Untuk kamu yang baru menikah atau akan menikah, jangan kaget jika ada banyak hal tak terduga yang terjadi dalam kehidupan rumah tangga kalian. Hal ini terjadi biasanya karena kurangnya komunikasi atau masih dalam tahap transisi dari status lajang ke status menikah. Ada banyak hal yang harus kita diskusikan dengan pasangan, salah satunya tentang mengatur keuangan. Agar kamu terhindar dari kesalahpahaman yang dapat mengakibatkan konflik dalam rumah tangga, sebaiknya kamu perlu tahu hal-hal yang tidak boleh kamu lakukan pada pasangan kita dalam mengelola keuangan.
Berikut ini 3 kesalahan dalam mengatur keuangan.
1. Sering membandingkan penghasilan
Pada sebuah survei yang dilakukan di benua Eropa ditemukan bahwa 75% orang yang membandingkan pendapatan mereka dengan orang lain terlihat kurang adanya kepuasan dalam hati, cenderung merasa kurang bahagia. Dari hasil penelitian ini pula terlihat bahwa membandingkan gaji dengan teman atau sahabat ternyata rasanya dua kali lebih menyakitkan daripada membandingkan dengan teman-teman sekantor. Untuk itu, hindari membanding-bandingkan pendapatan pasangan kita dengan pendapatan orang lain, akan lebih baik jika kita turut mendoakan pasangan kita agar pendapatannya berkah melimpah.
2. Tidak mau membangun komunikasi yang sehat
Meskipun agak tricky, berkomunikasi dengan pasangan masing-masing tentang bagaimana sebaiknya mengatur keuangan rumah tangga merupakan hal yang harus dilakukan agar terhindar dari masalah di kemudian hari. Luangkan waktu untuk duduk bersama, ciptakan suasana yang nyaman agar lebih santai membicarakan keuangan dengan pasanganmu. Tidak perlu terburu-buru
3. Menggunakan uang sebagai power
Jangan menggunakan uang sebagai alat untuk menentukan siapa yang lebih berkuasa di dalam rumah tangga atau keluarga. Hal ini akan membahayakan, sebab salah satu dari kalian akan tersakiti. Masing-masing memiliki kondisi yang seimbang, walaupun sebagai pria, suami menjadi kepala keluarga dan perempuan sebagai istri akan menjadi pendukung kepala keluarga. Mengurus keuangan keluarga adalah tanggung jawab suami dan istri, meskipun masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda.
Ketika kamu memutuskan untuk menikah, itu artinya kamu juga harus siap untuk mengelola keuangan bersama-sama. Bersama-sama menjalani kehidupan berdua, bersama mencari solusi untuk setiap masalah, tak terkecuali dalam hal keuangan.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
Hari Buruh Internasional: Seruan Perubahan untuk Dunia Kerja
-
Buka Kembali Kenangan Lama Lewat Google Maps dan Earth
-
Belajar Jadi Seru: 7 Cara Pilih Aplikasi AI yang Cocok untuk Anak
-
Chatbot vs Agen AI: Kenali Perbedaannya sebelum Memilih
-
Tren Masa Depan AI Action Figure: Mainan dengan Kecerdasan Buatan
Artikel Terkait
-
Dicopot dari Menkeu, Dirjen Bea Cukai Bantah Ada Konflik Internal dengan Purbaya
-
Kebijakan Rombak Pejabat Kemenkeu Berpotensi Dianulir, Purbaya: Suka-Suka Menteri (Baru) Lah!
-
Dulu Menteri Koboi, Kini Purbaya Cuma Ucapkan 51 Kata Saat Tinggalkan Kursi Menkeu
-
Purbaya Akui Dicopot Prabowo Gegara Rombak Ratusan Pejabat Kemenkeu
-
Pujian Menkeu Suahasil ke Purbaya: Masyarakat Jadi Tahu Kerja Kementerian Keuangan
Lifestyle
-
Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!
-
Kulit Remaja Bebas Jerawat Tanpa Kuras Dompet! 4 Acne Serum Rp30 Ribuan
-
Auto Glowing! 5 Rekomendasi Brightening Ampoule Pembasmi Noda Jerawat
-
5 Sunscreen Korea untuk Kulit Sensitif: Aman, Tanpa Alkohol dan Parfum
-
Hempas Kusam dan Noda Gelap! Ini 4 Sabun Muka Korea Kandungan Brightening
Terkini
-
Review Film I Want Your Sex: Saat Batas Antara Seni, Eksploitasi, dan Obsesi Menjadi Kabur
-
Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?
-
4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
-
Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia