Harus diakui, hubungan cinta memang tidak bisa diharapkan bakal mesra terus. Atau gak akan pernah mengalami cekcok. Meski begitu, bukan berarti kamu mesti memaklumi setiap perilaku buruk pasangan, bahkan ketika hubungan cinta sudah menjadi toksik. Setiap orang berhak, lho, mendapatkan hubungan cinta yang bahagia.
Lalu, tipe pasangan seperti apa yang bisa membuat hubungan cinta jadi penuh penderitaan? Berikut akan diulas lebih jauh agar kamu gak terjebak terus di hubungan yang toksik. Mari ikuti.
1. Pasangan yang tidak memberi kebebasan
Di antara tipe pasangan toksik, adalah sulit memberi kebebasan kepadamu. Hal ini bisa dilihat dari sikapnya yang selalu berusaha mengontrol hidupmu, termasuk di ranah pribadi.
Padahal, pasangan yang baik mestinya menghargai privasi, termasuk memberi kebebasan untuk memilih pilihan hidup pribadi. Mungkin sekilas tampak sepele, tapi bayangkan, deh, kalau bertahun-tahun dikontrol. Yakin, kamu bakal sanggup hidup seperti robot yang diatur-atur?
2. Menjadikanmu ‘tempat sampah’
Tipe pasangan toksik lainnya, yaitu kamu hanya dijadikan ‘tempat sampah’ selama menjalin hubungan. Setiap ada masalah selalu mengeluh. Di awal-awal sikap seperti ini memang bikin jatuh hati, karena tandanya dia percaya ke kamu untuk menumpahkan masalahnya.
Akan tetapi, lama-lama jadi sebal juga karena yang keluar dari mulutnya gak jauh-jauh dari keluhan. Giliran kamu yang ingin berkeluh-kesah, respons dari dia seadanya. Langsung diganti dengan permasalahannya. Sikap seperti ini tanda dia egois, lho.
3. Mudah sekali berbohong
Satu dua kali dibohongi dengan alasan yang tampak masuk akal mungkin bisa diterima. Akan tetapi, kalau ini sudah jadi kebiasaan berarti sudah termasuk perilaku gak sehat, lho.
Gimana hubunganmu bisa solid, apabila tidak ada kepercayaan di dalamnya. Bagaimana mau percaya, kalau kamu sulit membedakan perkataannya memang jujur atau sedang berbohong.
4. Tukang kritik
Di antara ciri kritik membangun, adalah tahu kapan saatnya memberi masukan, dan kapan harus diam. Bila kritikan yang terjadi seperti gak ada habisnya, maka dia sudah termasuk pasangan toksik, yang gak puas dan gak bisa menerima kamu apa adanya.
Semestinya semua sadar bahwa hubungan asmara sejatinya saling meningkatkan kebahagiaan, bukan malah sumber penderitaan. Bila ternyata pasangan atau gebetan memiliki ciri-ciri tadi, mending pikir ulang seribu kali, deh, untuk meneruskan hubungan dengannya. Sebelum perasaanmu terlalu dalam!
Baca Juga
-
10 Tahun Menanti, MV Mr. Chu Apink Akhirnya Capai 100 Juta Views di YouTube
-
Sheila On 7 Siap Mengguncang Jakarta Desember 2024, Ini Harga Tiketnya
-
4 Alasan Perempuan Cerdas Akan Berhati-hati saat Hendak Membuka Hati
-
4 Sikap yang Bisa Bikin Pasangan Selalu Setia, Anti Selingkuh!
-
3 Alasan Suami yang Selingkuh Tak Mau Cerai, Tetap Bersama Istri Sah!
Artikel Terkait
-
Denise Chariesta Ungkap Rahasia Dirinya Sering Melakukan Hubungan dengan Mr R, dr Richard:Sering Begitu Tapi Kok Gak Pernah...
-
4 Hal Bodoh yang Dilakukan Orang yang Sedang Bucin
-
Cintaku Putus di Pinggir Jalan, Dedek Sejoli ini Kejar-kejaran di Jalan Kaya Syuting Film Bollywood
-
7 Cara Keluar dari Hubungan Toxic, Coba Lakukan Tahapan Ini Agar Tak Kebablasan
-
Heboh, Ini Awal Mula Lesti Kejora dan Rizky Billar Jatuh Cinta, Warganet: Jijik Gak Lama-lama?
Lifestyle
-
4 Sunscreen Vitamin C Non-Comedogenic untuk Kulit Cerah Tanpa Clogged Pores
-
Tanpa Kalkun pun Bisa, Ini 5 Cara Kamu Merayakan Thanksgiving Versi Lokal
-
Kamu Salah Jurusan? Ini Rahasia Roy Nugroho yang Bikin Kamu Tetap Cumlaude
-
Membongkar Prasangka: Trinity Ajak Pembaca Melihat Dunia Lewat Buku 'Di Luar Radar'
-
Belum Tayang, Film Agak Laen: Menyala Pantiku Sudah Tembus 50.000 Tiket Pre-sale
Terkini
-
Ulasan Novel Pusaka Candra: Kisah Politik, Mitos, dan Cinta Keraton Abad 17
-
Review Film The Voice of Hind Rajab: Pedih dan Mengguncang Nurani
-
Review Film Agak Laen: Menyala Pantiku! Tawa dari Awal sampai Akhir, Pecah!
-
Rush Hour 4 Resmi Diproduksi Paramount Usai Adanya Permintaan dari Trump
-
Alyssa Daguise Beberkan Rencana Babymoon hingga Umrah di Masa Kehamilannya