Apabila kita menjadi seorang pemimpin atau atasan, baik di sebuah instansi, perusahaan, maupun organisasi, kita akan membawahi orang-orang dengan berbagai macam karakter. Kita sebut saja mereka sebagai anak buah kita.
Perbedaan sifat dan karakter yang dimiliki masing-masing anak buah membuat hubungan tidak selalu berjalan dengan mulus. Terkadang ada saja masalah yang bisa memicu perselisihan diantara anak buah kita. Jika dibiarkan, hal ini tentu bisa menimbulkan masalah yang lebih besar dan bisa mengganggu urusan pekerjaan.
Oleh sebab itu, kita harus bisa mengatasi perselisihan diantara anak buah kita dengan bijak. Usahakan menyelesaikan masalah tersebut tanpa menimbulkan masalah lainnya. Berikut ini adalah 4 tips yang bisa kita lakukan untuk mengatasi anak buah yang berselisih.
1. Memperjelas Permasalahan
Jika ada sebuah perselisihan, kita sebagai orang luar atau turut berselisih biasanya hanya mendengar desas-desus yang tidak jelas. Misalnya mengenai penyebab perselisihan, terkadang ada beberapa versi yang belum jelas mana yang benar.
Oleh sebab itu, apabila kita ingin menyelesaikan perselisihan tersebut, kita harus memperjelas terlebih dahulu permasalahan yang ada. Karena jika permasalahannya saja belum kita pahami dengan baik, maka langkah yang kita ambil pun bisa salah.
2. Jangan Pilih Kasih
Dari orang-orang yang berselisih, mungkin ada salah satu diantaranya yang memiliki kedekatan personal dengan kita, atau kita lebih menyukainya dibanding yang lain. Namun jangan sampai hal tersebut membuat kita menjadi pilih kasih.
Kita harus tetap bersikap adil dan menjadi penengah yang baik. Yang benar kita katakan benar, dan yang salah harus tetap kita katakan salah meskipun dia lebih dekat dengan kita.
3. Memisahkan
Jika masalah belum selesai, maka kita sebagai pemimpin bisa memisahkan orang-orang yang berselisih sementara waktu sampai mereka bisa menyelesaikan masalahnya dengan kepala dingin. Misalnya jika mereka berada dalam satu divisi, kita bisa memisahkannya di divisi yang berbeda agar masalah tidak mengganggu urusan pekerjaan.
4. Bersikap Tegas
Jika diperlukan, kita harus bisa mengambil sikap yang tegas atas perselisihan yang terjadi. Jika perselisihan tersebut urusan pekerjaan dan salah satunya bersalah dan merugikan perusahaan, maka kita bisa memberinya sanksi.
Selain itu, kita juga bisa memaksa orang-orang yang berselisih untuk segera berdamai. Jika masih terus berselisih, kita bisa mengancam akan memberikan sanksi tegas pada mereka.
Demikian 4 tips yang bisa kita lakukan untuk mengatasi anak buah yang berselisih. Jangan ragu-ragu!
Baca Juga
-
5 Dampak Keuangan yang Tidak Transparan: Bom Waktu dalam Rumah Tangga
-
Rumah Besar, Napas yang Sempit
-
Tepuk Sakinah Viral, Tapi Sudahkah Kita Paham Maknanya?
-
Bertemu Diri Kecil Lewat AI: Percakapan yang Tak Pernah Kita Siapkan
-
Dari Flu hingga Leptospirosis: 8 Penyakit Musim Hujan yang Harus Diwaspadai
Artikel Terkait
-
Terjaring Razia Satpol PP, PSK di Tangerang Pasang Tarif Mulai Rp 400 - 800 Ribu, Bisa Layani Hingga 8 Orang Per Hari
-
Polda Sumut Pindahkan Ratusan PMI ke Asrama Haji
-
Ditikam di New York, Ini Profil Penulis Salman Rushdie yang Hina Nabi Muhammad
-
Ratusan PMI Tujuan Kamboja Diamankan di Bandara Kualanamu Deli Serdang
-
Kim Jong-un Sakit Serius dan Demam di Tengah Wabah Covid, Salahkan Korsel
Lifestyle
-
3 Pilihan Body Mask Ekstrak Beras, Rahasia Kulit Auto Glowing dan Cerah!
-
Dari Jarum Turun ke Hati: Menyulam Ternyata Bisa Bikin Dopamin Happy!
-
3 Tablet Rp1 Jutaan Rasa Premium di 2026: Murah, Kencang, dan Layar Tajam
-
4 Acne Toner Lokal Zinc, Solusi Kontrol Produksi Sebum pada Kulit Berminyak
-
4 Tone Up Cream Alpha Arbutin Bikin Wajah Cerah secara Instan tanpa Abu-Abu
Terkini
-
Atlet Cha Jun Hwan Gabung Fantagio, Siap Berkarier sebagai Sportainer
-
Air Terjun Kapas Biru: Primadona Lumajang yang Eksotis di Lereng Semeru!
-
Midah Si Manis Bergigi Emas: Ketika Perempuan Menggugat Moralitas Semu
-
Jual Jiwa Demi Konten: Film Aku Harus Mati Sentil Realita Ambisi Modern
-
Dilema Generasi Muda Masa Kini: Antara Gaya Hidup dan Kecemasan Finansial