Kematangan kepribadian seseorang sangat berpengaruh terhadap tindakan yang diambil, termasuk ketika sedang jatuh cinta. Bagi pribadi yang masih kekanak-kanakan, faktor fisik selalu menjadi hal nomor satu untuk menjadi alasan suka terhadap seseorang dan arahan dalam memilih pasangan. Sementara pribadi yang matang justru lebih fokus ke kecantikan dari dalam atau bagaimana kualitas gebetan untuk dijadikan pasangan. Berikut empat alasan orang berkepribadian matang jatuh cinta.
1. Chemistry yang kuat
Di antara kamu mungkin pernah mengalami merasa gak sreg aja terhadap seseorang. Padahal, dia gak ada masalah bergaul dengan yang lain. Nah, bisa jadi kamu dan dia gak punya chemistry yang kuat.
Chemistry bisa terjadi bila kalian memang cocok satu sama lain. Makanya, kalau sudah ngobrol, kalian bisa betah berlama-lama. Dan ini termasuk dalam hal yang jadi pertimbangan orang dewasa saat menentukan pasangan, lho.
2. Memancarkan aura positif
Orang berkepribadian matang pasti akan berusaha menjaga lingkungan orang terdekatnya memancarkan aura positif. Kenapa aura positif ini penting?
Bagaimana lingkunganmu bisa berpengaruh terhadap pola pikir yang kemudian berperan dalam mendorong tindakan seseorang. Orang yang terbiasa mengeluh, pesimis, atau memancarkan aura negatif, bisa membuatmu bertindak atau memiliki pola pikir sama.
Sebaliknya, orang yang murah senyum, ceria, optimis bisa menularkan hal positif tersebut ke dalam hidupmu. Hidup jadi terasa penuh harapan.
3. Miliki kemauan untuk belajar
Suatu hubungan asmara, terutama pernikahan adalah sebuah perjalanan panjang. Yang bisa memastikan hubungan tersebut awet, salah satunya kesediaan untuk belajar.
Orang yang memiliki kemauan untuk belajar gak akan mudah menyerah ketika kalian menghadapi konflik. Ia pun bisa mengambil hikmah dari masalah yang telah lewat untuk menggemblengnya jadi pribadi yang lebih baik lagi.
4. Mampu menerimamu apa adanya
Orang dengan kematangan emosional sadar benar bahwa cinta tak bisa dijadikan landasan untuk mengubah jati diri. Setiap orang tercipta unik, dan bila dia pasangan yang baik, semestinya bisa menghargai keunikan tersebut. Bukan malah memaksamu untuk berubah.
Itulah empat alasan orang berkepribadian matang atau dewasa saat jatuh cinta. Jadi, faktor fisik bukanlah prioritas lagi.
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Hotman Paris Tolak Jadi Pengacara Lisa Mariana, Tapi Beri Ide Atalia Supaya Selingkuhan Diam
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Ulasan Film Split: Memahami Gangguan Kepribadian Ganda (DID)
-
Didit Sowan ke Megawati, Ahmad Basarah Bocorkan Hubungan Rahasia Keluarga Prabowo-Mega
-
Makin Ugal-ugalan, Justin Hubner Terlihat Lakukan Video Call dengan Jennifer Coppen: Bikin Nyengir!
Lifestyle
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
-
5 Serum Vitamin C dengan Formula Stabil, Cerahkan Kulit Tanpa Iritasi!
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
Terkini
-
Hadapi Korea Selatan, Timnas Indonesia U-17 Wajib Raih Minimal 1 Poin
-
Review The Recruit, Aksi Spionase Menegangkan dengan Sentuhan Humor Segar
-
5 Rekomendasi Film Baru dari Netflix untuk Rayakan Libur Lebaran 2025
-
Menelisik Kiprah Ki Hadjar Dewantara dalam Pendidikan dan Politik Indonesia
-
Review Norma - Antara Mertua dan Menantu: Film Selingkuh Menariknya Apa?