Perselingkuhan adalah sebuah perbuatan mengkhianati pasangan. Sebuah kepercayaan yang telah lama dibangun, tiba-tiba dihancurkan dengan perselingkuhan. Seorang yang berselingkuh berarti ia memercikkan api di rumah tangganya sendiri. Hal ini dikarenakan beberapa orang yang diselingkuhi memilih untuk bercerai, daripada harus terus bersama dengan hati yang terluka.
Dilansir dari laman hallosehat.com menurut Edward Laumann beserta timnya menemukan bahwasanya 20% wanita serta 31% pria dengan rentan usia 40-50 tahun melaporkan bahwa pernah melakukan hubungan intim selain dengan pasangan sahnya. Kini kita mengetahui bahwa beberapa kasus perselingkuhan adalah untuk memenuhi hasrat seksualnya. Mereka menganggap bahwa pasangannya tidak bisa memuaskan secara seksual.
Dikutip dari laman hallosehat.com menurut Psychology Today, terdapat 5 alasan mendasar ketika seseorang berselingkuh. Ini merupakan survey yang dilakukan oleh Julia Ormarzu, psikolog dari Loras College yang dilakukan dengan tim penelitinya. Alasan itu timbul dari dalam diri para pelaku perselingkuhan, maupun dari luar. Alasan itu hadir menyesuaikan hasrat para pelaku perselingkuhan.
Berikut 5 alasan perselingkuhan secara psikologi:
1. Tergoda WIL dan PIL yang Lebih Sempurna
Alasan pertama datang dari dari dalam diri seseorang yang berselingkuh. Ia selalu melihat bahwa pasangannya tidak sempurna. Entah dalam penampilan maupun dalam dalam rasa. Melakukan perselingkuhan menimbulkan sensasi baru dalam hubungan.
2. Jenuh Dengan Hubungan
Alasan kedua adalah jenuh dengan hubungan yang monoton. Hubungan yang membosankan akan rawan perselingkuhan. Maka dari itu untuk mengantisipasi hal tersebut, kamu dan pasangan harus senantiasa membuat warna dalam kehidupan pernikahan.
3. Timbul Rasa Tidak Dihargai
Alasan ketiga seseorang berselingkuh adalah karena ia tidak dihargai dalam hubungannya. Misalnya penghasilannya tidak sebanyak pasangannya, sehingga ia tidak dianggap dalam rumah tangga tersebut. Hal ini yang membuat seseorang mencari orang yang bisa menghargainya dengan sepenuh hati.
4. Tidak Ada Keintiman dalam Hubungan
Hubungan yang sudah berjalan lama, hingga pada akhirnya kalian merasakan sudah tidak ada keintiman dalam hubungan. Kalian hanya bertegur sapa saat pagi dan malam. Kalian sibuk bekerja sehingga lupa membangun chemistri antara suami istri. Ini yang membuat seseorang berselingkuh.
5. Finansial
Alasan terakhir adalah yang sering terjadi. Ketika pasangan tidak bisa memenuhi kebutuhan maka ia akan mencari dari sumber lain. Berselingkuh dengan seseorang yang lebih kaya dan lebih bisa memberikan jaminan finansial yang cukup.
Itu merupakan 5 alasan perselingkuhan ditinjau dari aspek psikologi.
Video yang mungkin Anda lewatkan.
Baca Juga
-
Diet Pisang: Cara Menurunkan Berat Badan Menyenangkan Ala Sumiko Watanabe
-
Wisata Alam Posong: Rekomendasi Liburan Keluarga yang Ciamik
-
4 Ide Kegiatan Idul Adha di Sekolah, No 4 Implementasi Kurikulum Merdeka
-
Konsumsi 5 Makanan Ini, Bisa Turunkan Kolesterol Saat Idul Adha
-
Sisca Kohl Hamil! Mom, Yuk Simak Tanda Kehamilan pada Minggu Pertama
Artikel Terkait
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Cek Fakta: Benarkah Ari Wibowo Menikah dengan Clara Oktavia?
-
Apa Hukum Menikah dengan Sepupu dari Pihak Ibu dalam Islam?
-
Jebakan Umur 30: Mengapa Tekanan Menikah Justru Membuat Jodoh Semakin Lari?
-
Intip Foto-Foto Prewedding El Rumi dan Syifa Hadju Jelang Pernikahan, Kental Nuansa Jawa
Lifestyle
-
Deep Clean & Soothe: 4 Cleanser Allantoin yang Menjaga Kelembapan
-
Spesifikasi Redmi K100 Pro Max Bocor, Calon Raja Flagship dengan Chip 2nm dan Kamera 200MP
-
5 Rekomendasi Conditioner Keratin untuk Rambut Lebih Sehat dan Kuat
-
Biar Nggak Kaku: 5 Ide Sambutan Halal Bihalal Ketua RT yang Hangat, Santai, dan Berkesan
-
Monster Baterai 9.020 mAh, iQOO Z11 Siap Mengguncang Pasar China Mulai 26 Maret 2026
Terkini
-
Potret Keteguhan dari Lereng Gunung di Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu
-
Hyunjung Rolling Quartz Alami Cedera akibat Perkelahian, Agensi Minta Maaf
-
Studio Dragon Sulap Drama Korea Jadi Musikal, Ada Crash Landing on You
-
Di Balik Amplop THR: Lebaran Sebagai Ruang Kelas Sunyi yang Membentuk Karakter Anak
-
Park Ji Hoon Umumkan Comeback Setelah 3 Tahun dengan Album Single RE:FLECT