Sebagai manusia, sudah sepatutnya kita senantiasa berusaha untuk melakukan perbuatan-perbuatan baik. Berbuat kebaikan menjadi salah satu bukti bahwa kita memiliki perangai yang elok, juga rasa kasih sayang dan empati kepada sesama.
Namun, tak hanya sekadar berbuat baik, ada hal penting yang harus senantiasa menyertai kebaikan yang kita lakukan, yakni ketulusan. Ketulusan harus kita latih dan tanamkan dalam diri kita saat berbuat kebaikan, karena ketulusan yang kita miliki akan membawa manfaat bagi diri kita sendiri, beberapa di antaranya sebagai berikut.
1. Hati menjadi lebih ringan dan lapang
Berbuat kebaikan kepada orang lain memang terasa menyenangkan, apalagi jika disertai dengan hati yang tulus. Dengan begitu, kita tidak akan menganggap bahwa berbuat kebaikan adalah sebuah beban untuk kita, tapi justru menjadi suatu kebutuhan tersendiri dalam diri kita. Kebaikan yang tulus akan melahirkan hati yang ringan dan lapang.
2. Tidak merasa orang mesti berterima kasih atau membalas kebaikan kita
Ketika kita tulus dalam berbuat kebaikan, kita tidak akan merasa bahwa kebaikan yang kita lakukan menjadi tanggungan bagi orang lain. Karenanya, kita tidak akan merasa bahwa orang yang menerima kebaikan kita berkewajiban untuk berterima kasih kepada kita atau membalas kebaikan kita.
Pamrih dalam berbuat baik hanya akan menghasilkan kekecewaan, terlebih jika kita tidak menerima ucapan terima kasih atau orang yang menerima kebaikan kita tidak membalas dengan hal serupa. Akibatnya, kita tidak akan lagi semangat dalam berbuat kebaikan, karena tidak menerima respon yang kita inginkan dari orang lain.
3. Terhindar dari mengungkit-ungkit kebaikan diri
Ketika kita tulus dalam berbuat baik, kita terhindar dari mengungkit-ungkit kebaikan yang telah kita lakukan kepada orang lain. Mengungkit apa yang telah kita berikan hanya akan menyakiti penerimanya dan membuat kebaikan yang kita lakukan menjadi tidak berarti.
Hendaknya kita senantiasa berusaha tulus dan ikhlas saat berbuat kebaikan, agar kebaikan itu kembali kepada diri kita. Sebab, kita pun berbuat kebaikan bukan semata-mata karena kemampuan diri kita sendiri, melainkan Tuhan yang memampukan kita untuk melakukannya.
Baca Juga
-
Wajib Tahu! Ini 3 Alasan Pentingnya Riset bagi Penulis
-
Selamat! Go Ayano dan Yui Sakuma Umumkan Pernikahan Mereka
-
Selamat! Keita Machida Resmi Menikah dengan Aktris Korea-Jepang Hyunri
-
4 Manfaat Membuat Kerangka Karangan dalam Kegiatan Menulis
-
NiziU Nyanyikan Lagu Tema Film Animasi 'Doraemon: Nobita's Sky Utopia'
Artikel Terkait
-
4 Ciri-ciri Pria yang Wajib Anda Pertahankan, Wanita Harus Tahu!
-
Pesan Berharga dalam Lirik Lagu "Hati-Hati di Jalan" oleh Tulus
-
Simak! 4 Sikap yang Harus Diperhatikan Ketika akan Berbagi dan Memberi
-
3 Alasan Cinta Tak Bisa Dibeli dengan Uang, Kamu Wajib Tahu
-
4 Tanda Kamu Terjebak dalam Lingkungan Pertemanan yang Tidak Tulus
Lifestyle
-
Perjuangan Kang Edai di Kemiren, Merajut Asa Bersama Desa Sejahtera Astra
-
Vivo X500 Pro Max Siap Bikin Fotografi Ponsel Makin Gila, Bawa Kamera 200MP
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!
-
4 Micellar Water Formula Low pH, Angkat Kotoran Kulit Kering Tanpa Ketarik
-
Bukan Hanya di Lapangan, Ini Cara Komunitas Digital Rayakan 17-an
Terkini
-
Arsip Angin dan Janji yang Tertunda
-
Bukan Sekadar Nyanyi dan Tepuk Tangan: Sisi Lain Perjuangan Menjadi Guru TK
-
Gaji Istri Lebih Besar, Apakah Adil Kendali Finansial Tetap di Suami?
-
Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les