Dalam bahasa Jepang, sake disebut nihonshu. Minuman ini merupakan minuman beralkohol dari Jepang yang dibuat dari bahan beras fermentasi. Minuman ini begitu terkenal dan menjadi minuman wajib ada di daftar menu. Itulah sebabnya resto, kedai makan dan bar pinggir jalan Jepang kerap menyajikan sake kepada pelanggannya. Karena ketertarikan orang asing terhadap makanan Jepang semakin meningkat, sake menjadi minuman yang tidak boleh terlewat yang kemudian terkenal sampai ke seluruh dunia.
Nah, salah satu sake yang populer di Jepang adalah Niigata sake. Apa sih keistimewaan Niigata sake sehingga diagungkan banyak orang yuk kita simak informasi yang dikutip dari lama Guidable berikut ini.
Apa Saja Ciri-ciri Sake yang Baik?
Sake terbuat dari beras yang berkualitas, air dan ragi. Semua bahan tersebut dicampur dan difermentasi dalam metode yang tepat dan teknologi yang dikembangkan. Anggur beras yang dihasilkan kemudian disaring atau difilter. Sake hasil fermentasi memiliki kadar alkohol sebesar kurang lebih 15-45%. Profil rasanya kebanyakan ringan, dan crisp, dan memiliki cita rasa buah yang dalam serta lebih substansial.
Sake cocok disajikan dengan hampir semua jenis makanan Jepang, terutama makanan yang memiliki cita rasa tradisional yang lembut. Niigata menjadi kawasan penghasil sake terbaik di Jepang. Lahannya subur sehingga beras yang jadi bahan utama pembuatan sake tumbuh subur di sana.
Selain itu, Niigata juga memiliki iklim ideal yang cocok untuk proses fermentasi sake, sehingga menghasilkan sake dengan cita rasa yang lembut, jernih dan halus. Itulah kenapa di kawasan ini banyak tempat pembuatan sake dan resto yang menawarkan santapan lezat teman minum sake.
Mengapa Sake Niigata Begitu Istimewa?
Seperti yang disinggung di atas, Niigata secara alami diberkahi alam yang ideal untuk pembuatan sake. Niigata sake menjadi istimewa karena hal-hal di bawah ini.
Air
Air merupakan bahan yang penting dalam membuat sake. Pasalnya 80% dari sake terdiri dari air. Untungnya, intensitas hujan salju yang tinggi di Niigata membuat pasokan air segar dan murni menjadi tidak terbatas. Ini sangat menguntung para pembuat sake di kawasan ini.
Iklim
Musim panas di Niigata mendukung pertumbuhan padi. Selain itu, musim dingin di sini menyediakan pasokan air tidak terbatas. Tokyo memiliki 677 jam siang hari di bulan Juli, sedangkan Niigata kebagian 1020 jam.
Beras
Selain air, beras adalah bahan yang vital dalam pembuatan sake. Kombinasi suhu ideal dan banyaknya air menghasilkan beras yang pulen dan lezat. Dataran di sepanjang pantai ditumbuhi sawah, sementara itu sawah terasering di kawasan Niigata tidak kalah subuh.
Budaya
Sake bukan hanya produk, tapi sudah dianggap sebagai budaya di Niigata. Sejarahnya bisa ditelusuri ke masa di tahun 1550 saat penduduk Niigata melakukan bertransmigrasi untuk bekerja di pembuatan sake di Kinki. Setelah belajar teknik pembuatan sake, para pekerja ini pulang kampung dan mendirikan pabrik sendiri. Teknik pembuatan sake kemudian disempurnakan oleh generasi selanjutnya, sehingga kini berkembang dan sake menjadi budaya yang tidak terpisahkan.
Nah, sake banyak tersedia di izakaya dan bar. Bar internasional juga banyak menyajikan sake jepang asli. Tapi jika ingin mencicipi sake asli Niigata, berkunjunglah langsung ke wilayah Prefektur Niigata.
Baca Juga
-
5 Fakta Zom 100: Bucket List of the Dead yang Bikin Penasaran Penggemar
-
4 Rekomendasi Anime untuk Kamu yang Menyukai Cerita Bertema Zombie
-
Rekomendasi 4 Tontonan Menarik di Disney yang Tayang Bulan Juli 2023
-
Jujutsu Kaisen 2: Sinopsis dan Penjelasan Karakter Kunci di dalam Serialnya
-
Prosesi Sangjit, Seserahan ala Tionghoa yang Dijalani Anak Hotman Paris
Artikel Terkait
-
Disindir Dedi Mulyadi gegara Liburan ke Jepang, Bupati Lucky Hakim Punya Utang Rp5 M Lebih
-
Harga Tiket Pesawat Medan-Batam Tembus Rp17 Jutaan, ke Jepang Cuma Rp5 Juta
-
Kenapa Jepang Sering Terjadi Gempa Bumi? Prediksi Mengerikan di Palung Nankai Bikin Khawatir
-
Diulti Dedi Mulyadi, Lucky Hakim Diduga Liburan tanpa Izin ke Jepang usai 2 Bulan Jabat Bupati
-
Bikin Hati Adem, Ini 3 Novel Jepang Berlatar Toko Buku dan Perpustakaan
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya
-
Lawan Yaman, Evandra Florasta Beri Sinyal Timnas Indonesia akan Makin Gacor