Walaupun kita cinta negeri ini, tapi tetap saja harus diakui ada beberapa kebiasaan buruk banyak rakyat Indonesia yang mestinya bisa kita renungi bersama dan segera diubah. Dengan mengubah kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut, harapannya kita bisa menjadi negara yang lebih baik.
Lalu, apa saja kebiasaan buruk orang Indonesia yang mesti dibenahi? Untuk tahu kelanjutannya, simak terus pembahasan di bawah ini, ya!
1. Tidak sabar di lampu merah
Gak bisa dipungkiri, salah satu permasalahan sehari-hari yang bikin banyak orang frustrasi, adalah macet. Sayangnya, terkadang kemacetan tersebut disebabkan oleh ulah orang Indonesia sendiri. Misalnya saja, gak sabar dan ingin cepat-cepat.
Padahal, kondisi kendaraan yang banyak menyebabkan jalur lalu lintas agak tersendat. Ketidaksabaran ini kemudian memunculkan perilaku yang semakin memperparah kemacetan.
Sebagai contoh, tidak mengantre keluar dari batasan lampu merah. Atau sering kali lampu merah masih saja diterobos. Padahal, kalau mau bersabar sedikit saja, kemacetan yang terjadi mestinya gak parah.
2. Mudah terprovokasi
Kebiasaan buruk orang Indonesia lainnya, adalah mudah sekali terprovokasi. Hal ini berkaitan dengan literasi rendah dan gampangnya berasumsi.
Ketika mendapat berita panas, langsung heboh. Gak berpikir untuk cek dan cek dulu validitasnya. Hal ini yang sering kali bikin dunia nyata maupun dunia maya jadi ribut terus.
3. Jarang memakai helm
Kebiasaan tidak baik lainnya yang harus dibenahi, yaitu jarang memakai helm. Beralasan selama ini baik-baik saja tidak memakai helm, jadinya keterusan. Padahal, helm itu sejatinya untuk melindungi diri sendiri jika terjadi kecelakaan yang tak terduga.
4. Malas gerak
Seperti diketahui, kebiasaan gerak sangat berkaitan dengan kualitas kesehatan. Semakin jarang bergerak, maka risiko terkena penyakit serius semakin besar.
Sayangnya, banyak orang yang masih malas sekali untuk gerak. Sebagai contoh, mau ke mana-mana selalu mengandalkan naik motor. Padahal, berjalan kaki bisa sebenarnya. Tapi, gak mau capek!
Menuntut semua orang untuk berubah memang sulit. Akan tetapi, perubahan baik ini bisa dilakukan dari diri sendiri. Maka dari itu, kalau kamu termasuk yang suka melakukan kebiasaan-kebiasaan di atas, mulai sekarang dihindari, ya!
Baca Juga
-
Netflix Hadirkan Dokumenter Baru: Sisi Rentan Elvis Presley Terungkap!
-
Dokumenter 'Madaniya': Cara Mohamed Subahi Suarakan Revolusi tanpa Senjata
-
Blossom in Darkness: Drama China Romantis Horor yang Dibintangi Li Hongyi dan Sun Zhenni
-
Kabar Gembira! Aktor Song Joong-ki Umumkan Kelahiran Putri Keduanya di Roma
-
16 Tahun Vakum, Oasis Umumkan Konser Perdana di Korea
Artikel Terkait
-
Kenapa Wamen Stella Tak Percaya IQ Orang Indonesia Rata-rata Cuma 78? Ini Alasannya
-
Ulasan Buku Bad Habits, Kebiasaan Buruk Gen Z yang sering Dinormalisasi
-
Bahlil Ragukan Nasionalisme Orang Indonesia yang Kerja di LN, Anies: Nggak Ada Hubungannya...
-
Rafael Struick: Itulah Sifat Orang Indonesia
-
Orang Indonesia Pertama di Posisi Pemimpin Organisasi, Donna Priadi Jadi Managing Director Baru AmCham Indonesia
Lifestyle
-
Dari Chic Hingga Edgy, Ini 4 Ide Outfit Hangout ala Beomgyu TXT
-
4 Ide Outfit Nyaman ala Kim Seon Ho, Simple dan Effortless Chic!
-
4 Facial Wash dengan Kandungan Probiotik, Jaga Keseimbangan Skin Barrier!
-
Selain Donatur Dilarang Ngatur: Apakah Pria Harus Kaya untuk Dicintai?
-
Lebih Bahagia dengan Cara Sederhana: Mulai dari Micro-Moments of Happiness
Terkini
-
Review Surga di Telapak Kaki Bapak: Drama Keluarga Spesial Lebaran
-
Jumbo: Langkah Berani Animasi Lokal di Tengah Dominasi Horor
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Buka Kans Akhiri Titel Juara Bertahan Puluhan Tahun Wakil Singapura
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
-
Kandaskan CAHN FC, PSM Makassar Lanjutkan Hegemoni Persepakbolaan Indonesia atas Vietnam