Perpisahan sering kali membuat seseorang merasa hancur, terlebih bila hubungan asmara yang selama ini dijalani terlalu intens. Seseorang yang baru putus cinta pasti akan mengalami kesulitan dalam memproses perasaan mereka, sehingga dia akan mengalami kebingungan emosi, seperti kemarahan, kekecewaan, frutrasi dan lain sebagainya.
Apabila kamu mempunyai teman yang sedang berjuang untuk melalui fase tersebut, sebaiknya kamu segera membantunya untuk lebih tenang dan kuat dengan beberapa cara berikut ini.
1. Pinjamkan Telinga
Sebelum kamu menemukan cara menghibur teman saat putus cinta, kamu harus lebih dahulu memberikan dukungan kepadanya. Ketika temanmu mengalami gejolak emosi setelah patah hati, pasti dia membutuhkan teman bercerita.
Karenanya, biarkan dia mengekspresikan kesedihannya dengan bercerita. Kamu hanya perlu mendengarkan dan berusaha meredam amarahnya agar dia tidak melakukan hal yang merugikan.
2. Jangan Menghakimi
Meskipun kamu telah mendengarkan ceritanya, kamu tetap tidak boleh menilai situasi temanmu atau berbicara negatif tentang mantan kekasihnya. Teman sejati seharusnya memberikan dukungan tanpa menghakimi dan tahu persis apa yang harus dikatakan.
Apabila kamu kesal dengan mantan kekasihnya, jangan ungkapkan itu di hadapan temanmu, karena dia belum sepenuhnya memproses perpisahannya.
Cobalah untuk menahan diri agar untuk menawarkan nasihat yang tidak diminta, karena belum tentu kamu benar-benar memahami bagaimana suasana hatinya.
3. Ajak Dia Bersenang-senang
Bukan hanya menenangkannya melalui chatting, kamu perlu mengajak temanmu untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama. Ini adalah salah satu cara paling efektif untuk menghibur temanmu setelah putus cinta.
Sebagai teman yang suportif, ada baiknya mengajak temanmu untuk melawan kesedihannya karena putus cinta, walaupun hanya beberapa jam.
Misalnya, dengan mengajaknya ke restoran mewah, jalan-jalan di taman, atau menonton film. Saat kamu keluar denganya cobalah untuk tidak membicarakan perpisahan atau mantan kekasihnya karena itu hanya akan menjadikan usahamu untuk menghiburnya menjadi sia-sia.
4. Membantunya Mengejar Hobi
Membantu seorang teman melalui perpisahan membutuhkan lebih dari sekadar menghabiskan waktu berkualitas bersama dengannya. Mendorong dan memberikan dukungan untuk mengejar hobinya adalah salah satu cara terbaik untuk menghibur teman setelah putus cinta.
Kamu bisa menganjurkan dia untuk memelihara hobi yang mungkin selama ini dia abaikan. Dengan begitu dia akan mulai memikirkan kesibukannya daripada hanya merenungi nasib cintanya yang kandas.
Untuk menjadi teman yang baik semestinya kamu juga telah bersiap untuk menghadapi situasi seperti ini. Karenanya pastikan temanmu yang sedang putus cinta bisa cepat move on atas bantuanmu!
Baca Juga
-
Suara.com Harus Terus Terbaca hingga Pelosok Nusantara
-
Berkat Suara.com dan Yoursay, Kini Mencari serta Berbagi Informasi Tak Sulit Lagi
-
3 Tips Menghemat saat Bekerja, Pengeluaran Jadi Gak Membengkak
-
Perlu Dicoba! Ini 4 Cara Memulai Usaha Jus Buah supaya Laris
-
3 Cara Jualan Makanan Secara Online, Dijamin Banyak Untungnya!
Artikel Terkait
-
4 Alasan Teman Bisa Bertahan dan Setia, Apakah Kamu Merasakannya?
-
Teman Sekolah Nam Joo Hyuk Muncul dan Mengaku Tidak Ada Kasus Bully
-
3 Tanda Hubungan Sepihak, Kamu pernah Mengalaminya?
-
20+ Ucapan Ulang Tahun untuk Teman, Kata-Kata Lucu hingga Bikin Terharu
-
3 Penyebab Hubungan Pertemanan Berakhir, Kamu Pernah Mengalaminya?
Lifestyle
-
4 Brightening Micellar Water, Anti-Ribet Angkat Kotoran dan Bikin Cerah
-
Lewat Festival Lab Belajar Ibu, Tiga Perempuan Bagikan Makna Kesuksesan yang Beragam
-
5 TWS Affordable di Bawah Rp200 Ribu yang Tahan Seharian
-
Xiaomi Pad 9 Pro Max Dibanderol Mulai Rp11 Jutaan, Usung Chip Xring O3 dan Baterai 12.000 mAh
-
iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama
Terkini
-
Viral Audio 'Bare Minimum' dan Manga Veil: Benarkah Ekspektasi Hubungan Gen Z Ketinggian?
-
Rilis You're Under Arrest! ILLIT Tolak Keras Terlena oleh Harapan Palsu
-
Perjamuan Arwah: Ketika Keinginan Manusia Menuntut Harga yang Mengerikan
-
Kiamat Ekologis: Ketika Desa Adat, Hutan, dan Satwa Liar Perlahan Hilang
-
Militerisasi Sektor Sipil: Saatnya TNI Jadi Pemicu, Bukan Operator Permanen