Sifat manja biasanya identik dengan anak-anak. Padahal, orang dewasa juga masih bisa memiliki sifat manja. Orang yang mengaku sudah dewasa seharusnya tidak lagi menunjukkan sifat kemanjaan khas anak-anak atau remaja.
Sifat manja bisa kita atasi dengan beberapa kebiasaan baik. Jika dibiarkan terus menerus, sifat manja yang terus melekat bisa menghalangi kita untuk berkembang dan menjadi lebih baik. Sifat manja juga biasanya identik dengan ketidakmandirian.
Berikut ini adalah beberapa kebiasaan baik yang bisa kamu terapkan dan jadikan patokan untuk menghindari sifat manja. Yuk terapkan!
1. Hilangkan sifat kekanakkan ketika ada masalah
Pernah melihat anak kecil ketika sedang dihadapkan pada sebuah masalah? Mereka biasanya akan cenderung menyalahkan orang lain atau menyalahkan keadaan.
Mereka tidak peduli dengan penyelesaian, karena fokus utamanya adalah masalah itu sendiri. Jika kamu ingin menghilangkan sifat manja, hilangkan sifat kekanakkan dalam dirimu ketika kamu menghadapi masalah.
2. Bertanggung jawab terhadap pilihanmu
Semakin dewasa seseorang, maka ia akan dituntut untuk semakin pandai memilih. Mulai dari pergaulan, gaya hidup, pendidikan, karier, dan lain sebagainya.
Sebagai orang dewasa, kamu harus bisa bertanggung jawab terhadap pilihan yang sudah kamu pilih tersebut. Jangan biarkan sifat manja menghalangimu.
3. Jangan menaruh harapan besar pada orang lain
Kebiasaan ketiga yang harus kamu bangun adalah jangan terbiasa menaruh harapan yang besar kepada orang lain. Kita tidak pernah tahu apa yang akan orang lain lakukan.
Menaruh harapan dengan mudah hanya akan membuat kita jadi mudah kecewa. Sifat kekanakkan akan memaksa kita untuk bergantung pada orang lain.
4. Perbanyak pengalaman pribadi
Agar kamu bisa menjadi seseorang yang dewasa, jadilah pribadi yang memiliki banyak pengalaman. Seperti pepatah yang mengatakan bahwa pengalaman adalah guru terbaik, jadi jangan ragu untuk mencoba berbagai hal selama itu memiliki dampak positif.
5. Buat keputusan sendiri
Zaman sekarang, kita bisa dengan mudah meminta penilaian orang lain. Misalnya, pilihan baju yang akan dibeli, kita bisa meminta bantuan orang yang bahkan tidak kita kenal melalui media sosial.
Perilaku ini sebenarnya hanya akan membuat kita terus bergantung pada orang lain. Hilangkan sifat ini. Belajarlah untuk membuat keputusan sendiri, jangan terlalu mengandalkan penilaian orang lain.
Itulah lima kebiasaan baik yang bisa kamu terapkan dalam kehidupan sehari-hari agar tidak terjebak dalam sifat manja. Orang yang mengaku dewasa harus bisa menunjukkan bahwa dia memang dewasa, bukannya malah bersifat manja dan tidak bisa mandiri.
Baca Juga
-
Ulasan Toko Jajanan Ajaib Zenitendo 5: Masalah Baru Datang, Nyonya Beniko Kelabakan!
-
4 Rekomendasi Buku dari Hyunjin Stray Kids, Ada 'Vegetarian' hingga 'Almond'!
-
Mengenang Keigo Higashino, 5 Film Adapatasi Ini Suguhkan Premis Unik
-
Putuskan Hengkang dari JYP Entertainment, Jeongyeon: TWICE Pusat Hidup Saya
-
Realita Pejalan Kaki: Fasilitas Tak Mumpuni hingga Stigma Miring Orang Lain
Artikel Terkait
-
4 Sikap Ini Membuatmu Menjadi Pribadi yang Mandiri, Ayo Terapkan!
-
Kontraktor CS RSUD Taman Husada Terima SP 3, Diberi 14 Hari untuk Bayar Gaji Pekerja
-
Viral Wanita Mabuk Hisap Lem sambil Gendong Bayi, Publik: Ini Korban Laki-laki Tidak Bertanggung Jawab Pastinya
-
Livin by Mandiri, Cara Daftar Anti Ribet
-
Bukan Cuma di RSUD Taman Husada, Gaji CS di Sekda Kota Bontang juga Nunggak
Lifestyle
-
Cegah Penuaan! 4 Serum Anti-Aging Korea Kunci Wajah Awet Muda dan Kenyal
-
Semarak HUT RI, Ini 5 Lomba Tradisional dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor
-
4 Rekomendasi HP Samsung RAM 12 GB Terbaik Agustus 2026, Performa Ngebut untuk Multitasking
-
HP 64 GB Mulai Lemot? Coba 6 Trik Sederhana Ini sebelum Ganti Ponsel
Terkini
-
Ulasan Film Seni Merayu Tuhan: Refleksi Sunyi Anak Muda Mencari Arah Hidup
-
Dentuman Sound Horeg di Kuburan dan Masjid: Hiburan atau Sudah Kelewat Batas?
-
Review Kung Fu Soccer: Terlalu Absurd Disebut Film Tentang Sepak Bola, Apakah Layak Ditonton?
-
Bli Nyoman dan Desa Les: Ketika sebuah Desa Tumbuh tanpa Kehilangan Akarnya
-
Dari Party ke Padel, Cara Gen Z Mengubah Arti Nongkrong