Digital nomad diartikan sebagai pekerja yang menggunakan teknologi agar dapat bekerja tanpa terikat waktu dan tempat. Banyak orang tertarik menjalani digital nomad karena tak perlu setiap hari berangkat kerja pagi-pagi dan pulang sore atau malam dari kantor.
Namun tak jarang orang yang memutuskan memilih digital nomad sebagai pilihan pekerjaannya berakhir dengan kekecewaan dan tak punya banyak penghasilan. Bukannya santai yang didapat namun justru menjadi frustasi karena tak sesuai harapan.
Agar kamu tak mengalami hal itu, hindari 3 kesalahan persepsi ini sebelum memutuskan menjadikan digital nomad sebagai pilihan kerja kamu.
1. Menganggap digital nomad pekerjaan santai
Jika kamu memilih menjalani digital nomad karena alasan pekerjaannya santai, kamu akan kecewa. Sebab walau tak terikat waktu dan tempat, kamu tetap harus melakukan pekerjaan ini dengan sungguh-sungguh karena kamu mempunyai tanggung jawab kepada pemberi kerja kamu.
Mungkin benar kamu tak harus datang tepat jam delapan ke kantor tetapi kamu tetap punya tenggat waktu yang harus dipenuhi dalam menyelesaikan pekerjaan.
2. Cukup meniru saja dari orang lain
Jika kamu hanya mengikuti orang lain dan berharap hasil yang sama, kamu tentu saja keliru. Bidang kerja digital nomad banyak macamnya dan perlu skill yang memadai untuk bisa memperoleh klien yang banyak.
Kuasai satu bidang yang memang kamu sukai dan jadilah sangat bagus. Lakukan pekerjaanmu dengan maksimal agar klien puas dan dapat merekomendasikan kamu kepada orang lain. Dengan adanya promosi dari pelanggan kamu, pekerjaan kamu pun bertambah yang berarti penghasilan kamu juga meningkat.
3. Bisa bekerja semaunya
Bekerja dengan jadwal yang kamu atur sendiri bukan berarti kamu bisa sesukamu saja melakukannya. Kamu tetap harus berusaha agar mendapat klien dan memberi hasil kerja yang baik agar pendapatan kamu juga terus masuk.
Penghasilan yang kamu terima tergantung dari seberapa keras usaha kamu dalam bekerja. Jadi, jika kamu ingin mempunyai kecukupan finansial tentu saja harus semakin banyak menyelesaikan pekerjaan sesuai target dan memenuhi harapan pelanggan.
Itulah 3 kesalahan persepsi yang perlu kamu ketahui sebelum kamu memilih menjadikan digital nomad sebagai pilihan dalam mencari nafkah.
Baca Juga
-
3 Kesalahan saat Mengenakan Pakaian Baru di Tempat Kerja
-
3 Kebiasaan Buruk yang Membuat Meja Kerja Kamu Sering Berantakan
-
5 Tips Mengubah Hobi Membuat Buket Bunga Jadi Uang, Berani Coba?
-
3 Ide Hadiah untuk Seorang Backpacker, Pilih yang Praktis!
-
3 Macam Celebrity Worship, Jangan sampai Kebablasan Memuja!
Artikel Terkait
-
Kasus KBGO Terus Meningkat, Begini Cara Lawan Kekerasan Seksual di Dunia Maya
-
Curhat di Media Sosial, Wanita Ini Kesal Dituduh Jadi Simpanan karena Miliki Barang Mewah
-
Jangan Asal Percaya, Begini Tips Pilih Sumber Terpercaya Untuk Belajar Online
-
Bank Sinarmas Luncurkan Layanan Prioritas Digital
-
Julo Ajak Masyarakat Tingkatkan Kualitas Hidup dengan Fitur Lengkap Kredit Digital
Lifestyle
-
Rilis di Tiongkok, Vivo Y500i Ditenagai Baterai 7200 mAh dan Isi Cepat 44W
-
Kulit Kering? 5 Rekomendasi Body Butter Shea Butter Terbaik Mulai Rp 20 Ribuan
-
4 Sunscreen Stick Vegan Andalan, Praktis untuk Reapply Tanpa Ribet
-
5 Hybrid Sunscreen SPF 50 dengan Finish Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak!
-
4 Pelembab Korea PDRN, Regenerasi Sel Kulit Kering untuk Skin Barrier Sehat
Terkini
-
Bukan Sekadar Hiburan, Pop Culture Juga Mekanisme Bertahan Hidup Manusia Modern di Era Digital
-
Prof. Zainal Arifin Mochtar: Menjaga Akal Sehat di Tengah Kemunduran Demokrasi
-
Novel Jangan Bercerai, Bunda: Sebuah Cermin Retak Rumah Tangga
-
Comeback BTS Cetak Sejarah! Pre-Order Album ARIRANG Tembus 4 Juta Kopi dalam Seminggu
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?