Suami adalah seorang pria yang kita pilih untuk menemani hidup sampai akhir hayat. Banyak pasangan yang menjalin hubungan asmara bertahun-tahun sampai akhirnya menikah. Ada pula yang hanya melalui perkenalan singkat kemudian menuju pada pelaminan.
Tidak ada manusia yang sempurna. Seberapa lamapun kamu kenal dengan suamimu, tidak menjamin apakah kamu benar-benar memahami kekurangannya atau tidak. Namun, ketika kekurangan itu kamu sadari, bagaimana cara menyikapi kekurangan suami?
1. Sadar diri
Yang pertama, kamu harus sadar diri bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Begitupun kamu dengan suami. Meskipun kamu telah menyadari kekurangan suami, bukankah suamimu juga telah melihat kekuranganmu?
Saling menuntut itu bukan hal yang baik. Kamu harus menurunkan egomu dan menyadari bahwa kamu tidak lagi hidup sendiri. Ada seorang suami yang keberadaannya harus kamu patuhi dan hargai.
2. Terima
Kamu juga harus menerima kekurangannya suami. Bukankah kalau kamu sudah memutuskan untuk menikah dengannya, itu artinya kamu menerima kelebihan dan kekurangannya?
Mau dengan siapapun kamu berpasangan, manusia adalah tempatnya kekurangan. Jangan berpikir bahwa kamu akan mencari orang lain yang sempurna, karena kesempurnaan bagi manusia itu tidak ada.
Menerima kekurangan suami artinya kamu harus ikhlas dalam menerimanya. Jangan sampai kamu menjadikannya persoalan di lain hari atau mengungkitnya lagi.
3. Bantu
Meskipun kamu membuat keputusan untuk menerima kekurangan suami, namun kamu tetap memiliki hak untuk membantunya menjadi manusia yang lebih baik. Paling tidak untuk memperbaiki kekurangannya itu.
Membantu suami harus dilandasi dengan pemikiran yang dewasa. Kalau hal tersebut tidak diterima dengan baik, maka kamu membutuhkan waktu dan cara yang lebih pelan untuk merayunya.
Tidak mustahil untuk membantu manusia menjadi lebih baik, lho. Namun kamu harus sabar dan jangan terkesan memaksakan.
4. Mendukung
Bukan mendukung kekurangannya, makin kamu harus berusaha untuk mendukung segala sesuatu yang menjadi kelebihan suami.
Ketika kamu memahami sisi buruk suami dan bisa menerimanya, maka langkah selanjutnya adalah kamu harus memahami kelebihannya dan mendukungnya untuk mengoptimalkan kelebihan tersebut.
Itu dia 4 cara menyikapi kekurangan suami. Yuk, sikapi dengan bijaksana, ya!
Baca Juga
-
Fenomena Mager di Pertengahan Ramadan, Ini 4 Penyebabnya!
-
5 Langkah Jitu agar Keuangan UMKM Tetap Sehat di Bulan Ramadan
-
5 Tips Ramadan Produktif ala Gen Z : Tetap Aktif Ibadah Maksimal!
-
Mau Tajir Mendadak? Ini 5 Bisnis Ramadan yang Selalu Laris Manis!
-
5 Strategi Keuangan di Bulan Ramadan yang Harus Kamu Kuasai
Artikel Terkait
-
Adam Suseno Pindah Agama Demi Inul Daratista, Kini Dituding Cuma Andalkan Penghasilan Istri!
-
ART Ditangkap di Mall, Usai Gasak Dolar Majikan di Hari Lebaran
-
Mau Buka Bisnis Rumahan, Ini Pilihan Pinjaman Modal Usaha Untuk Ibu Rumah Tangga
-
Ditinggal ART Mudik, Menteri Kehutanan Raja Juli Ambil 'Tugas' Menyapu dan Ngepel Rumah
-
Minat Kerja Jadi ART Infal Lebaran Naik 48 Persen, Tapi Kok Permintaan Malah Turun?
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya