Bagi para copywriter, sebagian dari kalian mungkin sering kesulitan menentukan angle ketika menulis iklan suatu produk. Padahal, menentukan angle yang tepat adalah hal krusial sebelum membuat konten, lo! Salah dalam menentukan angle bisa-bisa jadi gagal closing.
Lalu, bagaimana cara menentukan best angle untuk copywriting yang sedang dibuat? Simak uraiannya dalam artikel ini, ya!
1. Menentukan Buyer Persona
Hal yang harus kamu lakukan setelah menentukan calon pembeli dari produkmu adalah menentukan angle yang related atau berhubungan dengan mereka. Sebagai contoh adalah ketika kamu menjual album lagu, maka, calon pembelimu adalah penikmat musik, kpopers, dan lainnya.
Ketika menjual produk berupa laptop, maka buyer personamu adalah anak kuliahan/sekolah. Terutama di masa pandemi ini ada sebagian yang masih melakukan daring, atau para WFA (work from anywhere) yang juga semakin marak. Sehingga, kamu bisa membuat headline seperti: “Lancar Ngerjain Tugas dan Kuliah Daring Selama Pandemi”.
Kamu juga bisa membuat headline bagi para desainer dengan kalimat, “Ngedesain Tanpa Lelet, Pemasukan Pun Ikut Lancar”.
2. Masalah yang Dialami Pembeli
Selanjutnya yang tak kalah penting, tetapi sangat sering dilupakan para copywriter ketika membuat copywriting adalah masalah pembeli. Karena, hal penting yang membuat orang mau membeli suatu produk bukanlah bonus, headline, atau yang lainnya.
Meski semua hal itu juga penting, tetapi, yang paling penting adalah, orang membeli suatu produk karena ingin keluar dari masalahnya. Sehingga, tawarkan solusi bagi masalah calon pembelimu dalam angle-mu. Dengan begitu, closingan akan semakin besar kalau produkmu adalah jawaban dari semua keluhan mereka selama ini
3. Numpang Viral
Up to Date adalah salah satu hal yang harus dimiliki penulis. Karena dengan numpang sama berita yang lagi viral bisa sangat membantumu dalam menulis copywriting. Hal ini pun bisa kamu terapkan ketika menentukan best angle dari produkmu.
4. Membuat Takut
Poin terakhir yang bisa kamu gunakan dalam menentukan angle copywriting adalah mengambil salah satu akibat yang dirasakan pembelimu jika tidak segera membeli dan memakai barang yang kamu jual.
Menakut-nakuti pembeli seperti ini akan mempengaruhi emosi mereka. Sehingga, mereka merasa produkmu eksklusif dan berkualitas untuk segera dimiliki.
Demikian 4 kiat yang bisa kamu terapkan ketika kebingungan menentukan angle dalam menulis copywriting. Semoga bermanfaat.
Video yang Mungkin Anda Suka.
Tag
Baca Juga
-
Isu Diskriminatif di Balik Film Jepang 'Sweet Bean'
-
Bukan Sekadar Berpesta, Ini Kekonyolan Masa Muda di BIGBANG We Like 2 Party
-
Kontras dengan Judulnya, Ini Kisah Patah Hati di Lagu Key SHINee 'Easy'
-
Hampers Tidak Wajib, Tapi Jangan Ajak Orang Lain Stop Kirim Hadiah Lebaran
-
Lebaran Penuh Kepalsuan, saat Momen Suci Berubah Menjadi Tekanan Tahunan
Artikel Terkait
-
Bisakah Xiaomi Mengurangi Iklan di HyperOS 3?
-
Cara Hilangkan Iklan di HyperOS, HP Xiaomi Jadi Nggak Lemot
-
Iklan Pizza Terpanjang di Dunia Tuai Perhatian, Tonjolkan Ukuran Jumbo dengan Saus Menggugah Selera
-
6 Game Penghasil Saldo DANA Tanpa Iklan, Cuan Sehari Rp100 Ribu Langsung Cair!
-
Cara Menghapus Iklan dan Bloatware di Xiaomi, Redmi, dan Poco dengan HyperOS
Lifestyle
-
Elegan dan Manis! 4 Inspirasi Outfit Feminin ala Minnie (G)I-DLE
-
4 OOTD Minimalis ala Wooyoung ATEEZ yang Tetap Modis untuk Disontek!
-
Jadi Ibu Bijak, Ini 5 Tips Kelola Uang THR Anak
-
4 Skincare dengan Cactus Extract, Rahasia Hidrasi Kulit Tanpa Lengket!
-
4 Padu Padan Outfit Girly ala Wonyoung IVE, Cocok untuk Gaya Sehari-hari
Terkini
-
Menyelami Isu Gender, Kemanusiaan, dan Sosial Politik dalam Novel Saman
-
Hengkang dari SM Entertainment, Wendy dan Yeri Tetap Jadi Member Red Velvet
-
Ketagihan Drama Medis? 7 Tontonan Netflix Ini Wajib Masuk List!
-
Ulasan Novel Death by Dumpling: Misteri Pembunuhan Pelanggan Setia Restoran
-
Sinopsis Drama China Marry Me Again, Drama Pendek yang Dibintangi Ryan Ren