Kota Marrakesh di Afrika memang menjadi salah satu daya tarik wisatawan untuk melancong ke negara ini. Keindahan kota dengan latar belakang sejarahnya yang unik tak dapat menolak wisatawan mengunjungi tempat ini.
Berikut ini 6 sisi unik kota Marrakesh yang disadur dari laman bigseventravel.
1. Kota Merah
Marrakesh disebut kota merah karena bangunan dan bentengnya yang terbuat dari tanah liat merah yang mencolok, dibangun pada masa Almohad. Marrakesh juga menawarkan 10 mil (16 km) tembok merah di sekitarnya.
2. Tiga bahasa
Bahasa Arab adalah bahasa nasional resmi di Marrakesh. Selain itu bahasa Prancis dan Amazingh yang merupakan bahasa Berber juga digunakan secara luas di sini. Hal ini tak lepas dari sejarah karena pada tahun 1912, pemerintah Prancis secara resmi mengambil sebagian besar kerajaan Morroco dalam Perjanjian Fes. Marrakesh menjadi bagian dari Maroko Prancis. Di kota ini masih banyak tanda ditulis dalam bahasa Arab dan Prancis.
3. Alun-alun tersibuk di Afrika
Djemaa el-Fnaa adalah alun-alun tersibuk di Afrika yang berada di Marrakesh yang telah ramai sejak abad ke-11. Selama berabad-abad tempat ini adalah pasar makanan yang sangat besar. Pedagang akan melakukan perjalanan turun dari pegunungan dan mendirikan toko di bawah tenda setiap hari. Namun hari ini, tempat ini dipenuhi dengan pawang ular dengan seruling, rombongan gnaoua, seniman tato henna, dan kedai makanan.
4. Istana dan bangunan tua
UNESCO menetapkan seluruh Madinah sebagai Situs Warisan Dunia pada awal 2000-an. Terdapat Masjid Koutoubia yang dibangun lebih dari 700 tahun lalu menjulang tinggi lebih dari 220 kaki. Kemudian istana El Badi, dibangun pada abad ke-16 oleh sultan Saadian Ahmed al-Mansour. Ada lagi Madrasah Ben Youssef yang sudah ada sejak abad ke-14.
5. Winston Churchill dan Marrakesh
Winston Churchill sangat mencintai Kota Marrakesh sejak 1930-an saat dikecualikan dari pemerintahan Baldwin. Di kota inilah ia akan menghabiskan musim dinginnya. Sebagai seorang pelukis, ia tertarik pada kontras antara lokasi gurun kota dan pegunungan Atlas yang menjulang tinggi. Bahkan, di tengah Perang Dunia II pada tahun 1943, Churchill praktis memohon kepada Franklin D. Roosevelt untuk menemaninya dalam perjalanan ke kota setelah Konferensi Casablanca.
6. Larangan menebang palem di Marrakesh
Marrakesh dikelilingi kebun palem besar yang terdiri dari beberapa ratus ribu pohon. Di dalam kotanya itu sendiri juga ditumbuhi pohon palem. Seringkali lokasinya tidak biasa seperti di tengah jalan atau merayap di atas gedung. Hal ini tak mengherankan karena menebang pohon palem di Marrakesh adalah ilegal. Sehingga pohon palem di sini dibiarkan begitu saja.
Itulah 6 sisi unik dari Kota Marrakesh yang ada di Afrika. Mau menjadi salah satu penggemar kota ini ?
Baca Juga
-
(Bukan) Mbah Saripah yang Menyeberang Jembatan
-
Mengulik Defender, Pembela yang Kadang Menjadi Target Serta Dampaknya
-
Makan Ramah Lingkungan dengan Tadisi Lama, Cara Kembali Menyayangi Bumi
-
Tidak Perlu Krim Mahal, Pakai 5 Bahan Alami Ini untuk Hilangkan Flek Hitam
-
Ingin Terapkan Less Waste saat Travelling? Berikut 4 Tipsnya!
Artikel Terkait
-
4 Fakta Botswana, Punya Populasi Gajah Terbesar Se-Afrika
-
4 Fakta Burundi, Salah Satu Negara yang Punya Dua Ibu Kota
-
Keras! Eks Pelatih Mesir Sebut Mohamed Salah Minim Kontribusi untuk Negaranya
-
Bangga Banget, Makanan dan Minuman dari Indonesia Mejeng di Festival Afrika Selatan
-
Ini Kendala yang Dihadapi Polisi dalam Ungkap Penemuan Bahan Peledak, Senjata Api dan Ribuan Peluru di Bandung
Lifestyle
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
-
5 Sunscreen Korea untuk Kulit Sensitif: Aman, Tanpa Alkohol dan Parfum
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia