Banyaknya crazy rich bermunculan di jagad media sosial membuat publik terkadang heran bagaimana agar mendapatkan uang dengan begitu mudahnya hingga bisa membeli barang-barang dengan nilai fantastis.
Walau nyatanya sebagian crazy rich tersebut ada yang sampai mendekam di jeruji besi akibat harta yang didapatkan ternyata dari hasil money laundering.
Mungkin banyak orang merasa takjub bagaimana para crazy rich itu mendapatkan kekayaan yang tak ternilai banyaknya. Namun, sebagian lagi merasa hal-hal yang dipamerkan hanyalah bualan belaka demi sebuah eksistensi dan konten semata. Padahal, terdapat hal yang bisa mengintai dari perilaku flexing atau pamer tersebut.
Beberapa Hal yang Bisa Terjadi Akibat Perilaku Flexing di Dunia Maya
Merangkum dari berbagai sumber, terdapat beberapa hal yang bisa terjadi dari perilaku flexing adalah sebagai berikut.
1. Bisa memancing penjahat melakukan tindak kriminal
Jika terus menerus show off kekayaan di depan publik tentu saja hal tersebut mampu mengundang penjahat untuk melakukan tindak kriminal seperti merampok atau menyandera sang pelaku flexing untuk mendapatkan sejumlah uang. Jangan karena flexing, nyawa bisa melayang.
2. Dilirik DJP (Direktorat Jenderal Pajak)
Menkeu Sri Mulyani pernah membahas perihal crazy rich yang suka pamer. Ia mengatakan jika hal tersebut bagus karena memudahkan DJP dalam memeriksa kepatuhan seseorang membayar pajak. Crazy rich wajib membayar pajak, jangan sampai harta banyak, namun lupa kewajiban sebagai warga negara.
3. Memiliki teman yang tidak tulus
Karena selalu mencoba menarik perhatian dengan kekayaan, maka hal tersebut menimbulkan hubungan pertemanan yang tidak tulus. Bisa jadi teman-teman crazy rich tersebut hanya menginginkan benefit dari pertemanan yang mereka jalin.
4. Menjadi angkuh
Merasa dapat memiliki segalanya dengan mudah, maka hal selanjutnya yang terjadi adalah sifat angkuh yang timbul karena harta dan privilege yang dimiliki oleh sang crazy rich. Dengan alasan apapun sifat angkuh sangat tidak baik dan bisa menjauhkan seseorang dari teman yang lain.
Itu tadi beberapa informasi mengenai hal yang bisa terjadi jika melakukan tindakan flexing di media sosial. Semoga kita semua dijauhkan dari sifat pamer yang nantinya akan merugikan diri sendiri. Jangan lupa bekerja keras agar bisa menjadi crazy rich berikutnya, namun tanpa pamer ya!
Baca Juga
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Shaun the Sheep Kembali di Film Baru, Hadapi Monster Misterius di Halloween
-
Five Nights at Freddys 3 Mulai Digarap, Gandeng Penulis Film It Follows
-
Klara and the Sun Tampilkan Jenna Ortega Jadi Robot AI Penumpas Kesepian
-
Dilema Orang Tua Cari Sekolah Anak: Negeri Rumit, Swasta Tak Ada Duit
Artikel Terkait
-
Intip Fitur Keamanan Baru dari Instagram, Orang Tua Bisa Pantau Akun Anaknya Tanpa Ketahuan
-
Kemenkominfo Berikan Pelatihan Untuk Alihkan Sindrom FOMO dengan Jomo
-
Akun Resmi Instagram dan Twitter Clarence House Ditutup
-
Sebut Ustazah 'Tolol', Eko Kuntadhi Sudah Hapus Cuitan Terkait Video Ning Imaz
-
Dianggap Hina Anak Tokoh NU, Ketua Ganjarist Eko Kuntadhi Bakal Minta Maaf ke Pesantren Lirboyo
Lifestyle
-
4 Pilihan Cushion Mini, Solusi Praktis Touch-Up di Mana Saja
-
Cuaca Panas? 5 Face Mist untuk Cegah Kulit Kering dan Breakout
-
4 Micellar Water Glycerin Kunci Wajah Lembap Maksimal dan Skin Barrier Kuat
-
Budaya Blokecore: Ekspresi Gaya Hidup Urban Pencinta Sepak Bola
-
Masih Hangat!Honor X80 Pro Max Resmi Debut 22 Juni:Usung Baterai 11.000 mAh dan Layar 10.000 Nits
Terkini
-
Ulasan Film Tanah Runtuh: Tragedi Kemanusiaan Poso yang Menguras Air Mata
-
Piala Dunia 2026: Cetak Rekor, Erling Haaland Kian dekat Raih Gelar Topskor
-
Prediksi Curacao vs Pantai Gading: Misi Panas Kedua Tim di Philadelphia
-
The Bodyguard From Beijing: Film Jet Li yang Bikin Masa Kecil Kita Berdebar-debar
-
Analisis Taktik Ekuador vs Jerman: Die Mannschaft Jaga Mental Juara