Pernah nggak kamu mikir bahwa sebenarnya yang menentukan keberhasilan kita untuk mewujudkan mimpi itu bukan tentang seberapa besar uang dan modal yang kita punya, tetapi kemampuan dalam mengelola rezeki dalam bentuk uanglah yang menjadi penentunya.
Seseorang bisa saja menganggap bahwa uang itu bukan segalanya. Tapi dengan uang, kita akan lebih mudah untuk mencapai segala hal yang kita impikan dalam hidup. Dan ini bukan tentang seberapa banyak yang kita punya, tapi seberapa cerdas kita bisa mengelolanya.
Hal itulah yang dibahas dalam buku berjudul 'Make It Happen, Now' yang ditulis oleh Prita Hapsari Ghozie.
Buku yang ditulis oleh seorang financial planner ini menjelaskan tentang kiat untuk merencanakan keuangan keluarga dalam mewujudkan semua mimpi yang kita miliki.
Mulai dari hidup tenang dengan punya dana darurat atau tabungan pensiun, punya rumah dan mobil, terbebas dari utang dan cicilan, liburan impian, hingga menyiapkan tabungan pendidikan untuk anak.
Kita barangkali punya mimpi yang lebih tinggi dibandingkan hal-hal tersebut. Tapi secara realistis, apa yang disebutkan penulis di atas adalah wish-list mendasar yang diinginkan oleh semua orang, khususnya para perempuan.
Dalam hal ini, Prita menegaskan bahwa sebagai seorang perempuan, kita harus punya pengetahuan tentang pengelolaan keuangan.
Dalam sebuah statistik dijelaskan bahwa 70% pembelian dalam rumah tangga ditentukan oleh perempuan, 60% angka pembelian kendaraan ditentukan oleh perempuan, dan 84% uang rumah tangga dipegang oleh perempuan.
Hal ini menunjukkan tentang betapa besar peranan perempuan dalam menciptakan kesejahteraan rumah tangga.
Menurut Prita, hemat saja tidak cukup untuk membuat diri kita menjadi kaya. Punya penghasilan tapi arus kas minus, artinya keuangan masih amburadul. Punya arus kas positif, tapi hanya didiamkan saja di tabungan, artinya inflasi akan menggerus nilai uang tersebut.
Maka inilah pentingnya berkenalan dengan 3 kelompok uang, yakni simpanan, tabungan, dan investasi. Ketiganya akan dijelaskan dengan detail dalam buku ini.
Selain hal di atas, beberapa poin yang saya garisbawahi adalah tentang pentingnya membuat catatan harian keuangan dan lakukan financial check up.
Terkait financial check up ini, penulis menyajikan contoh yang amat detail tentang tahapan-tahapan yang harus dilakukan untuk mengecek apakah kondisi keuangan kita dalam keadaan sehat atau tidak.
Dengan melakukan financial check up dalam rumah tangga, kita akan lebih mudah untuk melakukan perencanaan terkait cara melunasi utang, mengumpulkan modal, memenuhi keinginan setelah kebutuhan, hingga keperluan berekreasi dan self-reward.
Jika merasakan bahwa kondisi keuangan masih pas-pasan dan sulit menabung, Prita memberikan satu tips yang cukup menarik untuk dicoba.
Yakni menerapkan mantra 'HAPSARI' (Hanya Perlu Selembar Aja Sehari). Prita mengkalkulasi bahwa misalkan seorang anak kecil yang menyisihkan minimal selembar Rp1.000 dalam salah satu instrumen investasi dengan asumsi return 20% pertahun, maka dalam 40 tahun nilainya bisa mencapai Rp2 Milyar. Itu baru seribu rupiah.
Jika lebih dari itu, bisa kita bayangkan jumlahnya yang akan lebih fantastis. Tapi tentu saja nilai tersebut hanya bisa dicapai dengan disiplin dan pengetahuan finansial yang baik. Khususnya mengenai cara memilih dan menjalankan investasi yang tepat.
Secara umum buku ini cukup inspiratif. Sangat cocok untuk dibaca oleh siapapun yang ingin belajar mengenai perencanaan keuangan dari hal-hal yang mendasar. Khususnya bagi para perempuan yang punya peranan penting dalam manajemen keuangan rumah tangga dan keluarga.
Jadi, bagi Sobat Yoursay yang tertarik dengan pembahasan tersebut, Make It Happen Now bisa menjadi salah satu rekomendasi bacaan yang menginspirasi!
Baca Juga
-
Ulasan Buku Zona Produktif Ibu Rumah Tangga: Berdaya Meski di Rumah Saja
-
Ulasan Buku I Do: Kiat Memutus Luka Batin Warisan Leluhur dalam Pernikahan
-
Ulasan Buku Nak, Belajar Soal Uang Adalah Bekal Kehidupan: 4 Tahap Bangun Kekayaan
-
Perjalanan Menemukan Diri Sendiri dari Buku Aku yang Sudah Lama Hilang
-
Ulasan Buku This is How You Heal, Kumpulan Esai untuk Pulih dari Kesedihan
Artikel Terkait
-
Viral Uang Pecahan Rp 250.000 Edisi Spesial HUT RI ke-80, Cek Faktanya!
-
Masih Gak Sadar? 'Tikus Berdasi' Kepung Karnaval Agustusan, Amarah Rakyat Gak Terbendung
-
CEK FAKTA: Info Koperasi Desa Merah Putih Buka Program Bagi-bagi Uang
-
CEK FAKTA: Isu Wajib Tarik Uang di ATM Sesuai Bank Agar Aman dari PPATK
-
Kasus Rekening Nikita Mirzani, Eks Ketua PPATK Ungkap Pasal Sakti yang Lumpuhkan Rahasia Bank
Ulasan
-
Memahami Manusia Lewat Biologi di Buku Behave karya Robert Sapolsky
-
Ulasan Buku The Magic of Thinking Big: Motivasi yang Tak Lekang oleh Zaman
-
Ulasan Buku Zona Produktif Ibu Rumah Tangga: Berdaya Meski di Rumah Saja
-
Ulasan Buku I Do: Kiat Memutus Luka Batin Warisan Leluhur dalam Pernikahan
-
Review Film In Your Dreams: Imajinasi Netflix yang Penuh Keajaiban
Terkini
-
Jurnalisme di Era Sosial Media Apakah Masih Relevan?
-
Mengumpulkan Kembali Puing-puing Sisa Kehancuran, Pasca Banjir Aceh
-
Banjir Bandang Sumatra: Dari Langkah Cepat Hingga Refleksi Jangka Panjang
-
Meski Bencana Banjir di Aceh dan Sumatra Sudah Surut, Tugas Kita Belum Usai
-
3 Film Korea Tayang Januari 2026, Comeback Han So Hee hingga Choi Ji Woo