Hari Raya Idhul Fitri telah dirayakan oleh seluruh umat Islam tidak hanya di Indonesia saja, namun juga di belalahan dunia. Salah satu makanan khas yang biasanya disajikan saat lebaran tiba tidak lain adalah ketupat. Ketupat bisa disajikan dengan beragam menu masakan di antaranya yakni ketupat sayur khas betawi, ketupat opor, ketupat kandangan, dan sebagainya.
Ketupat sebenarnya tidak hanya dikenal di Indonesia saja, namun juga di Asia Tenggara. Bahan utama ketupat yakni janur atau daun kelapa yang dianyam terlebih dahulu hingga berbentuk segi empat atau belah ketupat. Kemudian, setelah menjadi ketupat nanti akan diisi dengan beras.
Pada saat Lebaran, ketupat ini akan disajikan menjadi menu andalan hingga ke hari lima berikutnya. Ada beberapa jenis ketupat yang dapat ditemukan di berbagai daerah mulai dari Kupat tahu ditemukan di Sunda, kupat kandangan dan grabag bisa ditemukan di Banjar dan Magelang.
Lalu adapula kupat glabet yang bisa kita temukan saat berkunjung ke kota Tegal dan Coto Makasar yang berasal dari Makasar.
Tidak hanya saat momen Lebaran saja, ketupat pun bisa dihidangkan di hari biasa misalnya bersama dengan sate untuk menggantikan lontong, lotek atau gado-gado hingga tipat cantok dari Bali.
Mungkin sebagian orang di luar sana masih belum banyak yang mengetahui bagaimana tips membuat ketupat dan perlu diperhatikan beberapa hal agar dapat matang secara sempurna.
1. Memlilih kantong ketupat dari anyaman janur yang berkelir hijau cerah dan daun seperti ini masih kuat atau tidak mudah rusak. Lalu sebaiknya, memilih ukuran janur yang besarnya sama agar waktunya matangnya sama.
2. Memilih beras yang baik dengan takaran yang sesuai dan gunakan beras yang biasa dimakan tiap hari untuk mengisi kantong ketupat agar bisa disesuaikan dengan kebutuhan airnya.
3. Menggunakan panci besar untuk merebus saat merebus ketupat supaya matangnya sempurna karena beras yang direbus cepat tanak.
4. Kemudian perlu menyiapkan air tambahan karena ketupat rebus ini biasanya membutuhkan lebih banyak air dan apabila air dalam panci surut harus ditambahkan air agar semua permukaan ketupat dapat terendam.
5. Jangan lupa menggunakan api yang besar untuk mendidihkannya, namun pada saat ketupat dimasukkan ke dalam panci sebaiknya memakai api kecil agar air tidak mudah menguap.
Itulah tips membuat ketupat agar dapat matang secara sempurna. Apakah teman-teman membuat ketupat di Lebaran kali ini?
Baca Juga
-
3 Tips Mengatasi Kulit Belang, Salah Satunya Pakai Gel Lidah Buaya
-
4 Jenis Buah yang Tahan Lama Tanpa Perlu Ditaruh di Kulkas Ada Pisang
-
4 Tips Mengatasi Rambut Lepek, Salah Satunya Cuci Rambut dengan Lembut
-
4 Hal yang Bikin Rambut Tidak Sehat, Salah Satunya Tidak Pakai Kondisioner
-
5 Kebaikan Infused Water bagi Kesehatan Tubuh, Bisa Mencegah Berbagai Penyakit?
Artikel Terkait
-
Sejak Ramadhan, Sampah Menumpuk di TPS Muntilan, Penuh Limbah Sayuran hingga Koper Butut
-
Sewakan Ban Pelampung dan Papan Selancar di Pantai Carita, Tiga Hari Diki Herdiansyah Kantongi Uang Lebih dari UMK
-
Inaq Seni Dulang Untung Selama Musim Ziarah Lebaran, Per Hari Keuntungan Bunganya Capai Rp 200 Ribu
Lifestyle
-
4 Rekomendasi Sheet Mask Witch Hazel untuk Atasi Pori-Pori Besar dan Jerawat
-
4 Low pH Cleanser Panthenol Rp30 Ribuan, Perkuat Skin Barrier Kulit Kering
-
4 Clay Mask Centella untuk Pori Bersih Tanpa Bikin Kulit Kering
-
5 Cushion Lokal dengan Niacinamide: Cerah dan Flawless Seharian
-
MacBook Air M4 13 Inci: Laptop Tipis dengan Tenaga yang Tak Terduga
Terkini
-
Ulasan Novel Beauty Case, Membedah Obsesi Standar Kecantikan bagi Perempuan
-
Di Balik Centang Biru: Kecemasan Baru dalam Komunikasi
-
Review Film Monster: Refleksi Diri tentang Prasangka Kita pada Orang Lain
-
Tragedi Hutan Gambut dan Ilusi Pemulihan yang Kita Percaya
-
Potret Hidup yang Perih dan Berisik dalam Novel Jakarta Selintas Aram