Chyntia Sami Bhayangkara | Hillary Sekar
Sholat ied dulu atau khutbah (Suara.com/M Yasir)
Hillary Sekar

Menjelang akhir bulan Ramadan, beberapa umat muslim mulai mempertanyakan waktu khutbah saat sholat Ied. Di antara sholat Ied dan khutbah, mana yang dilakukan dulu? Sebab, beberapa orang mungkin berpikir untuk meninggalkan atau justru meluangkan waktu lebih.

Sholat Ied hanya dilaksanakan sekali dalam setahun, tepatnya pada Hari Raya Idulfitri tanggal 1 Syawal. Karena momen ini tidak terjadi setiap hari, sebagian orang masih sering bertanya tentang tata cara pelaksanaannya, mulai dari urutan sholat, bacaan, hingga kapan khutbah disampaikan oleh khatib. Memahami hal tersebut penting agar Anda dapat melaksanakan salat Ied dengan benar sesuai tuntunan.

Sholat Ied atau Khutbah dulu?

Salah satu pertanyaan yang cukup sering muncul adalah, sholat Ied khutbah dulu atau sholat dulu?

Jawaban yang tepat adalah salat Ied dikerjakan terlebih dahulu sebanyak dua rakaat, kemudian dilanjutkan dengan khutbah. Hal ini dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas.

Ibnu Abbas berkata:

شَهِدْتُ الْعِيدَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَبِي بَكْرٍ وَعُمَرَ وَعُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمْ فَكُلُّهُمْ كَانُوا يُصَلُّونَ قَبْلَ الْخُطْبَةِ

“Aku menghadiri shalat Ied bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar, Umar, dan Utsman Radhiyallahu ‘anhum. Semuanya melaksanakan sholat sebelum khutbah.” (HR. Bukhari 963, Muslim 884, dan Ahmad 1/331 dan 346)

Berbeda dengan sholat Jumat, menghadiri khutbah pada sholat Ied tidak bersifat wajib. Nabi Muhammad SAW memberikan keringanan kepada orang yang sudah mengikuti sholat Ied untuk memilih tetap duduk mendengarkan khutbah atau meninggalkan tempat setelah sholat selesai.

Hukum meninggalkan khutbah sholat Ied

Para ulama menjelaskan bahwa hukum sholat Ied sendiri adalah sunah muakkadah, begitu pula dengan khutbah yang disampaikan setelah sholat. Artinya, ibadah ini sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Islam. Hal tersebut dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Abdullah bin Saib RA.

Dalam hadis tersebut disebutkan:

عن عبد الله بن السائب قال: شَهدتُ مع رسول الله صلّى الله عليه وسلم العيدَ, فلمّا قَضى الصّلاةَ قال: “إنّا نخطُبُ فمن أَحَبَّ أن يجْلس للخُطبَةِ فليَجلِسْ ومن أحبَّ أن يذْهبَ فليَذهِبْ”

“Barangsiapa ingin pulang, maka hendaklah ia pulang. Dan barangsiapa ingin tetap tinggal untuk mendengar khutbah, maka hendaklah ia tetap tinggal mendengarkannya.”

Berdasarkan hadis tersebut, para ulama menyimpulkan bahwa duduk untuk mendengarkan khutbah setelah sholat Ied tidak bersifat wajib, melainkan sunah. Itu artinya, sholat Ied tetap dianggap sah, meski dilakukan tanpa khotbah. Karena itulah, sempat muncul anjuran sholat Ied di rumah saat Covid 19 lalu

Dengan kata lain, Anda diperbolehkan untuk pulang setelah sholat selesai. Namun, tetap mendengarkan khutbah dianjurkan karena mengandung banyak nasihat dan kebaikan bagi umat Islam.

Meskipun tidak diwajibkan, Rasulullah SAW pernah mengajak seluruh umat Islam untuk ikut menghadiri khutbah setelah sholat Id. Hal ini juga dijelaskan dalam riwayat yang disampaikan oleh Hafshah RA. Ia menceritakan kisah dari Ummu Athiyyah yang sering menyebut Rasulullah SAW dengan penuh penghormatan.

Dalam riwayat tersebut disebutkan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan agar para perempuan, baik yang biasanya berada di rumah maupun tidak, turut keluar untuk menyaksikan hari raya dan mendengarkan seruan kaum Muslimin.

Bahkan perempuan yang sedang haIed tetap dianjurkan hadir, meskipun mereka diminta untuk menjauh dari tempat pelaksanaan sholat. (HR. An-Nasai)

Dari hadis tersebut, Anda dapat memahami bahwa terdapat banyak hikmah dalam mendengarkan khutbah Id. Pada hari raya yang penuh kebahagiaan ini, umat Islam biasanya saling mendoakan kebaikan, saling memaafkan, serta mempererat hubungan dengan sesama. Karena itu, meskipun hukumnya sunah, mendengarkan khutbah setelah sholat Ied tetap menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

Demikian informasi mengenai aturan dan hukum menjalankan sholat Ied beserta khutbah. Semoga informasi ini memudahkan ibadah Anda.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri