Penyesalan selalu datang diakhir waktu, dan ketika itu terjadi, maka tidak ada gunanya lagi kita berandai-andai. Sebenarnya banyak yang dapat kita cegah agar tidak menyesal, dan sudah banyak informasi di sekitar kita yang dapat kita akses untuk mempelajari apa saja yang dapat kita lakukan agar terhindar dari penyesalan dalam hidup. Termasuk mempertimbangkan untuk tidak melakukan beberapa hal di bawah ini.
1. Ragu karena berbeda
Pada dasarnya semua orang terlahir berbeda, mulai dari latar belakang yang berbeda hingga minat bakat yang berbeda. Tak perlu ragu atau malu jika kamu berbeda dengan orang-orang disekitamu, termasuk menurunkan standarmu.
Sebab, jika kamu sengaja menurunkan standar hanya karena pendapat orang lain, maka kamu akan kehilangan dirimu. Perlu kamu ingat, masa depan indah yang ingin kamu raih, bukan dibangun dari penilaian orang lain. Melainkan dari semua usaha dan doa yang kamu lakukan.
2. Sudah tahu salah, malah diteruskan
Kamu boleh melakukan 1 kesahalan, tapi jangan coba-coba melakukannya lagi atau meneruskan kesalahanmu karena alasan sudah terlanjur terjadi. Hal itu akan menjadi sebuah kebiasaan yang akan sulit kamu ubah. Bahkan jika dibiarkan terus-menerus, tanpa sadar kamu akan membenarkan kesalahanmu.
3. Asal pilih circle
Jadilah selektif untuk memilih lingkunganmu, sebab lingkungan yang baik dapat memberi dampak atau pengaruh yang baik untukmu. Orang lain yang belum benar-benar mengenalmu juga akan menilaimu dari orang-orang yang ada disekitarmu.
4. Seolah tak butuh Tuhan
Ketika kamu menghilangkan iman di dalam hati hanya karena kamu merasa semuanya melelahkan, atau hidupmu berantakan. Maka itu sama saja kamu merasa sombong, dengan kondisi yang seperti itu harusnya menjadi alasan yang bagus untuk makin dekat dengan Tuhan. Sadari, kita hanya manusia yang berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah.
5. Menjadi religius hanya karena personal branding
Jangan heran jika orang lain menaruh ekspektasi tinggi terhadapmu yang terlihat religius di mata mereka, dan terimalah risikonya. Bukan berarti tidak boleh berpenampilan soleh, hanya saja tidak tepat jika kamu memilih menjadi religius hanya untuk kepentingan branding. Biarlah Tuhan yang menilai dan mengukur imanmu.
Demikianlah hal-hal yang jangan coba-coba kamu lakukan dalam hidupmu, kecuali kamu mau menanggung risikonya. Semoga bermanfaat untukmu.
Tag
Baca Juga
-
4 Bank yang Menawarkan Keuntungan dengan Produk Paylater
-
7 Pelajaran Berharga untuk Hindari Jeratan Pinjol, Belajar dari Kasus Bedu
-
8 Cara Menghindari Penghapusan Akun Gmail oleh Google
-
Ulasan Buku Effortless, Karena Tak Semua Harus Sesulit Itu: Tetap Produktif Tanpa Stres
-
Trik Jitu Mahasiswa: Kuasai Statistik dengan 6 Metode Efektif!
Artikel Terkait
-
Anggota TNI AL Penembak Bos Rental Nangis Mohon Ampun di Pengadilan Militer: Anak Saya Masih Kecil
-
Bandung After Rain: Melankoli Cinta di Tengah Kehilangan dan Penyesalan
-
Thom Haye Menyesal: Sangat Malas!
-
Singgung Mantan Menyesal Meninggalkannya di Atas Panggung, Happy Asmara Disebut Belum Move On dari Denny Caknan
-
Menyesali Pilihan Hidup di Masa Lalu dalam Novel The Book of Two Ways
Lifestyle
-
4 Tips Kelola THR, Cara Cerdas Supaya Uang Gak Cepat Habis!
-
Dari Chic Hingga Edgy, Ini 4 Ide Outfit Hangout ala Beomgyu TXT
-
4 Ide Outfit Nyaman ala Kim Seon Ho, Simple dan Effortless Chic!
-
4 Facial Wash dengan Kandungan Probiotik, Jaga Keseimbangan Skin Barrier!
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
Terkini
-
Penurunan Harga BBM: Strategi Pertamina atau Sekadar Pengalihan Isu?
-
Anime Solo Leveling: Teori di Balik Sung Jin-Woo Mampu Mengerti Bahasa Monster
-
3 Rekomendasi Film tentang Kakak Beradik yang Mengharukan, Bikin Nangis!
-
Review Surga di Telapak Kaki Bapak: Drama Keluarga Spesial Lebaran
-
Jumbo: Langkah Berani Animasi Lokal di Tengah Dominasi Horor