Hidup tanpa rasa percaya diri hanya akan membuat kita terus-menerus merasa minder dan kurang dari orang lain. Pentingnya membangun kepercayaan diri adalah sebagian bekal bagi kita untuk dapat menjalani hidup dengan baik dan bahagia.
Setiap manusia dilahirkan dengan berbagai kekurangan dan kelebihan yang sudah ditetapkan. Tugas manusia adalah menjalani hidup sebaik mungkin dengan memanfaatkan kelebihannya dan berusaha menerima serta memperbaiki kekurangannya.
Berdasarkan tulisan Handayani, V. V. (2020), ada beberapa dampak yang akan kita dapatkan jika rasa percaya diri dalam diri kita terus menurun. Apa saja dampak tersebut?
1. Meningkatkan risiko stres dan depresi
Perasaan selalu menganggap diri sendiri selalu kurang dari orang lain hanya akan membuat seseorang menjadi mudah stres dan rentan mengalami depresi.
Hal ini karena ia terus-menerus minder dan hanya fokus pada kekurangannya saja, sehingga ia tidak memiliki rasa percaya diri yang cukup. Perasaan minder yang terus tertumpuk hanya akan membuat seseorang semakin stres dan merasa tertekan.
2. Bermasalah pada interaksi sosial
Dampak atau akibat lainnya yang ditimbulkan dari rendahnya rasa percaya diri adalah perasaan minder ketika berinteraksi dengan orang lain.
Interaksi sosial pun jadi terganggu dan membuat seseorang tidak betah berbicara atau berhadapan dengan orang lain. Ia terus merasa bahwa dirinya kurang dan tidak pantas berbicara dengan lawan bicaranya.
3. Menghambat pencapaian
Dampak ketiga dari rasa percaya diri yang rendah adalah terhambatnya pencapaian dalam berbagai bidang, baik itu pendidikan, karier, hubungan pertemanan, hingga hubungan asmara.
Percaya diri merupakan salah satu modal utama agar kita bisa berbaur dan berinteraksi dengan orang lain. Pencapaian dan kesuksesan yang kita dambakan pasti memerlukan peran serta dari orang lain.
Itulah tiga dampak yang akan terjadi jika rasa percaya diri kita terlalu rendah atau terus mengalami penurunan. Sudah saatnya bagi kita untuk melatih dan memupuk rasa percaya diri kita. Hidup tanpa rasa percaya diri rasanya akan hampa dan tidak bermakna. Jadilah manusia yang hidup dengan penuh makna dan mampu menebarkan surat positif pada lingkungan di sekitarmu.
Baca Juga
-
Ikuti Perjalanan Hampa Kehilangan Kenangan di Novel 'Polisi Kenangan'
-
3 Novel Legendaris Karya Penulis Indonesia, Ada Gadis Kretek hingga Lupus
-
Geram! Ayu Ting Ting Semprot Netizen yang Hujat Bilqis Nyanyi Lagu Korea
-
Haji Faisal Akui Sempat Syok dengan Konten Atta Halilintar yang Disebut Netizen Sentil Fuji
-
Outfit Bandara Seowon UNIS Jadi Sorotan, K-netz Perdebatkan Usia Debut
Artikel Terkait
Lifestyle
-
4 Pelembab Bamboo, Perbaiki Skin Barrier Kulit Sensitif yang Mudah Iritasi
-
4 Parfum Lokal dengan Sentuhan Aldehydes, Cocok Dipakai saat Bukber
-
Butuh Ide Outfit Bukber? Intip 4 Ide Gaya Hijab Elegan ala Sashfir Ini
-
6 Varian Pisang Manis yang Pas untuk Takjil Buka Puasa
-
Ngabuburit Anti-Gabut: 5 Ide Kegiatan Seru Menjelang Buka Puasa
Terkini
-
Tarawih Terakhir Ibu
-
Novel Kita dan Mereka, Usaha untuk Meruntuhkan Tembok Prasangka
-
Rantau 1 Muara: Perjalanan Mencari Makna, Misi Hidup, dan Tempat Pulang
-
Adu Nasib Antar Generasi: Romantisasi Derita dan Retaknya Empati di Rumah
-
Dinamika Emosi Remaja dalam Konflik Cinta dan Keluarga pada Novel Rasa