Dalam pergaulan, anda tentu memahami dan mengetahui kehidupan keluarga maupun teman dekat anda. Ketika orang disekitar anda mengalami suatu masalah, anda mungkin saja bertanya-tanya apakah masalah tersebut akan berdampak pada kesehatan mental mereka, seperti depresi atau lainnya.
Depresi merupakan masalah kesehatan mental yang dapat dialami oleh siapapun dan tidak boleh diabaikan, baik oleh orang yang mengalami ataupun tidak mengalami.
Dikutip dari laman Power of Positivity berikut 6 tanda seseorang menyembunyikan depresi yang dialaminya:
1. Mengalami kenaikan atau penurunan berat badan yang berlebihan
Sebagian orang yang mengalami depresi cenderung mengalihkan rasa depresi yang mereka alami dengan mengkonsumsi banyak makanan. Sebagian lagi akan mengalami penurunan nafsu makan, yang berakibat pada penurunan berat badan yang drastis. Akibat depresi yang dialami mereka cenderung susah untuk menelan makanan. Jika anda melihat hal ini, tanyakan pada mereka mengenai masalah yang mereka hadapi.
2. Kelelahan yang berlebihan
Kelelahan yang berlebihan merupakan salah satu gejala depresi yang paling umum terjadi. Kelelahan mempengaruhi emosional, mental, dan fisik. Beberapa orang yang mengalami depresi merasa lelah dengan pekerjaan atau tanggung jawab keluarga.
3. Sakit terus-menerus
Meskipun depresi merupakan masalah kesehatan mental, hal ini ternyata berdampak pada fisik seseorang. Orang yang mengalami depresi rentan terkena penyakit karena tubuh mereka merespon stres. Hal ini mengakibatkan kadar kortisol tinggi sehingga sistem kekebalan tubuh melemah. Berikut beberapa penyakit yang sering dialami oleh orang yang depresi:
- Jantung berdebar
- Sesak nafas
- Pusing
- Sakit kepala
- Masalah pencernaan.
4. Memaksakan atau memalsukan senyum
Ketika seseorang menyembunyikan depresi yang dialaminya, mereka cenderung bertindak seolah-olah mereka bahagia. Mereka berusaha untuk selalu tampak ceria demi menyembunyikan pergulatan batin yang dialami karena takut mengecewakan orang disekitar mereka.
5. Mudah tersinggung
Orang yang menyembunyikan depresi mudah merasa sedih ataupun marah kepada orang-orang disekitarnya. Namun, tak jarang orang yang mengalami depresi menahan amarahnya dan bersikap seolah tidak ada yang terjadi.
6. Kehilangan minat
Ketika teman atau keluarga anda terlihat telah kehilangan minat pada hobi atau hal yang dulu mereka sukai seperti berhenti mengikuti kegiatan komunitas, mungkin saja mereka menyembunyikan depresi. Anda dapat berbicara dengan mereka mengenai alasan tidak lagi bersemangat atau berminat dengan hal-hal tersebut.
Dengan mengetahui tanda-tanda di atas, dapat membekali anda untuk memperhatikan dan membantu orang disekitar anda. Beri dukungan kepada mereka, ajak berbicara dan apabila mereka mulai berbicara mengarah kepada bunuh diri, segera hubungi dan minta batuan profesional.
Baca Juga
-
(G)I-DLE Pecahkan Rekor Grup dengan Pre-Order Mini Album 'I Feel' Melebihi 1,1 Juta Copy
-
Kunjungi Jun Beom, Karina dan Winter aespa Kesulitan Memakai Gendongan Bayi
-
Kembali Dapat Kritik, Kali Ini Drama Korea Doctor Cha Tuai Protes Keras dari Pasien Pengidap Crohn
-
Boy Group INFINITE Mengejutkan Penggemar dengan Perayaan 13 Tahun Debut
-
Jeon So Min Ungkapkan Kasih Sayang, Jawaban Yoo Jae Suk Undang Tawa
Artikel Terkait
-
4 Tanda Teman Pria Online Menyukaimu, Unggahan Direspons Cepat!
-
3 Alasan Seseorang Menolak Permintaan Tolong Teman, Pernah Mengalaminya?
-
Waspada Tanda Keausan Tidak Normal Ban Mobil
-
4 Tanda Kamu Sudah Siap Menikah Muda, Tidak Gegabah Mengambil Keputusan!
-
3 Tanda Kamu Memiliki Ikatan Batin dengan Pasanganmu, Merasakannya?
Lifestyle
-
5 Brightening Moisturizer di Bawah 50 Ribu, Wajah Kusam Jadi Lebih Glowing!
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
-
Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo
-
5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih
-
4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit
Terkini
-
Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam
-
Senja yang Meminjam Fajar
-
Bedah Makna Lagu 'Stuck' ENHYPEN: Kisah Cinta Egois Sang Vampir yang Berujung Bahaya
-
Ngeri! Puncak Bonus Demografi 2030 Bisa Jadi Bencana Lingkungan Kalau Kita Terus Abai
-
Kupas Tuntas 'Palu Arit di Ladang Tebu', Bukti Nyata Tragedi 1965 Tak Sekadar Hitam Putih!