Nature vs nurture, kamu pernah mendengar kedua istilah di atas? Sebenarnya apa perbedaan dari keduanya? Nature itu dapat diartikan sebagai potensi diri yang sudah ada menetap sejak dalam kandungan. Biasanya nature berhubungan dengan genetik seseorang. Sedangkan, nurture adalah potensi diri yang bisa kamu dapatkan dari lingkungan sekitar. Biasanya, segala hal yang ada di sekitarmu akan membawamu pada nurture.
Nature dan nurture memiliki peranannya masing-masing dalam kehidupan seseorang. Nature biasanya mencakup bakat, penampilan fisik, dan kepribadian, sedangkan nurture membentuk kebiasaan-kebiasaan yang muncul dalam diri kita. Tidak menutup kemungkinan bahwa nurture juga dapat membentuk karakter seseorang.
Agar diri kita bisa berkembang secara optimal, kita harus bisa mengenali potensi diri, baik nature maupun nurture. Kita bisa mencoba mengenal potensi di dalam diri dengan mengajukan beberapa pertanyaan kepada diri sendiri. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang bisa kamu ajukan kepada diri sendiri untuk menggali dan mengenal potensi yang kamu miliki.
1. Apa minat yang tertanam dalam dirimu?
Pertanyaan pertama yang bisa diajukan kepada diri sendiri untuk mengenal dan menggali potensi diri adalah dengan mengajukan pertanyaan minat apa yang tertanam dalam diri kita. Penting bagi kita untuk mengetahui hal apa saja yang dapat menimbulkan minat kita dan seberapa besar rasa ketertarikan kita pada minat tersebut.
2. Apa kamu percaya diri untuk mengembangkan potensi diri?
Pertanyaan kedua yang dapat diajukan adalah apakah kita cukup memiliki kepercayaan diri untuk mengembangkan potensi diri? Kepercayaan diri adalah kunci utama untuk mengembangkan potensi yang ada pada diri kita. Tanpa rasa percaya diri, kita akan kesulitan untuk terus berkembang dan meningkatkan potensi yang kita miliki.
3. Apa kamu mendapat dukungan dari sekitarmu?
Pertanyaan terakhir yang dapat ditanyakan kepada diri sendiri adalah apakah kita mendapatkan dukungan dari lingkungan dan orang-orang di sekitar? Lingkungan beserta orang-orang yang ada di sekitar kita dapat berpengaruh kepada keputusan yang akan kita ambil. Segala bentuk dukungan dari lingkungan sangat penting bagi pengembangan potensi diri yang kita miliki.
Itulah tiga pertanyaan yang bisa kamu ajukan kepada diri sendiri untuk mengenal dan menggali potensi diri yang kamu miliki. Kamu harus bisa mengenalinya sesegera mungkin agar potensi itu bisa kamu kembangkan dan manfaatkan dengan baik.
Baca Juga
-
Juhoon Stoic Bukan Cerita Rakyat, Kini Rekomendasikan Buku Karya Seneca
-
Ulasan Minggat: Lima Sekawan Hadapi Penyeludup Misterius di Pulau Kirrin!
-
Buku Bisnis hingga Harry Potter, Intip 5 Bacaan Indra Priawan
-
3 Buku Parenting Rekomendasi Nikita Willy, Sukses Didik Anak Tumbuh Optimal
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
Artikel Terkait
-
Tes Kepribadian: Ingin Mengetahui Keadaan Batin dan Bakat Anda? Cobalah Cek di Sini!
-
Makin Memanas, Babak Semifinal Indonesia's Got Talent Tayang Malam Ini
-
6 Cara Belajar Softskill untuk Tingkatkan Potensi Diri
-
3 Cara Menjadi Ahli di Suatu Bidang yang Harus Kamu Ketahui
-
Lebih Mudah Dapat Inspirasi, Reza Rahadian Ajak Anak Muda Tak Takut Kembangkan Bakat
Lifestyle
-
5 Mix and Match Outfit Santai ala Kim Young Kwang, Dijamin Nyaman Seharian!
-
Angkat Sel Kulit Mati! Ini 5 Body Scrub Kelapa untuk Kulit Halus dan Lembap
-
Mengintip Redmi Note 17 Pro Max 5G: Bawa Baterai Jumbo, 100W HyperCharge, dan Bodi Tangguh
-
HONOR X9e Pro Resmi Rilis, Baterai 11.000 mAh Bikin HP Ini Serasa Membawa Powerbank
-
5 HP Rp3 Jutaan dengan Baterai Jumbo dan Performa Ngebut
Terkini
-
35 Tahun Puasa Gelar, Timnas Indonesia Selangkah Lagi Raih Trofi
-
Sinopsis Drama One of a Kind Romance: Kisah Cinta Artis dan Asisten
-
Seni Menghargai Ketenangan Diri, Lebih Berani Berkata Tidak pada Banyak Hal
-
Novel Izinkan Aku Mencintaimu: Saat Harus Mengurus Pernikahan Mantan
-
Memahami Duka dan Continuing Bonds dalam Voicemails for Isabelle