Tentu kita semua sepakat bahwa kita akan hidup berdampingan dengan orang lain, hubungan sosial menjadi kebutuhan agar bisa saling membutuhkan. Namanya juga hidup berdampingan dengan orang lain tentu akan ada aturan, adab, dan etika yang harus diperhatikan.
Kita tidak akan mungkin bisa berbuat semena-semena dan berbuat semau kita saja. Hal yang pasti bahwa dalam setiap perbuatan yang kita lakukan mesti memperhatikan dampaknya pada orang lain, tentu ada hak dari orang lain yang mesti kita patuhi.
Jika kita selalu mempertahankan ego sendiri tanpa memperhatikan orang lain, ujungnya bisa saja jadi petaka dan keributan, hingga mengundang permusuhan. Maka jelas kondisi itu tidak patut untuk diterapkan. Bukan hanya hal besar yang mesti kita perhatikan, tetapi hal sepele sekalipun. Entah itu terkait soal tutur kata, sopan santun, dan cara berpakaian.
Mengutip dari akun Instagram @mudahbergaul, setidaknya ada empat etika dasar yang sering dilupakan.
1. Menghargai waktu orang lain
Kadang kala kita terlalu menyepelekan soal waktu orang lain. Misalnya sering jam karet atau tidak ontime. Sedekat apapun kita terhadap seseorang tetap kita harus menghargai waktunya. Meskipun mereka terlihat gabut-gabut aja, tetapi kita harus menghargai waktu tersebut.
Memang di Indonesia budaya jam karet masih kental, namun jelas kondisi itu tidak patut untuk diteruskan. Selain melanggar etika dasar, juga dapat menghambat proses pengembangan diri.
2. Meminta maaf kalau berbuat salah
Sering juga sekarang ada yang kita lihat meminta maaf ketika bersalah sering disepelekan, bahkan dianggap formalitas saja. Parahnya lagi kalau ada yang playing victim. Tidak mau minta maaf dan mencari berbagai cara agar orang lain yang terlihat salah. Jelas kondisi seperti ini memprihatinkan jika tetap dipertahankan.
3. Bilang tolong kalau butuh bantuan
Mengucap kata tolong juga banyak yang melupakan saat ini. Meskipun hanya sekadar mengambilkan kunci, tutup pintu atau apapun itu, ngucap tolong itu tetap perlu. Atau meskipun sama orang yang saling dekat pun, mengucap kata tolong juga sangat perlu.
4. Mengatakan makasih setelah mendapat bantuan dari orang lain
Mendapatkan bantuan dari orang lain biar sekecil apapun itu, juga tetap perlu mengucapkan ucapan terimakasih. Karena memang sudah sewajarnya ketika kita mendapatkan bantuan dari orang lain, ya kita bilang terimakasih.
Nah, itulah empat etika dasar yang sering dilakukan dan disepelekan, semoga saja kita bisa sadar bahwa etika tersebut masih relevan dalam kehidupan kita, maka penting untuk merawatnya.
Sebagai pengingat bagi diri sendiri, maka penting untuk membiasakan lagi dengan berani mengakui kesalahan dan meminta maaf kalau bersalah, jangan melupakan tiga kata penting ini maaf, tolong, dan terimakasih, serta bisa menghargai usaha, waktu dan kehadiran orang lain.
Baca Juga
-
Laki-Laki Tidak Boleh Nangis? Siapa Sih yang Buat Aturan Aneh Itu?
-
Sampah dan Dosa Kecil yang Dianggap Biasa
-
Dompet Tak Berbunyi, Saldo Diam-Diam Mati: Dilema Hidup Serba Digital
-
Niat Jahat yang Tidak Sampai: Ketika Hukum Tidak Selalu Perlu Ikut Panik
-
Uang Tidak Bisa Membeli Kebahagiaan Adalah Kebohongan Terbesar yang Kita Percaya
Artikel Terkait
-
4 Ciri yang Menunjukkan kalau Pasangan Mustahil untuk Selingkuh
-
5 Cara Terbaik untuk Membuat Rekan Kerja Menyukaimu
-
Mengenal 4 Tipe Attachment Style dalam Menjalin Sebuah Hubungan
-
Bukan Good Looking, 5 Hal Ini lho yang Bikin Hubungan Asmara Terus Harmonis
-
5 Tanda Pasanganmu Selingkuh, Nomor 3 Sering Terjadi
Lifestyle
-
Lawan Kulit Kering! 4 Hydrating Mist Jaga Wajah Tetap Lembap Sepanjang Hari
-
Tak Perlu Mesin POS Mahal, 5 Tablet LTE Ini Cocok untuk Kasir Cafe dan UMKM
-
Cari Wangi Vanilla yang Gak Bikin Pusing? Coba 5 Rekomendasi Body Mist Ini!
-
Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?
-
Anak Sering Minta Jajan? 6 Cara Cerdas Ubah Permintaannya Jadi Pelajaran Uang
Terkini
-
Skincare Routine ke Beauty Consumerism: Self-Care Dijadikan Alasan Belanja?
-
Bertabur Bintang! Kim Yeon Koung, Lee Junho, dan Kazuha Resmi Jadi Staf Baru di Kian's Bizarre B&B 2
-
Bukan Hanya Romance: Bagaimana Trilogi 'Before' Memotret Realisme Hubungan
-
Tayang Oktober, Drakor Final Table Bagikan Keseruan Pembacaan Naskah
-
Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?