Kita semua pasti pernah merasakan jatuh cinta pada lawan jenis. Namun, tak jarang hal tersebut juga diiringi oleh perasaan khawatir saat kita tahu bahwa orang yang kita sukai sedang dekat juga dengan orang yang lain. Ada perasaan khawatir jika tidak dipilih, dan perlu kamu tahu hal tersebut merupakan akar dari insecurity. Jika kamu mengalaminya, mungkin ini saatnya kamu perlu evaluasi kembali perasaanmu.
Yang harus kita sadari, bahwa rasa berharga itu ada karena kamu itu utuh sebagai ciptaan Tuhan yang berharga. Bukan karena seseorang yang memilihmu. Meski ada peran penting dari hal itu terhadap perasaanmu, tapi ketika kamu menjadi dirimu sendiri, yang secure. Kamu tidak akan khawatir, ketika seseorang tidak memilihmu. Karena itu tidak akan mengurangi sedikitpun nilai berhargamu.
Hasrat untuk selalu dapat diterima oleh orang lain, dapat merusak kemampuan kita untuk mengejar kehidupan yang kita impikan.
Jika orang yang kita inginkan atau kita sukai tidak memilih kita, ya mungkin karena ia belum siap, atau kamu bukan tipenya. Nah, bagaimana jika dia "tipe kamu banget" tapi tetap betepuk sebelah tangan? Ya tidak mengapa, dalam hidup ada kalanya kita perlu belajar menerima kenyataan, dan itu justru lebih baik lho. Sadari, tidak semua hal dalam hidup kita harus berjalan sesuai dengan rencana kita.
Jika kita tetap memaksa, hubungan yang kamu bangun tidak akan seimbang. Sebab kamu akan selalu melihat dia sebagai pihak yang lebih penting atau berharga, tapi kamu sendiri tidak merasa dirimu penting.
Ya memang, dia idaman kamu dan untuk sejenak kamu merasa hebat bisa mendapatkan dia. Tapi apa benar kamu merasa bahagia? Karena kalau kamu jujur pada dirimu sendiri, kamu jauh lebih membutuhkan seseorang yang bisa membalas perasaanmu dengan level yang sama. Karena level cinta dan komitmen yang sama itulah yang bisa membuatmu menjadi bahagia dan hubunganmu berumur panjang.
Jadi sekali lagi, jangan takut tidak dipilih oleh orang lain. Hubungan yang sehat adalah ketika masing-masing pasangan saling memberi tanpa mengharap imbalan dari pasangan. Sejatinya, jauh lebih membahagiakan bersama dengan orang yang tepat yang memilihmu daripada bersama dengan orang yang kamu inginkan tapi tidak memilihmu.
Baca Juga
-
Hari Buruh Internasional: Seruan Perubahan untuk Dunia Kerja
-
Buka Kembali Kenangan Lama Lewat Google Maps dan Earth
-
Belajar Jadi Seru: 7 Cara Pilih Aplikasi AI yang Cocok untuk Anak
-
Chatbot vs Agen AI: Kenali Perbedaannya sebelum Memilih
-
Tren Masa Depan AI Action Figure: Mainan dengan Kecerdasan Buatan
Artikel Terkait
-
Unggah Video Parodi Arya Saloka Seolah Tak Kenakan Celana, Denny Sumargo Diamuk Emak-Emak Fans Aldebaran Ikatan Cinta
-
Viral Cewek Minta Pengendara Parkir di Tempat Lain Karena Cemburu, Publik: Insecure Banget?
-
Mengenal Words of Affirmation, Bahasa Cinta yang Diungkapkan Lewat Kata-Kata
-
IKATAN CINTA: Elsa Kecewa Tak Diundang Jessica ke Pertemuannya dengan Nino, Alhasil Nekat Lakukan Ini
-
Begini Cara Cinta Laura Manfaatkan Kesuksesan Untuk Bisa Bantu Orang yang Membutuhkan
Lifestyle
-
4 Ide OOTD Soft Girly ala Winter aespa untuk Look Feminin Simpel
-
Tak Perlu Antre! Ini 4 Cara Cek Rest Area yang Tidak Padat saat Mudik
-
5 Tips Perawatan Wajah agar Tetap Lembap dan Fresh saat Mudik
-
4 Mix and Match Outfit ala Jeon Somi untuk Look Effortless tapi Chic!
-
4 Skin Tint Coverage Ringan dengan SPF 30 yang Nyaman Dipakai Sehari-hari
Terkini
-
Review Buku Adaptasi: Menyikapi Fase Perubahan dalam Kehidupan Umat Manusia
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
-
Film Reminders of Him, tentang Cinta dan Penebusan Dosa yang Menggelora
-
Ucapan 'Mohon Maaf Lahir dan Batin' saat Idulfitri: Benarkah Selalu Tulus?
-
7 Drama Park Jin Young yang Wajib Ditonton, Still Shining Jadi yang Terbaru