Para remaja dalam menjalani kehidupannya memiliki berbagai tantangan yang dihadapi sendiri. Para remaja itu pada dasarnya sedang mencari jati diri mereka sendiri.
Di masa remaja seperti ini, mereka terkadang terjerat kenakalan remaja, ketergantungan yang tinggi pada teknologi, hingga bullying. Berikut adalah tantangan-tantangan yang sering dihadapi para remaja.
1. Bullying
Bullying adalah salah satu kekerasan yang sering dialami oleh para remaja. Terkadang, kasus bullying seperti ini tidak terdeteksi oleh para orang tua dan juga guru.
Para orang tua harus mulai menjalin komunikasi yang baik dengan anak. Orang tua harus mulai mengajarkan pada anak mereka untuk bisa mengatur emosi negatif mereka.
Orang tua juga harus memberikan pemahaman kepada anak bahwa bullying adalah hal yang buruk dan hal yang tidak baik untuk dilakukan.
2. Ketergantungan yang tinggi pada teknologi
Bukan menjadi rahasia lagi bahwasanya para remaja memang memiliki ketergantungan yang tinggi pada dunia teknologi dan gadget.
Para orang tua harus bisa membatasi penggunaan teknologi pada remaja. Hal yang bisa dilakukan pun beragam, salah satu caranya mungkin yaitu dengan cara melarang penggunaan gadget apabila anak belum mengerjakan tugas sekolah.
Dengan begitu, anak akan menyadari kewajiban mereka yang harus dikerjakan dahulu sebelum mereka bermain gadget.
3. Minuman keras
Kita semua pasti setuju bahwasanya minum minuman keras itu tidak baik bagi tubuh. Mengonsumsi alkohol akan meningkatkan risiko kerusakan otak.
Orang tua harus bisa memberikan edukasi sejak dini pada anak bahwa mengonsumsi minuman keras itu memberikan dampak negatif yang lebih tinggi dibandingkan dampak positifnya.
4. Kenakalan remaja
Masa remaja adalah masa-masa di mana anak-anak sedang mencari jati dirinya. Di masa ini pula, tidak heran anak-anak sering terjerat pada kenakalan remaja.
Terdapat beberapa alasan mengapa anak terjerat kenakalan remaja, bisa karena faktor internal atau faktor eksternal.
Peran orang tua di sini sangat dibutuhkan agar anak tidak terjerat kenakalan remaja. Orang tua harus lebih sering berkomunikasi dengan anak dan harus sering menghabiskan waktu dengan anak.
5. Mencari style mereka sendiri
Ini sangat normal bagi para remaja untuk mencoba style mereka sendiri dan mengikuti trends yang ada.
Di masa ini, para remaja pastinya memiliki preferensi tersendiri dalam memilih pakaian, selera musik, film, series, buku, dan lain sebagainya.
Itu tadi adalah tantangan besar yang biasanya dihadapi para remaja. Untuk bisa melewati berbagai tantangan tersebut, para orang tua harus tetap mengawasi anak-anak dan harus tetap menjalin hubungan komunikasi yang baik dengan anak.
Tag
Baca Juga
-
Van Dijk Ragu Kluivert Bisa Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia, Kenapa?
-
Marselino Debut di Oxford United: Main di Piala FA, Langsung Kartu Kuning
-
Kluivert Jadi Pelatih, Marc Klok Harap Bisa Kembali Dipanggil ke Timnas Indonesia
-
Kepada Media Belanda, Marc Klok Sebut Shin Tae-yong Pelatih Diktator
-
Elkan Baggott Sukai Postingan Kabar Kluivert Jadi Pelatih Timnas, Siap Comeback?
Artikel Terkait
-
Gerebek Markas Geng Tawuran di Kemayoran, Polisi Sita Celurit hingga Stick Golf
-
Dua Kelompok Remaja di Senen Tawuran Petasan Usai Salat Ied
-
Rocky Gerung Bongkar Borok Tim Komunikasi Prabowo: Justru Mendelegitimasi Presiden
-
Hasan Nasbi Suruh Jurnalis Tempo Masak Kepala Babi, Ustaz Felix Siauw: Gak Ada Adab!
-
Remaja di AS Dibunuh dan Diperkosa Ayah Kandung, Leher dan Tangan Nyaris Putus!
Lifestyle
-
4 Moisturizer dengan Cooling Effect, Segarkan Wajah di Cuaca Panas!
-
Gaya Street Style ala Moon Sua Billlie, Ini 4 Ide OOTD yang Bisa Kamu Coba!
-
4 OOTD Minimalis ala Yerin GFRIEND, Cocok untuk Gaya Harian yang Effortless
-
Penalaran Kata 'Mundhut': Sama-sama Predikat Kalimat, tapi Dilarang Ambigu!
-
Mudah Ditiru! 4 Gaya Hangout ala Bona WJSN yang Wajib Dicoba
Terkini
-
Review Anime Yuru Camp, Menjelajahi Keindahan Alam Jepang
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?
-
Menang 0-1 Atas Korea Selatan, Jadi Modal Penting Bagi Timnas Indonesia U-17
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
Review Pulse: Series Medis Netflix yang Tegang, Seksi, dan Penuh Letupan