Menariknya Apa?