Marah merupakan sifat naluriah atas respons seseorang terhadap hal atau kejadian yang memancing emosi dan tidak dapat diterima. Marah merupakan hal yang wajar selama tidak berlebihan dan dengan alasan yang jelas.
Namun, pernahkah kamu tiba-tiba saja marah tanpa sebab maupun alasan yang jelas? Ternyata, orang yang marah tanpa sebab bisa jadi orang tersebut terindikasi mengalami gangguan mental lho!
Berikut beberapa alasan yang menyebabkan seseorang sering marah tanpa sebab!
1. Kurangnya waktu istirahat atau tidur
Selain menyebabkan tubuh menjadi mudah letih dan lelah, tanpa disadari, kurang tidur juga bisa menyebabkan mood seseorang menjadi buruk hingga membuat emosi lebih mudah terpancing dan meledak-ledak.
Otak yang ikut kelelahan akibat kurang tidur juga akan kesulitan untuk berkonsentrasi sehingga sulit untuk berpikir jernih. Fokus otak pun akan terganggu sehingga seseorang yang kurang tidur lebih rentan alami stress daripada orang yang tidur secara teratur. Akibatnya kondisi tersebut akan membuat pengendalian emosi seseorang semakin buruk.
2. Merasa depresi
Ketika merasakan depresi, maka seseorang tidak akan peduli lagi pada apapun yang dipikirkan oleh orang lain. Sehingga, ia dapat merespon suatu hal sederhana dengan perilaku atau ucapan yang kasar. Hal tersebut berakibat emosi seseorang mudah meledak tanpa sebab yang jelas.
Depresi merupakan sebuah gangguan mental yang serius sehingga diperlukan penanganan yang tepat agar dampaknya tidak semakin buruk terhadap kehidupan seseorang.
3. Alami gangguan kecemasan
Rasa cemas yang berlebihan akan membuat seseorang kesulitan untuk mengendalikan diri dan mengatur emosi. Akibatnya, orang dengan gangguan kecemasan lebih mudah marah kepada orang lain tanpa alasan.
Gangguan kecemasan membuat seseorang mudah memandang orang lain dengan pandangan negatif dan menganggap apapun yang dilakukan oleh orang lain adalah hal yang salah. Kondisi ini pun juga memerlukan penanganan khusus karena dapat mengganggu kehidupan seseorang.
4. Merasa diabaikan
Sebagai makhluk sosial, tentu seseorang ingin selalu merasa dianggap oleh orang lain. Namun jika yang terjadi adalah sebaliknya, maka hal tersebut dapat melukai hati orang yang diabaikan.
Disadari atau tidak, perasaan diabaikan akan membuat seseorang tersulut emosi. Sehingga ia akan lebih mudah merasa marah pada orang yang mengabaikannya maupun orang yang ada di sekitarnya.
Itulah 4 alasan yang bisa menyebabkan seseorang menjadi mudah marah tanpa sebab. Jadi, apakah kalian pernah merasakannya juga?
Baca Juga
-
5 Rekomendasi Kafe Dekat ISI Jogja, Harga Terjangkau Nyaman Buat Nongkrong!
-
5 Rekomendasi Tempat Camping di Purwokerto, Viewnya Memesona!
-
5 Rekomendasi Wisata Keluarga di Klaten, Seru dan Menyenangkan!
-
4 Kafe di Temanggung dengan View Gunung Sumbing dan Sindoro
-
5 Kafe di Boyolali dengan View Gunung Merapi yang Memesona, Auto Bikin Betah
Artikel Terkait
-
De Bruyne Gusur Posisi Arsenal dan Buktikan Manchester City Tak Bergantung Mesin Gol Erling Haaland
-
4 Tanda Pasangan Hanya Pura-pura Marah, Punya Keinginan!
-
Manchester City Kembali ke Puncak Klasemen Liga Inggris Setelah Tumbangkan Leicester City dengan Skor Tipis 0-1
-
Kevin De Bruyne Cetak Gol Indah dari Set Piece, Pep Guardiola Enggak Kaget
-
Hasil Liga Inggris: Susah Payah Tundukkan Leicester Tanpa Haaland, Manchester City Gusur Arsenal dari Puncak Klasemen
Lifestyle
-
4 Padu Padan Daily OOTD ala Go Youn Jung, Gaya Simpel tapi Classy!
-
4 Physical Sunscreen Vegan Terbaik untuk Kulit Sensitif dan Mudah Breakout
-
4 Sunscreen Glutathione Lawan Kulit Kusam dan Penuaan Dini Akibat Sinar UV
-
4 Serum Lokal dengan Ginseng Efek Anti-Aging Atasi Kulit Kendur dan Kerutan
-
Bukan Kaleng-Kaleng! 5 HP 1 Jutaan Ini Masih Layak Buat Gaming
Terkini
-
Burung-Burung Rantau: Gagasan tentang Manusia Pasca-Indonesia
-
Saat Sekolah 'Pindah' ke Mall: Serunya Open House Mutiara Persada 2026
-
Antara Empati dan Superioritas: Mengembalikan Makna Volunteer yang Berdampak
-
Shayne Pattynama Gabung Persija Jakarta, Peluang Main di Timnas Makin Besar
-
Dampak Skandal Pajak Cha Eun Woo, Brand Ini Mulai Ambil Jarak?